• Kapolda Papua, Brigjen Yotje Mende. (Jubi/Arjuna)
  • Ilustrasi Anggota Polisi. (Jubi/Arjuna)
  • Ilustrasi Pemilu 2014 (beritakendal.com)
  • KPU, Bawaslu dan Anggota KPUD Sedang Berdiskusi Untuk Mencocokan data. (Jubi/Alex)
  • Ketua BARA JP Provinsi Papua, Yakoba Lokbere (kacamata) di dampingi KEtua LMA Papua, Lenis Kogoya dan relawan Jokowi (Jubi/Indrayadi TH)
  • Foto , Jubi  Rapat Rekapitulasi  KPU Kabupaten Sorong Selatan
  • Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilpres Tingkat Provinsi. (Jubi/Alex)
  • Ketua KPU Biak Numfor, Jackson Maryen Didampingi Anggota KPU Papua, Musa Sombuk Saat Berikan Keterangan Pers. (Jubi/Alex)
  • Puncak Gunung Cartenz (belantaraindonesia.org)
  • Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilpres Tingkat Provinsi. (Jubi/Alex)
  • Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilpres Tingkat Provinsi. (Jubi/Alex)
  • Logo Kabupaten Intan Jaya (Foto: sanironni.blogspot.com)
  • Data pemilih dalam Pilpres 2014. Diolah dari hasil Pleno Pilpres Kota Jayapura (Jubi)
  • Penyamatan tanda kebesaran Papua kepada Jokowi di Kampung Harapan, Sentani (Jubi/Mecky)
  • Ilustrasi Kotak Suara (Jubi/Indrayadi TH)
  • Logo KPK (IST)
  • Jokowi-JK (Net)
  • Real Count Pemilu Presiden dan Wakil Presiden di Provinsi Papua Barat (IST)
  • Sekretariat KPU Papua di Hotel Merbau Sentani. (Jubi/Albert Yomo)
  • Ketua KPU Jayawijaya, Adi Wetipo (Jubi/Islami)
  • Rapat pleno terbuka KPU Kota Jayapura Rekapitulasi dan Sertifikasi Perolehan suara Pilpres Kota Jayapura(jubi/Sindung)
  • Pelaksanaan pleno yang berlangsung di Aula BEla Fiesta
  • Pleno penetapan suara Pilpres yang digelar KPU Jayawijaya di Gedung DPRD Jayawijaya, Rabu (16/7). (Jubi/Islami)
  • Nampak suasana pemilihan umum Presiden, di salah satu TPS, di Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, 9 Juli lalu. ( Dok.Jubi )
  • Jokowi-JK (Net)
  • Hanock Mariay ( Dok.Jubi )
  • Baharudin Farawowan ( Foto: Albert )
  • Ilustrasi Logistik Pemilu. (IST)
  • Perhitungan suara (Jubi/Sindung)
  • Proses Pencoblosan Ketika Pileg Lalu. (Jubi/Arjuna)
  • ilustrasi Rekapitulasi suara pada pileg yang lalu(Jubi/sindung)
  • Ilustrasi Caleg. (IST)
  • Ilustrasi Pilpres (www.suarakawan.com)
  • Kedua Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden 2014, yang akan maju pada pesta demokrasi 9 Juli 2014 (indonesia-baru.liputan6.com)
  • Ketua Bawaslu Papua, Robert Horik (Jubi/Arjuna)
  • Ilustrasi Caleg. (IST)
  • Perhitungan suara (Jubi/Sindung)
  • Proses Scanning C1 oleh Komisioner teknis Penyelenggara KPU Kota Jayapura(jubi/Sindung)
  • Ketua KPU Papua, Adam Arisoi. (Jubi/Arjuna)
Ingin Menjadi Kontributor tabloidjubi.com? Kirim berita anda ke : kontributor@tabloidjubi.com

EPENKAH UJI KOMPETENSI JURNALIS ?

    H E A D L I N E :

    Mantan Sekjen AJI Indonesia, Didik Supriyanto saat memberikan materi bagi pelatihan penguji UKJ angkatan ke tiga di Makassar.(jubi/dam)

    Jayapura, 23/3 (JUBI)–Ketua Aliansi Independen Jurnalis(AJI) Indonesia, Eko Maryadi mengatakan sebelum 2014 akan melakukan uji kompetensi bagi 6000 anggota jurnalis AJI  Indonesia. Hingga saat ini baru sekitar seribuan anggota AJI yang sudah mengikuti uji kompetensi jurnalis.

    Meski AJI- Indonesia sudah menjalankan uji kompetensi sampai angkatan ke 9 dan juga telah melakukan pelatihan bagi calon penguji UKJ angkatan ke tiga. Namum masih saja ada beberapa jurnalis yang merasa, uji kompetensi jurnalis belum begitu penting dan sangat mendesak. Bahkan ada pula jurnalis yang memandang uji kompetensi sama saja dengan pelatihan biasa guna meningkatkan kualitas seorang jurnalis. Padahal uji kompetensi ini sebenarnya menyangkut profesionalisme seorang jurnalis dalam melakukan tugas—tugas peliputannya mengelola informasi.

    Walau demikian harus diakui pula, tidak ada tolok ukur yang jelas untuk mengevaluasi kinerja pers dan preofesionalisme jurnalis. Apalagi setiap orang mengakui sebagai jurnalis dengan mudahnya menenteng kartu pers tanpa memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai. Mungkin uji kompetensi bisa dipakai sebagai salah satu jalan untuk mencegah penumpang gelap yang ikut dalam kendaraan para jurnalis.

    Jurnalis harus profesional, bila memenuhi kriteria antara lain, pekerjaan penuh waktu(full time),praktisinya sangat berdedikasi pada tujuan profesinya, cara memasuki dan bertahan dalam prfesii diatur oleh sebuah organisasi formal yang memiliki standar profesional.(Dewan Pers, Kompetensi Wartawan, 2004).

    Dalam uji kompetensi jurnalis AJI-Indonesia di Makassar, 16-17 Maret ada beberapa jurnalis mengatakan profesionalisme jurnalis sangat tergantung dari pendapatan atau upah minimum yang diterima dari media masing-masing.”Kalau upahnya dibawah standar atau dibawah upah minimum pekerja(UMP) maka sulit bagi jurnalis untuk menjalankan profesinya secara bertanggungjawab,”kata salah seorang peserta UKJ di Makassar.

    Agaknya pendapat ini seringkali menjadi patokan untuk memberikan peluang agar jurnalis terpaksa tidak profesional dalam menjalankan tugas-tugasnya. Sehingga tugas  menjalankan prinsip-prinsip jurnalis meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan hanya sebatas informasi sekadarnya.

    Lepas dari pro dan kontra, tentang pentingnya uji kompetensi bagi seorang jurnalis di Indonesia. Sebenarnya tujuan kompetensi adalah mengukur kemampuan profesional atau kompetensi jurnalis. Mengeluarkan sertifikat bagi jurnalis adalah membantu meyakinkan masyarakat dan pemerintah dalam menjalankan tugas sehari-hari . Suka atau tidak profesi jurnalis akan terus mendapat pengakuan sesuai dengan tugas dan visi yang selalu dijalankannya selama menekuni profesinya sebagai penunjang kehidupan sehari-hari .(Jubi/DAM)

    Minggus

    About Dominggus Mampioper

    Dominggus Mampioper has written 170 post for tabloidjubi.com.

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current day month ye@r *

Friend: ,
UA-36245146-1