Takuu Ditinggal Penduduknya

share on:

Takuu, Jubi – Penduduk Takuu perlahan-lahan meninggalkan wilayah tersebut karena meningginya permukaan air laut dikhawatirkan menenggelamkan pulau dalam waktu dekat. Dari populasi sekitar 600 orang yang terdata 10 tahun lalu, kini tinggal 50 orang yang masing tinggal di pulau tersebut.

Wilayah Takuu. -- wikicommons via RNZI
Wilayah Takuu. — wikicommons via RNZI

Mayoritas penduduk Takuu atau yang biasa disebut juga Mortlock di Papua Nugini itu kini tinggal di kota Buka, wilayah Bougainville. Menurut salah seorang warga asli Takuu yang kini bermukim di Port Moresby, Raroteone Tefuarani, kebanyakan anak muda di pulau itu kini telah pergi.

Anak-anak muda itu memilih pergi untuk menyelamatkan hidupnya dari ancaman perubahan iklim, menurunnya ladang dan sawah, kekurangan akses pendidikan dan kesehatan. “Banyak orang merasa bahwa mereka harus segera pergi dari Takuu,” ujarnya.

Takuu dihuni oleh warga keturunan Polinesia. Menurut Tefuarani, kebudayaan yang tercipta di tempat itu sangat unik dan tradisinya layak dilestarikan. “Namun, jika semua orang pindah dari pulau, kami juga mulai khawatir. Hanya orang-orang tua yang masih melestarikan budaya kami, tradisi kami dan semua yang masih ada di tempat tinggal mereka. Mereka lah para orang tua yang masih menjaga semuanya untuk kami. Walaupun begitu, saya mengerti mengapa anak-anak muda memutuskan untuk pergi,” katanya.

Pemerintah otonom Bougainville kini menampung penduduk Takuu atau yang dikenal juga dengan sebutan orang Pulau Mortlock dengan cara menempatkan mereka di rumah-rumah kecil sewaan di kota Buka. Tefuarani mengaku sedih karena melihat bangsanya terpaksa harus tinggal jauh dari tanah kelahirannya dan berjuang melestarikan tradisi mereka dari kejauhan.

Ia berpendapat, situasi sebenarnya bisa lebih baik seandainya pemerintah melakukan sesuatu untuk rakyatnya serta menjamin akses terhadap pelayanan pendidikan dan transportasi. (*)

Editor : Lina Nursanty
Sumber : radionz.co.nz
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Takuu Ditinggal Penduduknya