MARKETS
  • Index Regional »
  • MNC 36 Index 277.518 +1.957
  • IDX30 Index 454.307 +2.997
  • Composite Index 5141.409 +29.364
  • PEFINDO25 Listed 470.936 +5.32
  • SMI Infrastructur 367.222 +3.526
  • Index Global »
  • NASDAQ Composite 4712.97 +11.102
  • Nikkei 225 17357.51 +56.65
  • FTSE BUR MAL KLCI 1828.12 +18.99
  • Integrated Silico 14.18 -0.24
  • S&P 500 2063.50 +10.75
  • NASDAQ-100 4251.324 +9.233

HMS MENANG TELAK DI DISTRIK KURIK

Penulis : on January 29, 2013 at 19:28:40 WP
dominggus a mampioper


Suasana di salah satu TPS yang terlihat sepi. (Jubi/Ans)

Merauke, (29/1) Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Habel Suwae-Yop Kogoya menang telah di Distrik Kurik dengan memperoleh suara 3048. Sedangkan sesuai data di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Merauke.

Habel-Yop memperoleh 3942 suara. Pasangan MR kambu-Blasius Pakage, 1573 suara.  Sedangkan pasangan Lukas Enembe-Klemen Tinal dengan 950 suara.

Sementara di urutan keempat adalah pasangan Alex Hezegem-Marthen Kayoi dengan 259 suara, Noakh Nawipa-John Wob 208 suara dan  Welington Wenda dengan 171 suara. Dari jumlah tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak 404 itu, baru sembilan distrik diantaranya Sota, Semangga, Jagebob, Kurik, Okaba dan Ngguti yang sudah diketahui hasilnya. Sedangkan distrik lain termasuk Kota Merauke belum diketahui secara pasti dan jelas perolehan suara enam kandidat.

Pantauan tabloidjubi.com, Selasa (29/1) sejak pukul 09.00 Wit, terlihat suasana di setiap TPS masih sepi. Mereka baru datang di atas jam 10.00 Wit untuk mencoblos pilihannya. Itupun yang datang, tidak secara bersama-sama tetapi hanya satu sampai dua orang. Hingga pukul 12.30 Wit, warga masih berdatangan, sehingga belum dapat dilakukan perhitungan.
Secara terpisah, Bupati Merauke, Romanus Mbaraka yang ditemui usai pencoblosan mengungkapkan,  jika dilihat dari waktu persiapan dan pemberitahuan kepada masyarakat, nampaknya agak singkat. Begitu juga dengan sosialisasi  yang singkat serta waktu juga berubah-ubah selama kurang lebih dua tahun.

“Memang kalau saya melihat, suasananya tidak seperti pada Pilkada Bupati Merauke beberapa tahun silam. Dimana, sejak pukul 08.00 Wit, orang sudah datang dalam jumlah banyak dan antri di TPS menunggu pencoblosan. Saya sudah melakukan koordinasi bersama KPU Merauke dan meminta agar satu hari sebelum pencoblosan, harus menggunakan pengeras suara dan menyampaikan kepada masyarakat luas agar datang pada hari H pencoblosan yakni tanggal 29 Januari 2013,” tandasnya. (Jubi/Ans)

frans

About Ans K

Ans K has written 651 post for tabloidjubi.com.

West Papua Daily
Pilihan Editor
Back To Top