Pemprov Papua Diingatkan Tak Terlambat Serahkan KUA PPAS APBD 2017

share on:
Ilustrasi Suasana Rapat Paripurna ke VI DPR Papua, Jumat (9/9/2016) - Jubi/Arjuna
Ilustrasi Suasana Rapat Paripurna ke VI DPR Papua, Jumat (9/9/2016) – Jubi/Arjuna

Jayapura, Jubi – Legislator Papua, Rustam Saru mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua agar tak terlambat menyerahkan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Induk 2017 ke DPR Papua.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengatakan, dalam pembukaan sidang APBD Perubahan Papua beberapa pekan lalu, pihak Pemprov Papua meminta pembahasan APBD 2017 dilakukan Oktober mendatang. Pihak eksekutif jangan sampai terlambat menyerahkan KUA PPAS kepada legislatif.

“Paling tidak kalau diserahkan September ini dan selesai dibahas oleh masing-masing komisi dan SKPD terkait, akan dibawa ke paripurna. Makanya KUA PPAS nya harus segara diserahkan agar kami di dewan bisa mempalajarinya,” kata Rustam Saru, Senin (19/9/2016).

Katanya, jika pihak eksekutif menyerahkan KUA PPAS akhir September atau awal Oktober tahun ini, kemungkinan pembahasan dan penetapannya dilakukan November. Apalagi sesuai peraturan Menteri Dalam Negeri APBD harus ditetapkan sebelum akhir tahun. Paling lambat November.

“Kalau bisa ditetapkan akhir November, Desember tinggal evaluasi. Jangan seperti tahun lalu, Desember baru ditetapkan. Itukan orang sudah mau libur dan lainnya. Jelas menghambat agenda-agenda lain,” ucapnya.

Katanya, pembahasan KUA PPAS harus benar-benar maksimal lantaran ini mengenai anggaran daerah selama setahun. Ia mengingatkan Pemprov Papua tak menyerahkan KUA PPAS dimasa menjelang sidang.

“Jangan mendadak. Ini terkait anggaran satu tahun. Jadi harus detail betul. Jangan asal masukkan satu kegiatan tapi tak maksimal peruntukannya dan tak tepat sasaran. Itukan merugikan masyarakat,” katanya.

Politisi PAN lainnya, Sinut Busup mengatakan, jangan sampai seperti APBD perubahan lalu, drafnya diserahkan ke dewan beberapa hari menjelang sidang paripurna.

“Jangan dadakan. Kami minta KUA PPAS segera dimasukkan agar kami punya waktu mempelajari materinya. Kalau dadakan, tentu dewan tak akan maksimal dalam mempelajari materi APBD itu,” kata Sinut. (*)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pemprov Papua Diingatkan Tak Terlambat Serahkan KUA PPAS APBD 2017