Header advertisement QR:  WEIBERT IMBENAY, GURU YANG MENJUAL PERMADANI

WEIBERT IMBENAY, GURU YANG MENJUAL PERMADANI

Aprila Wayar 1 respond

Header advertisement

Diposkan oleh : on March 28, 2013 at 19:04:00 WP CUNDING LEVI]
Sumber :
WEIBERT IMBENAY SAAT MELAYANI PEMBELI (JUBI/APRILA)
WEIBERT IMBENAY SAAT MELAYANI PEMBELI (JUBI/APRILA)

WEIBERT IMBENAY SAAT MELAYANI PEMBELI (JUBI/APRILA)

Jayapura, 28/3 (Jubi) - Sejak Agustus 2012 lalu, Weibert Imbenay, guru SD di Serui memilih untuk mulai berjualan permadani di Kota Jayapura. Dirinya melakukan hal tersebut karena enggan dipindahkan ke tepat tugas yang terpencil.

“Saya senang melakukan pekerjaan ini karena hasilnya cukup memuaskan untuk makan sehari-hari, saving, kirim untuk anak istri yang ada di Manokwari,” tutur Weibert, yang ditemui tabloidjubi.com di pertigaan jalan masuk Kampus USJT, Jalan Raya Abepura-Sentani, tepatnya di Padangbulan, Kota Jayapura, Papua, Kamis (28/3).

Weibert mengaku, pada awalnya dirinya berada kembali di Kota Jayapura karena orang tuanya yang berdomisili di Kota Jayapura sedang sakit. Kemudian dirinya sempat ikut temannya mengajar di SMK 10 Emereuw.

“Saya guru SD di Serui, tepatnya di Mambo. Lalu saya dipindahkan ke Pasir Panjang Dowai. Masa saya yang sudah ditempatkan pada awalnya di hutan sekian lama dipindahkan ke tempat yang lebih terpencil yang lebih jauh lagi. Saya berharap bisa dipindahkan ke kota mengingat banyak pegawai di kota sehingga bisa dirolling,” sesal Weibert.

Permadani yang dijual Weibert, beragam harganya, tergantung pada ukuran. Untuk yang besar, harganya Rp. 550.000,- dan Rp. 350.000,- untuk yang kecil. Harga yang ditawarkan Imbenay adalah harga yang jauh di bawah harga toko. “Waktu itu teman bilang sama saya, dari pada ko ojek, bagaimana kalau ko jual permadani saja,” katanya.

Header advertisement

Menurut  Weibert, kebanyakan pembeli berasal dari daerah pegunungan tengah dan mereka kebanyakan tidak menawar harga yang sudah saya katakan. Bila pembelinya orang pendatang, biasanya mereka menawar harga terlalu rendah padahal modal belum kembali, tambah lagi biaya transportasi. (Jubi/Aprila Wayar)

emil

About Aprila Wayar

Aprila Wayar has written 555 post for tabloidjubi.com.

Header advertisement
Don't miss the stories followtabloidjubi.com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in
Anggota Land is Life dalam demonstrasi di Cancun, Meksiko, 7 Desember 2010 membawa foto Viktor Kaisiepo karena selama hidupnya banyak bekerja sama dengan organisasi ini.(Jubi/ist)

Viktor Kaisiepo Msn: Salah Satu Pejuang Bangsa-bangsa Pribumi di PBB

Prof Dr Karel Sesa, terpilih sebagai Rektor Universitas Cenderawasih(Uncen) Periode 2013-2018(Jubi/dam)

KAREL SESA : ANALISIS MANFAAT DAN DAMPAK LINGKUNGAN PT FREEPORT

Related posts