Legislator Desak Penyerahan Hasil Audit Asset BUMD

share on:
Ilustrasi: Suasana Workshop BUMD di Kantor Gubernur - Jubi/Alex
Ilustrasi: Suasana Workshop BUMD di Kantor Gubernur – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Anggota Komisi III DPR Papua yang membidangi asset daerah, Rustam Saru mendesak pihak PT. Irian Bhakti Mandiri (PT IBM) dan Perusahaan Daerah Irian Bhakti (PD IB) yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) segera menyerahkan atau melaporkan hasil audit asset kedua perusahaan daerah itu ke DPR Papua.

Ia mengatakan, audit asset kedua perusahaan sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu. Audit asset merupakan salah satu proses administrasi yang harus dipenuhi kedua perusahaan itu sebelum digabungkan atau marger.

“Itukan sampai sekarang belum selesai-selesai. Draf hasil auditnya belum diserahkan ke kami. Kami menunggu itu. Mereka baru sampaikan secara lisan kalau hasil audit sudah ada. Tapi kan belum disampaikan ke kami secara resmi, secara tertulis, harus resmi,” kata Rustam Saru, Senin (19/9/2016).

Menurutnya, kedua perusahaan daerah itu sudah akan melakukan penggabungan perusahaan. Namun hasil audit asset kedua perusahaan disampaikan ke dewan baru secara lisan. Jika saja sudah ada laporan tertulis, pihaknya akan mempelajari asset-asset milik kedua perusahaan.

“Kami akan pelajari mana asset, mana hutang, mana piutang. Kalau sudah selesai baru kedua BUMD ini digabungkan,” ucapnya.

Melalui hasil audit asset, DPR Papua bisa mengetahui berapa banyak asset kedua perusahaan, asset bergerak, asset tak bergerak dan lainnya.

“Kan semua dicatat itu. Sehingga nanti pejabat baru yang dipercaya menangani ini, dia bertanggungjawab sesuai hasil audit itu. Intinya kami minta segera berikan hasil audit resmi yang sudah selesai untuk kami pelajari,” katanya.

Ketua Komisi III DPR Papua, Carolus Bolly mengatakan, kedua perusahaan daerah itu harus digabungkan dalam tahun ini.

“Prosesnya harus segera. Kami minta limitnya tahun ini harus selesai proses penggabungan. Karena di BUMD-BUMD ini, khususnya PT IBM ada modal Pemprov Papua. Nilainya ratusan miliar. Baik berupa uang kes maupun bentuk asset,” kata Carolus beberapa waktu lalu.

Katanya, jika proses administrasi berlarut-larut akan menggangu kinerja perusahaan itu sendiri. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Legislator Desak Penyerahan Hasil Audit Asset BUMD