DPRD Fokus Bahas Dua Raperda Non APBD

share on:

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Jayapura Kornelis Yanuaring – Jubi/Engel Wally
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Jayapura Kornelis Yanuaring – Jubi/Engel Wally
Sentani, Jubi – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Jayapura Kornelis Yanuaring mengatakan pihaknya sedang melakukan rapat badan musyawarah guna membahas penetapan jadwal pembahasan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Non APBD, yaitu Raperda Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru dan Raperda Kampung Adat.

Raperda OPD yang baru ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 dan PP Nomo 8 Tahun 2016. Jadi, nanti ada penambahan dan pengurangan SKPD.

“Lalu yang berikut adalah Raperda Kampung Adat. Dua Raperda ini harus segara ditetapkan jadwal pembahasannya sehingga dapat diakomodir dalam pembahasan sidang APBD Tahun 2017,” kata Kornelis ketika ditemui Jubi di ruang kerjanya, Senin (19/9/2016).

Menurutnya dua Raperda ini sangat penting untuk diakomodir dalam sidang APBD tahun 2017, sehingga memasuki masa-masa politik tahun 2017, sudah ada pos anggaran SKPD untuk melaksanakan program kerja. Demikian pula raperda kampung adat.

“Kalau dua Raperda ini tidak dibahas dan ditetapkan dalam APBD induk tahun 2017 maka dinas-dinas yang mengalami peleburan dan penambahan akan kesulitan melakukan tugas dan fungsinya tahun depan. Demkian juga dengan masyarakat di kampung melalui kampung adat,” katanya.

Hal senada dikatakan Ketua DPRD Edison Awoitauw. Edison mengatakan pembahasan Raperda Kampung Adat sudah menjadi agenda dalam visi dan misi Pemkab Jayapura.

Awalnya Raperda Kampung Adat menghadapi banyak tantangan dan kendala. Masyarakat tak memahami apa yang dimaksudkan kampung adat. Namun akhirnya raperda ini dapat diusulkan kepada DPRD untuk dibahas dan ditetapkan menjadi peraturan daerah.

“Melalui sosilisasi dan pembentukannya di setiap kampung maka ada pengertian yang baik dari masyarakat sehingga Raperda ini lalu diteruskan kepada kami untuk dibahas dan ditetapkan menjadi peraturan daerah yang mengatur tentang kampung adat itu sendiri,” kata Edison. (*)

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  DPRD Fokus Bahas Dua Raperda Non APBD