MARKETS
  • Index Regional »
  • MNC 36 Index 272.504 +0.535
  • IDX30 Index 442.765 +1.095
  • Composite Index 5090.117 +15.794
  • PEFINDO25 Listed 471.799 +4.549
  • SMI Infrastructur 363.156 +0.586
  • Index Global »
  • NASDAQ Composite 4382.847 -36.632
  • Nikkei 225 15231.74 +35.971
  • FTSE BUR MAL KLCI 1808.53 +12.31
  • Integrated Silico 12.25 -0.18
  • S&P 500 1927.11 -14.17
  • NASDAQ-100 3949.587 -21.805

Parpol Berikan Dukungan Ganda, KPU Tak Ingin Disalahkan

Penulis : on December 3, 2012 at 21:42:42 WP
Victor Mambor

Katua KPU Papua, Benny Swenni. (Doc/Jubi)

Jayapura (3/12) — Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua, Benny Swenni dengan tegas menolak sikap beberapa pengurus partai politik (Parpol) yang melakukan protes terkait adanya dukungan ganda parpol yang bersangkutan.

Ia mengatakan, KPU hanya memverifikasi sehingga jangan mendramatisir, seolah KPU yang menentukan pilihan partai itu. “Silahkan saja lihat sendiri, siapa yang salah kalau satu pertai saja bisa mendukung hingga tiga pasangan Balon,” tegas Benny Swenni, Senin (3/12).

Menurut nya, KPU hanya berusaha melakukan verifikasi sesuai aturan yang berlaku dengan menanyakan langsung pada Kementerian Hukum dan Ham perihal kepengurusan mana yang sah dan berhak memberikan dukungannya.

“Kami hanya melakukan ivestigasi guna mencari keberan dukungan parpol sesungguhnya ke kandidat yang mana dan kepengurusan yang sah berada dipihak siapa. Partai ini yang buat kita bingung karena memberikan dukungan ganda. Saat kami mendatangi kepengurusan di DPP ada perbedaan dukungan dalam kepengurusan. Ketua bilang dukung calon A sementara sekertaris bilang dukung calon B. Setelah itu baru KPU disalahkan.”

“Kami hanya menangani hal teknis saja dan mencari fakta. KPU tidak punya hak memindahkan dukungan Parpol. KPU hanya memeriksa dan mengecek kebenarannya,” tendas Benny Swenni.

Sebelumnya Kenius Kogoya yang mengklaim sebagai ketua PPRN Papua sah menyatakan partai itu sudah mendukung pasangan Lukas Enembe-Klemen Tinal. Namun, dalam perkembangan partainya dipakai lagi untuk mendukung Barnabas Suebu-Jhon Tabo.

“Surat resmi PPRN dengan ketua Amelia Yani ditandatangani Menkumham kala itu Patrialis Akbar. Lalu tiba-tiba muncul surat baru lagi dengan nomor yang sama namun tanggal dan tahun berbeda muncul ditandatangani Menkumham Amir Syamsudin. Kami sudah bertemu dan pak Amir Syamsudin mengakui kesalahannya,” kata Kenius Kogoya.

Protes serupa pada KPU muncul dari Jimmy Mabel dan Elphius Hugi yang mengklaim diri ketua Barnas dan PKDI Papua soal dukungan pada pasangan bakal calon Gubernur Papua. Ada sekitar 13 Parpol yang memberikan dukungan ganda dalam Pilgub Papua yakni, PAN, PDS, PBR, Barnas, PPRN, PKDI, Kedaulatan, PPPI, PNI-M, PIS, PMB, PPI, PPDI. (Jubi/Arjuna)

arjuna

About Arjuna Pademme

Arjuna Pademme has written 1177 post for tabloidjubi.com.

West Papua Daily
Pilihan Editor
Back To Top