MARKETS
  • Index Regional »
  • MNC 36 Index 270.358 -1.973
  • IDX30 Index 441.991 -2.246
  • Composite Index 5073.068 -30.45
  • PEFINDO25 Listed 468.426 -7.535
  • SMI Infrastructur 363.122 -1.398
  • Index Global »
  • NASDAQ Composite 4483.715 +30.923
  • Nikkei 225 15291.64 +152.68
  • FTSE BUR MAL KLCI 1818.86 +8.18
  • Integrated Silico 12.49 -0.06
  • S&P 500 1964.58 +13.76
  • NASDAQ-100 4042.017 +29.749

BERINGIN DI KANTOR GUBERNUR, AKHIRNYA DITEBANG

Penulis : on April 19, 2013 at 20:14:16 WP
CUNDING LEVI

Penebangan pohon beringin di halaman Kantor Gubernur Papua. (Jubi/Timo)

Jayapura, 19/4 (Jubi) - Pohon beringin yang berada di halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua, di Jalan Soa Siu, Dok II, Kota Jayapura, Papua  akhirnya ditebang pada Jumat (19/4).

Salah satu warga Kota Jayapura, Marten (26 tahun), yang sedang menyaksikan penebangan pohon beringin tersebut menuturkan, aktivitas penebangan pohon yang sekira berumur setara usia Kota Jayapura ini, dilakukan sejak Jumat (19/4) pagi. “Sudah dari tadi,” katanya ke tabloidjubi.com, Jumat (19/4) sore.

Pantauan media ini, para penebang tampak hiruk-pikuk. Sementara itu,
penonton juga berjubel menyaksikan ‘penumbangan’ pohon yang oleh banyak orang dianggap memiliki nilai magis ini. Akibat aktivitas penebangan ini, ruas jalan raya di halaman kantor yang menghadap Samudera Pasifik ini terlihat macet.

Mobil dump truck pun lalu lalang mengangkat ranting dan kayu yang sudah ditebang. Ide penebangan pohon beringin dengan nama ilmiah Ficus Benjamina ini dilontarkan oleh Gubernur Papua yang baru dilantik beberapa hari lalu, Lukas Enembe. Pohon ini dinilai mengganggu pemandangan di halaman kantor gubernur.

Ironisnya, kebijakan Gubernur Papua ini justru di tengah kebijakan Walikota Jayapura Benhur Tommy Mano sedang gencarnya melakukan kampanye menanam pohon, membuat tanaman hijau di dalam wilayah Kota Jayapura.

Kerindangan dan udara sejuk di sekitar kantor gubernur berpotensi terganggu. Pohon yang rindang dan memiliki diameter sekitar dua atau tiga meter ini ditanam pada tahun 1975 oleh Perdana Menteri Papua New Guinea sebagai pohon perdamaian. (Jubi/Timoteus Marten)

timo

About Timoteus Marten

Timoteus Marten has written 11 post for tabloidjubi.com.

Pilihan Editor
Back To Top