HUT Dharma Wanita Papua diwarnai berbagai lomba

share on:
Wakil Ketua Dharma wanita (DWP) Setda Provinsi Papua Ny.Grice Auri, didampingi tim juri mencicipi hasil masakan non beras yang dilombakan - Istimewa
Wakil Ketua Dharma wanita (DWP) Setda Provinsi Papua Ny.Grice Auri, didampingi tim juri mencicipi hasil masakan non beras yang dilombakan – Istimewa

Jayapura, Jubi – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Dharma Wanita Nasional ke 17, Persatuan Dharwa Wanita tingkat Provinsi Papua menggelar berbagai lomba, diantaranya mengolah makanan keluarga berbahan lokal hasil kebun dan merias wajah tanpa kaca.

Pelaksanaan HUT Dharma Wanita tingkat Provinsi Papua 2016, dilakukan di Sasana Karya Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Rabu (21/9/2016), dan di buka langsung oleh Wakil Ketua Dharma Wanita Papua Setda Papua, Ny. Grice Auri.

Lomba masakan non beras dan tata rias ini, menghadirkan tim juri dari SMKN 1 Jayapura dan dari SPA Java princess Jayapura. Selain itu juga akan ada kegiatan lainnya sampai hari puncak, lomba himne Dharma wanita dan mars Dharma Wanita serta cerdas cermat tentang ART.

Dalam arahannya, Grice Auri mengatakan lomba non beras bertujuan untuk mengajak para ibu rumah tangga untuk tidak bergantung pada beras setiap menyediakan makanan bagi keluar, tetapi lebih kreatif dalam mengolah bahan makanan hasil kebun.

“Jadi bukan beras saja yang bisa membuat makanan yang enak, tapi kita punya hasil kebun, bisa dibuat untuk dimakan dalam keluarga, termasuk ikan, sayur dan beraneka makanan lainnya. Jika dimasak dengan kretaif, bisa senang dimakan oleh keluarga,” kata Grice Auri melalui rilis pers kepada Jubi.

Sementara untuk lomba merias wajah, ujar Grice, dilaksanakan agar ibu-ibu bisa tampil dan kreatif, memiliki kemampuan merias wajah dengan baik. Artinya cantik bukan untuk orang lain, namun untuk keluarga, terutama suami dan anak-anak.

“Intinya lomba-lomba ini dilaksanakan untuk meningkatkan kreativitas ibu-ibu, bagaimana ibu-ibu bisa terampil, di dalam keluarga, dilingkungan masyarakat, dalam rangka mendukung tugas suami, dan terutama mampu membina keluarganya,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Papua Hery Dosinaen mengharapkan, kedepan Dharma Wanita Persatuan (DWP) provinsi melakukan koordinasi dan melakukan kegiatan terpadu, sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh.

“DWP harus menjadi satu wadah organisasi wanita sebagai mitra kerja pemerintah untuk memajukan pembangunan di atas Tanah Papua,” kata Hery.

Hery menilai, sebagai istri PNS yang menjadi aparatur terstruktur dalam birokrasi. Dharma Wanita harus memberikan dukungan secara maksimal kepada para suami agar dapat bekerja secara maksimal.

“Dharma Wanita merupakan mitra pemerintah, sehingga harus memberikan motivasi yang sangat luar biasa kepada suami-suami,” ucapnya. (*)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  HUT Dharma Wanita Papua diwarnai berbagai lomba