• Albert Tulihanuk (Jubi/Islami)
  • Warga Timika saat melakukan pencoblosan dalam Pemilukada lalu (Jubi/Eveert)
  • Adam Arisoy ( Albert/Jubi )
  • Pemilu 2014 (Foto: IST)
  • Enam TPS di Distrik Wamena Kota harus melakukan pemilihan ulang. (Jubi/Islami)
  • Ketua KPU Papua, Adam Arisoy (Jubi/Indrayadi TH)
  • Ketua Panwas Merauke, Benediktus Tukedjo
  • logo pemilu
  • Enam TPS di Distrik Wamena Kota harus melakukan pemilihan ulang. (Jubi/Islami)
  • Ilustrasi Pemilu 2014 (beritakendal.com)
  • Meski sudah lansia, namun janda pensiunan polisi ini tidak pernah absen untuk menggunakan hak politiknya pada setiap Pemilu dari waktu ke waktu.  (Jubi/Albert)
  • Ilustrasi Pencoblosan. (Jubi/Arjuna)
  • Ilustrasi Pemilu 2014 (beritakendal.com)
  • Pemilu 2014 (Foto: IST)
  • Pastor John Jonga (Jubi/Elisa)
  • Pemilu 2014 (Foto: IST)
  • Walikota Jayapura dalam pencoblosan di TPS terdekat (Jubi/sindung)
  • Pemilu 2014 (Foto: IST)
  • Ilustrasi
  • Petugas Panitia Pemungutan Suara TPS 16 Koperapoka, saat mengisi keterangan 4 jenis surat suara. (Jubi/Eveerth)
  • NATALIUS PIGAI (JUBI/APRILA)
  • Ketua KPPS TPS 16 Koperapoka, Mimika Baru, Yohana, saat menjelaskan prosedur pencoblosan pada Pemilu Legislatif 9 April 2014 lalu (Jubi/Eveerth)
  • Seorang warga hendak mencoblok dari data KTP dirinya (Jubi/Indrayadi TH)
  • form C1 KPU ditunjukkan ke walikota Jayapura(Jubi/sindung)
  • Ilustrasi Pemilu 2014 (beritakendal.com)
  • Warga di TPS 015 Gang Nirwana memprotes surat suara yang telah dicoblos oleh KPPS. (Jubi/Islami)
  • RM Echa - Roni (Jubi/Aprila)
  • TPS 05 DAN RUMAH WARGA YANG DI BAKAR (Jubi/Aprila)
  • Warga sedang antri untuk mencoblos
  • Suasana Penghitungan Suara di TPS 49 Kelurahan Koperapoka, Kabupaten Mimika (Jubi/Eveerth)
  • Nurmina Letsoin
  • Situasi saat pemilihan di TPS 06 Kota baru Abepura Kota Jayapura ( albert/jubi)
  • Ketua KPU Merauke, Antonius Kaize
  • Selebaran HMI Komisariat Mimika terkait Ajakan Warga Gunakan Hak Memilih (Repro- Selebaran HMI)
  • Ketua KPU Jayawijaya, Adi Wetipo ketika mencoblos di TPS 1 Kampung Hitigima. (Jubi/Islami)
  • Warga di TPS 015 Gang Nirwana memprotes surat suara yang telah dicoblos oleh KPPS. (Jubi/Islami)
  • Suasana Pemungutan Suara di TPS III, Kelurahan Waena, Kota Jayapura, Papua. (Jubi/Arjuna)
  • Suasana Pencoblosan TPS 18 RT 04 Kelurahan Hinekome, Distrik Sentani Kota (Jubi/Mecky Wetipo)
  • Salah satu lansia, usai melakukan pencoblosan, lalu dibantu petugas TPS melakukan pencelupan tinta pada jari kelingking, di TPS 06 Kelurahan Kota Baru Distrik Abepura, Kota Jayapura, Rabu(9/4) foto: Albert/Jubi
  • Perhitungan suara di Konsulat RI Vanimo (Jubi/Adm)
Ingin Menjadi Kontributor tabloidjubi.com? Kirim berita anda ke : kontributor@tabloidjubi.com

JANGAN PERDAYAKAN MAMA PERAJUT NOKEN

    http://tabloidjubi.com/2013/03/19/jangan-perdayakan-mama-perajut-noken/
    H E A D L I N E :

    Ketua Lembaga Ekologi Papua Titus Chris Pekey (Jubi/Levi)

    Jayapura, 18/3 (Jubi) – Sekalipun tak pernah menikmati dana Otonomi Khusus (Otsus) selama ini, tetapi sangat tepat melibatkan mereka dalam pameran ini, asalkan jangan situasional.

    “Jangan melibatkan mereka dalam ekspo saja setelah itu tidak perhatikan, perdayakan dan tidak kembangkan,” kata Ketua Lembaga Ekologi Papua, Titus Chris Pekey, kepada tabloidjubi.com dari Nabire, Papua, Senin (18/3) siang.

    Menurut putra Papua yang membawa noken ke UNESCO, yang mengaku baru mendapat informasi tentang keikutsertaan mama-mama penjual noken dalam pameran di JCC bulan depan, sangat baik untuk Papua ke depan.

    “Kalau anak noken yang duduk di pemerintahan memahami pentingnya upaya dan usaha mama-mama noken yang terus merajut dan menganyam identitas anak noken yang duduk sebagai penguasa atau staf maka jangan anggap sepele,” kata Titus.

    Dia melanjutkan, sejak Otonomi Khusus (Otsus) Papua berlaku, mama-mama penjual noken tidak diperhatikan. Namun dalam ekspo yang akan digelar nanti, mereka justru hadir untuk memperlihatkan kebolehan dan kemahiran kerajinan tangan.

    Kecuali itu, mereka (penjual noken) justru orang yang mempertahankan identitas dan jati diri orang Papua. Karena itu, Titus Pekey berharap, semua pihak tetap mempertahankan identitas kepapuaan orang Papua dengan memperkuat posisi mama-mama penjual noken.

    Awal bulan depan, Pemda Provinsi Papua akan menggelar Ekspo Papua di Jakarta. Salah satu stand dalam pameran, disebutkan, akan ditempati mama-mama Papua yang merajut dan menjual noken. (Jubi/Timoteus Marten)

    timo

    About Timoteus Marten

    Timoteus Marten has written 11 post for tabloidjubi.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current day month ye@r *

Friend: ,
UA-36245146-1