MARKETS
  • Index Regional »
  • MNC 36 Index 269.388 +0.83
  • IDX30 Index 442.125 +0.526
  • Composite Index 5065.081 +6.232
  • PEFINDO25 Listed 460.587 +2.349
  • SMI Infrastructur 356.777 +0.557
  • Index Global »
  • NASDAQ Composite 4566.138 +16.912
  • Nikkei 225 16413.76 +755.56
  • FTSE BUR MAL KLCI 1855.15 +12.37
  • Integrated Silico 12.86 +0.15
  • S&P 500 1994.65 +12.35
  • NASDAQ-100 4100.637 +10.083

GUBERNUR PAPUA DUKUNG RE – NEGOSIASI KK FREEPORT

Penulis : on April 12, 2013 at 19:19:22 WP

PT Freeport terus menggali gunung-gunung dan bawah gunung di Grasberg sampai 2041(Jubi/ist)

Jayapura, 12/4( Jubi)Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe dalam sambutannya saat membuka Musrembangda Provinsi Papua telah menyinggung soal dukungan terhadap langkah Presiden SBY untuk melakukan  Re Negosiasi Kontrak  Karya PT Freeport yang dianggap tidak adil di atas tanah ini.

“ Kita hargai peran dunia usaha, namun kita merasakan masih ada hal yang kurang tepat di dalam pengelolaannya. Dalam waktu dekat, kita akan rumuskan langkah atas re negosiasi kontrak karya itu. Pemerintah Daerah memiliki kepemilikan saham dalam usaha pertambangan yang dikelola oleh Freeport Indonesia maupun investasi lainnya. Prinsip kita adalah win-win solution,” kata Lukas Enembe saat hari ketiga menjadi Gubernur Provinsi Papua, di Kantor Gubernur Dok II, Kamis(11/4).

Berbeda dengan mantan Gubernur Provinsi Papua dan Provinsi Irian Jaya, Bas Suebu yang pernah bilang kalau PT Freeport Indonesia itu ibarat sapi perah yang tentunya dipelihara baik-baik agar semua bisa kebagian susu

Namun yang menjadi soal adalah seberapa jauh susu perah dari sapi PT Freeport Indonesia itu bisa dibagi secara baik untuk memenuhi azas keadilan dan kebijaksanaan bagi seluruh tumpah darah di Indonesia khususnya warga Papua. Ataukah pemerataan itu sudah termasuk menjadi sponsor Persipura dengan dana hanya tujuh milyar rupiah?

Kontrak Karya PT Freeport Indonesia pertama kali dilakukan pada 5 April 1967, sebuah Kontrak Karya milik  sebuah perusahaan pertambangan dari United States of America terhadap wilayah sengketa antara Pemerintah Belanda dan Indonesia bernama West Irian atau irian Barat. Mungkin bagi Indonesia wilayah itu sah sebagai wilayah NKRI sedangkan pemerintah Belanda dan  Perserikatan Bangsa-Bangsa(PBB) termasuk wilayah yang baru menentukan nasibnya pada Penentuan Pendapat Rakyat(Pepera) 1969.

Pemerintah Indonesia yang diwakili Menteri Pertambangan,Slamet Bratanata dan Perwakilan Freeport menandatangani Kontrak Karya untuk 30 tahun(1967-1997). Namun sebelum Kontrak Karya Pertama berakhir diperpanjang lagi kontrak kedua untuk dua puluh tahun lagi(1997-2017). Areal yang akan ditambang juga semakin luas.

Bagi orang Amungme Gunung Grasberg dalam bahasa Amungme disebut Nemangkawi, yang diyakini sebagai tempat keramat atau tempat suci bagi suku Amungme.”Tempat arwah nenek  moyang kami berdiam.Di tempat suci itulah. Kami biasa datang berdoa dan berburu.Tapi tempat keramat itu mulai akan dibongkar oleh Freeport,”tutur Moses Kilangin, dalam bukunya berjudul  Moses Kilangin “URU MEKI”.

Gunung Erstberg yang pertama kali ditambang Freeport, sekarang sudah menjadi lubang mengangah, gunung yang indah itu sudah berbopeng-bopeng. Kini sudah berubah menjadi sebuah danau diketinggian 4000 meter. Danau itu bernama Danau Wilson untuk mengenang Forbes Wilson pemimpin ekspedisi PT Freeport 1960.

Prof Dr Ikrar Nusa Bhakti dalam tulisannya berjudul, Prahara di Tambang Kita, Kompas,  Kamis 9 Agustus 2012 menyebutkan Kontrak Karya Kedua PT Freeport dilakukan pada 1991 dengan memperluas areal kerjanya. Pada 2012, Freeport ingin memperpanjang konrak karya yang akan berakhir pada 2012 menjadi 2041. Areanya juga diperluas hingga ke Nabire. Freeport bukan hanya menambang bagian atas bumi, melainkan juga sampai ke dalam perut bumi.

Bila ditinjau dari total jumlah kandungan logamnya, cadangan terbukti tambang Grasberg merupakan tambang nomor tiga terbesar di dunia dari total kandungan tembaganya dan nomor satu di di dunia dari total kandungan emasnya. Saat ini kegiatan eksplorasi bawah tanah terus berlanjut dengan tujuan untuk memperluas cadangan terbukti yang ada dan penemuan cadangan-cadangan baru di wilayah tambang Grasberg-Ertsberg.(Dari Grasberg Sampai Amamapare, Proses Penambangan Tembaga dan Emas Mulai Hulu Hingga Hilir, Armando Mahler dan Nurhadi Sabirin, 2008).

Guru Moses Kilangin berpesan, kalau ada hasil,bicara baik-baik dengan masyarakat. Perhatikan mereka punya pendidikan, kesehatan, perumahan yang baik,hak-hak masyarakat harus dihargai, dan hormati masyarakat Amungme sebagai penduduk asli sebagai manusia.

Tim investigasi Aliansi Jurnalistik Independen(AJI) Biro Kota Jayapura dalam pengamatan di Kampung Amamapare, Pulau Karaka, pada April, 2012. Menyatakan kalau masyarakat di sana selama 30 tahun baru membangun sebuah gedung  sekolah dasar secara swadaya. Padahal di depan Pulau Karaka, terbentang pelabuhan Port Site yang selalu mengapalkan ribuan ton konsentrat tembaga dan emas ke luar negeri.

Primus Kapiayau warga Kamoro di Pulau Karaka dalam buku berjudul Lagu Lama Yang Terus Dinyanyikan, karya jurnalis AJI Kota Jayapura berharap ada perhatian  dari pemerintah dan PT Freeport untuk membangun sekolah yang layak bagi anak-anak di Kampung Amamapare, di Pulau Karaka.

Yang jelas jangan sampai pada 2041 PT Freeport kembali ke negara asalnya Amerika Serikat sedangkan masyarakat Amungme dan Kamoro yang tinggal di Bumi Amungsa hanya melihat gunung suci sudah berlobang dan  kesedihan serta kemiskinan menyelimuti  suku-suku asli Papua di Bumi Kamoro.(Jubi/Dominggus A Mampioper)

Minggus

About Dominggus Mampioper

Dominggus Mampioper has written 192 post for tabloidjubi.com.

Pilihan Editor
Back To Top