MARKETS
  • Index Regional »
  • MNC 36 Index 270.358 -1.973
  • IDX30 Index 441.991 -2.246
  • Composite Index 5073.068 -30.45
  • PEFINDO25 Listed 468.426 -7.535
  • SMI Infrastructur 363.122 -1.398
  • Index Global »
  • NASDAQ Composite 4483.715 +30.923
  • Nikkei 225 15291.64 +152.68
  • FTSE BUR MAL KLCI 1818.86 +8.18
  • Integrated Silico 12.49 -0.06
  • S&P 500 1964.58 +13.76
  • NASDAQ-100 4042.017 +29.749

Disinyalir Palsu, Risalah Pemekaran Kabupaten Yang Diserahkan John Ibo dan Yani

Penulis : on October 30, 2012 at 19:08:32 WP

Ketua Fraksi Pikiran Rakyat DPRP, Yan Mandenas. (Jubi/Arjuna)

Jayapura (30/10) — Risalah yang diserahkan lintas komisi DPRP ke pemerintah Kabupaten Waropen saat melakukan kunjungan ke  Ghondumi Sisare yang saat ini masuk wilayah Kabupaten Waropen dan menjadi salah satu rencana pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) disinyalir palsu.

 

Ketua Fraksi Pikiran Rakyat, Yan Mandenas menegaskan, pihaknya mempertanyakan risalah hasil sidang paripurna tentang pemekaran Kabupaten Ghondumi Sisare yang diserahkan Ketua DPR Papua John Ibo dan Wakil Ketua Komisi A, Yani lalu ke pemerintah Kabupaten Waropen sebagai kabupaten induk.

“Kenapa kami pertanyakan itu, karena hingga saat ini belum ada pandang fraksi mengenai usulan pemekaran. Bahkan sidang Paripurna DPRP tahun ini sama sekali belum pernah membahas usulan pemekaran sejumlah kabupaten. Sidang paripurna tidak pernah membuat pandangan fraksi terkait pemekaran apalagi risalah,’’ tegas Yan Mandenas kepada tabloidjubi.com, Selasa (30/10).

Ia mengatakan, jika ada yang mengatas namakan lembaga DPRP dalam menyerahkan risalah persetujuan pembentukkan DOB, itu keliru dan tidak benar karena fraksi-fraksi yang ada di DPRP belum pernah menyampaikan pandangannya tentang pemekaran. Sehingga tentunya belum ada risalah.

“Jadi kalau ada yang mengklaim sudah ada risalah dan menyerahkannya kepada pemerintah daerah, itu pembohongan public karena jelas risalahnya palsu,” ujarnya.

Untuk itu karena disinyalir risalah yang diserahkan ke Pemda Waropen lalu itu palsu pihaknya akan menggugat. “Kami akan tempuh jalur hukum. Ini tidak benar ada yang mengatasnamakan lembaga DPRP dan menyerahkan risalah kepada pemerintah daerah,’’ tandas Yan Mandenas. (Jubi/Arjuna)

arjuna

About Arjuna Pademme

Arjuna Pademme has written 1181 post for tabloidjubi.com.

Pilihan Editor
Back To Top