Disperindagkop: Pengisi Kios Pasar Entrop Jangan Terayu Oknum

share on:
Lokasi Pasar Entrop, Distrik Jayapura Selatan yang dibongkar pada, Selasa (11/8/2015) - Jubi
Lokasi Pasar Entrop, Distrik Jayapura Selatan yang dibongkar pada, Selasa (11/8/2015) – Jubi

Jayapura, Jubi- Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Jayapura, Robert LN Awi mengingatkan pedagang yang berminat ikut lelang mengisi kios Pasar Entrop agar tidak terayu oknum yang mengaku dari Disperindagkop.

Ia menegaskan,lelang sama sekali belum dibuka dan belum ada pendaftaran, karena pembangunan pasar belum siap. Pelelangan akan dimulai setelah dilakukan pengumuman resmi secara terbuka.

Pernyataan Kepala Dinas disampaikan ketika Jubi mengkonfirmasi ada warga Entrop mengaku telah mendaftar kepada seseorang. Sentot, warga itu mengaku dimintai uang Rp20 juta jika nanti sudah mendapatkan kios.

“Ini yang tidak benar dan membuat jengkel, sebab di sana sudah kami pasang spanduk yang meminta agar masyarakat tak berhubungan transaksi dengan oknum yang mengatasnamakan pemerintah daerah atau Disperindgakop Kota Jayapura,” kata Awi kepada Jubi Senin (19/9/2016).

Ia menegaskan, Dinas tidak serta-merta akan bisa mengatur pedagang seenaknya. Sebab dinas telah mengatur dengan dua peraturan wali kota untuk teknis pelelangan Pasar Entrop.

“Kami tidak mau seperti pasar Hamadi dan itu menjadi pelajaran bagi kami,” tegasnya.

Pelelangan, katanya, belum dimulai karena masih ada permasalahan penimbunan dan drainase yang belum selesai. Karena itu tahun ini fokus menyelesaikan hingga akhir tahun.

Setelah itu akan dilakukan sosialisasi tentang teknis pelelangan kepada para pedagang lama yang akan mendapatkan kios. Selanjutnya menentukan tim pemerintah yang terdiri dari Bagian Keuangan, Dispenda, dan Disperindagkop.

“Kami juga akan melakukan pengumuman secara terbuka kepada masyarakat yang berminat dalam pelelangan di pasar Entrop tersebut, jadi tidak akan ada yang ditutup-tutupi dan lewat pintu belakang, semua transparan,” tegasnya.(*)

Editor : Syofiardi
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Disperindagkop: Pengisi Kios Pasar Entrop Jangan Terayu Oknum