Atlet Selancar Angin Papua Minim Pengalaman

share on:
Salah satu atlet selancar angin Papua, Jean Christin Koibur ketika berlatih di Pantai Balongan Indramayu-Jubi/Islami
Salah satu atlet selancar angin Papua, Jean Christin Koibur ketika berlatih di Pantai Balongan Indramayu-Jubi/Islami

Indramayu, Jubi – Sebelum turun bertanding di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat di venue Pantai Balongan, Indramayu, Jawa Barat para atlet selancar angin Papua masing merasa minim pelangaman bertanding.

Minim pengalaman bertanding ini di mana selama persiapan jelang PON XIX Jawa Barat, para atlet selancar angin Papua tidak pernah menjalankan try out, hanya menjalani Training Center (TC) di Bali.

Atlet senior selancar angin Papua, Wayan Wiranata mengatakan, meski persiapan para atlet dirasakan sudah 100 persen, namun secara teknis pengalaman bertanding hanya didapat secara otodidak.

“Jadi secara teknis pengalaman TC di Bali kemarin kami rasa kurang, karena meski punya pelatih hanya saja tidak pernah ada pembelajaran dari pelatih secara langsung selama berlatih, jadi kami belajar otodidak curi-curi ilmu,” kata Wayan Wiranata di Rumah Posko 6 Indramayu, Selasa (20/9/2016).

Diakui Wayan, meski komunikasi dengan pelatih kepala baik dan lancar, hanya pembelajaran teknis bertanding saja yang belum didapat secara maksimal.

Pasalnya, pelatih kepala selancar angin Papua selain bertugas sebagai pelatih, yang bersangkutan juga masih menjadi atlet dan manager untuk kontingen Bali.

“Tetapi kami tetap optimis dengan kondisi seperti ini, sehingga target kami terburuk dapat meraih perak di nomor RS:X dan RS:One,” kata Wayan.

Hal senada diungkapkan Ronaldo Ajab Arwani Papare, di mana selama TC tidak pernah mengikuti try out. Padahal, kontingen lainya melakukan try out di luar negeri, sehingga hal ini juga bisa mempengaruhi pertandingan.

“Pengalaman bertanding itu penting, karena kita bisa melihat sekaligus mengukur kemampuan kita sendiri dan juga kontingen lain,” ungkap Papare.

Tim selancar Papua sendiri akan bertanding pada tanggal 22 September 2016, dengan menurunkan lima atlet yaitu Wayan Wiranata (nomor Mistral One Design), Sasa Khrisnamurti (nomor RS:X), Kadek Widnyana (RS:One), Ronaldo Ajab Arwani Papare (Techno 293 Boys), Jean Christin Koibur (Techno 293 Girl). (*)

Editor : dominggus
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Atlet Selancar Angin Papua Minim Pengalaman