MARKETS
  • Index Regional »
  • MNC 36 Index 278.221 -0.076
  • IDX30 Index 455.028 -0.34
  • Composite Index 5149.888 +4.573
  • PEFINDO25 Listed 469.339 -0.25
  • SMI Infrastructur 365.209 -0.193
  • Index Global »
  • NASDAQ Composite 4787.317 +29.065
  • Nikkei 225 17459.85 +211.35
  • FTSE BUR MAL KLCI 1820.89 -9.02
  • Integrated Silico 14.49 -0.16
  • S&P 500 2072.83 +5.80
  • NASDAQ-100 4317.988 +29.759

REKTOR CUP LAHIRKAN GENERASI EMAS TINJU PAPUA

Penulis : on May 6, 2013 at 18:21:29 WP
CUNDING LEVI

Daniel Womsiwor (Jubi/Roberth Wanggai)

Jayapura, 6/5 (Jubi) –  Pelatih Kepala Tinju PPLP Papua, Daniel Womsiwor menilai, kejuaraan tinju memperebutkan Piala Rektor Universitas Cenderawasih (Uncen) yang digelar Desember 2012 lalu di Kota Jayapura, Papua, telah lahir generasi emas tinju Papua.

Daniel Womsiwor yang juga dosen tetap Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Uncen itu, mengatakan, telah lahir 16 tinju terbaik yang dipersiapkan untuk masa depan tinju di Papua. “Kita dari perguruan tinggi langsung buat pembibitan dengan menyelenggarakan piala Rektor. Dari hasil kejuaraan piala Rektor ini, lahir generasi emas tinju Papua yaitu lahir 16 juara Papua,” ungkapnya, Senin (6/5).

Daniel juga mengakui, yang menjadi persoalan adalah jangan sampai tinju di Papua hanya melihat kegagalan yang sudah jadi setelah PON XVIII tahun 2012 di Riau. “Saya pikir ada salah satu langkah maju di pembinaan tinju di Papua setelah PON, yang sekarang ini sudah dipersiapkan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Provinsi Papua. Tentu atlit ini bukan kepentingan Dikpora secara kusus tetapi untuk kepentingan Papua kedepan,” kata mantan atlit tinju Sulawesi Utara itu.

Dia berharap setelah Kejurnas PPLP maupun Popnas, otomatis juara-juara disini akan diambil ke Kejurnas pelajar atau PON Pelajar, pra PON maupun PON 2018. Dengan demikian petinju-petinju sekarang ini perlu dipikirkan proses pembinaan  8 tahun kedepan.Mereka kata Womsiwor adalah atlit tinju muda yang meraih prestasi di usia dini. Artinya kalau juara pada Popnas, yang bersangkutan dipersiapkan untuk PON remaja. “Kalau dia juara disitu, maka saya pikir harus dipersiapkan dia untuk jangka panjang,” kata Daniel.

Hal ini kata Daniel,  sejalan dengan kebijakan Gubernur Papua yang mencanangkan 2020 dimana Papua akan menjadi tuan rumah pekan olahraga nasional (PON). “Saya pikir petinju-petinju kalau kita persiapkan dia sekarang, kita bisa meraih 3-5 medali emas PON 2020, jika kita jadi tuan rumah,” ujarnya optimis.

Secara fisiologis, lanjut jebolan Unsrad Manado itu mengatakan, atlit untuk meraih medali emas, harus disiapkan 8 tahun. “Sehingga usia ini sekarang harus diperhitungkan kedepan. Bahwa 8 tahun, kita akan mempertahankan emas dua sampai tiga kali PON,” kata lelaki asal Biak itu.

Itu sebabnya dengan obsesinya itu, kini dirinya sedang mempersipkan atlit tinju Papua dimana dirinya sangat mengharapkan adanya motivasi dan dukungan langsung dari senior-senior dan mantan petinju untuk menopangnya. “Saya sebagai pelatih kepala, saya mohon ada kepercayaan dari Pengprov Pertina Papua, dalam hal ini bidang pembinaan dan juga Komtek untuk menopang saya,” tandas Daniel. (Jubi/Roberth Wanggai)

robert

About Robert Wanggai

Robert Wanggai has written 395 post for tabloidjubi.com.

West Papua Daily
Pilihan Editor
Back To Top