Terbang Layang Papua Mulai Petualangan Perebutkan Medali

share on:
Cabor terbang laying Papua ketika berlatih di kompleks Lanud Surya Dharma, Kalijati, Subang, Jawa Barat-Jubi/Islami
Cabor terbang laying Papua ketika berlatih di kompleks Lanud Surya Dharma, Kalijati, Subang, Jawa Barat-Jubi/Islami

Subang, Jubi, – cabang olahraga terbang laying, Minggu (18/9/2016) telah memulai pertandingan di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat di Pusdiklat Terbang Layang, kompleks Lanud Surya Dharma, Kalijati, Subang, Jawa Barat.

Dalam cabang olah raga ini, terdapat sembilan provinsi yang ikut untuk memperebutkan 9 medali dari 9 nomor pertandingan.

Pada hari pertama, Minggu (18/9) ada dua nomor yang dipertandingan untuk babak penyisihan. Papua sendiri menurunkan dua atlet masing-masing Charly Wompere di nomor Precision Landing Single Seater Perorangan Putra dan Precision Landing Single Seater Perorangan Putri atas nama Lina Mardiana.

Pelatih sekaligus Asisten Manajer Terbang Layang Papua, Paul Graham Mnusefer mengnformasikan pasukannya siap bertanding. Selama waktu persiapan yang boleh dibilang sangat pendek, tapi para atlet memanfaatkan setiap Sorti (waktu terbang) dengan maksimal.

“Anak-anak siap bertanding mulai hari ini (kemarin-red). Walau persiapan kita menuju PON, pasti teman-teman wartawa tahu sendiri seperti apa,” ungkap Paul.

Persiapan yang kurang optimal, Mnusefer bilang bukan penghalang atau alasan buat atlet terbang layang tampil asal-asalan. Pria yang sudah makan asam garam di olahraga dirgantara ini, meyakini mereka pun siap sumbang medali buat kontingen Papua.

Salah satu Charly Wompere akui persaingan di terbang layang terbuka buat semua daerah dalam merebut medali. Sebagai atlet ia sendiri sangat siap bertanding dengan target meraih emas.

“Sebagai atlet saya pasti ingin emas, tapi untuk meraihnya tidak gampang butuh perjuangan. Persaingan sesama atlet juga berat, tapi kami optimis bisa menyumbang medali,” ujarnya.

Senada Lina Mardiana bilang tim terbang layang Papua punya kelebihan dalam bertaning yakni selalu kompak dan ceria. “Kami tidak punya pesawat yang bagus, tapi tim ini selalu kompak saat pertandingan maupun dimana saja. Itu kelebihan yang selalu jadi motivasi untuk berbuat yang terbaik,” demikian semangat bertanding Mardiana. (*)

Editor : dominggus
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Terbang Layang Papua Mulai Petualangan Perebutkan Medali