MARKETS
  • Index Regional »
  • MNC 36 Index 270.358 -1.973
  • IDX30 Index 441.991 -2.246
  • Composite Index 5073.068 -30.45
  • PEFINDO25 Listed 468.426 -7.535
  • SMI Infrastructur 363.122 -1.398
  • Index Global »
  • NASDAQ Composite 4483.715 +30.923
  • Nikkei 225 15291.64 +152.68
  • FTSE BUR MAL KLCI 1818.86 +8.18
  • Integrated Silico 12.49 -0.06
  • S&P 500 1964.58 +13.76
  • NASDAQ-100 4042.017 +29.749

SOSIALISASI PROGRAM BEA SISWA KE USA BAGI JURNALIST

Penulis : on March 13, 2013 at 22:43:16 WP

Para Jurnalist se Kota Jayapura antusias mengikuti program bea siswa pasca sarjana USAID ke Amerika Serikat.(Jubi/DAM)

Jayapura, 13/3 (Jubi)—Selama ini sosialiasi studi ke luar negeri biasanya untuk kaum birokrat dan juga dosen sedangkan untuk jurnalist jarang mendapat bea siswa ke luar negeri terutama ke Amerika Serikat. Bahkan kebanyakan yang berangkat studi ke luar negeri warga ber ktp Papua yang bekerja lama di NGO Internasional menutupi peluang orang di daerah khususnya di Papua.

Hal ini diungkapkan Ketua AJI Kota Jayapura Victro Mambor saat sosialisasi program bea siswa di Hotel Horison Jayapura, Rabu(13/3).

“Saya berharap dengan adanya sosialisasi program bea siswa USAID ada jurnalis dari Papua yang ikut studi ke perguruan tinggi di Amerika Serikat,”kata Mambor saat diskusi dengan staf dari USAID dan lembaga Presatasi yang juga mengurusi program bea siswa dari dana bantuan USAID di Indonesia.

Sementara itu Alberth Yomo pemimpin redaksi majalah Honai menilai standar yang diberikan bagi lulusan sarjana dengan IPK 1,75 dan TOFL sebesar 450 sangat berat bagi lulusan dari Papua.”Saya menilai TOFL 450 juga menjadi beban berat bagi calon mahasiswa Papua yang hendak studi ke Amerika Serikat,”kata Yomo seraya menambahkan mestinya ada dispensasi agar mahasiswa asal Papua terutama wartawan juga bisa ikut berpartisipasi di sana.

Namun yang jelas minat jurnalist yang hendak belajar ke USA sangat tinggi tetapi menurut Benny Mawel jurnalist tabloidjubi.com menambahkan program studi filsafat tidak tampak dalam program tersebut. Walau demikian program ini jelas merupakan yang pertama kali di gelar untuk para wartawan di Papua menambah kapasitas mereka untuk studi program pasca sarjana di luar negeri khususnya di negera Paman Sam.

Hal senada juga dikatakan jurnalis tabloidjubi.com Eveerth Joumalena yang pernah tinggal setahun di USA merasa tertantang untuk melanjutkan studi pasca sarjana di negaranya Barack Obama. Dia berharap akan mengikuti program TOFL di Universitas Cenderawasih dan persiapan melakukan pendaftaran secara online pada April mendatang.(Jubi/Dominggus A Mampioper)

Minggus

About Dominggus Mampioper

Dominggus Mampioper has written 191 post for tabloidjubi.com.

West Papua Daily
Ajax spinner
Pilihan Editor
Back To Top