• Ketua Bawaslu Papua, Robert Horik. (Jubi/Arjuna)
  • Ketua Bawaslu Papua, Robert Horik Bersam Ketua Forum Demokrasi Papua, Yanuel Matuan. (Jubi/Arjuna)
  • Caleg DPR Papua dari Partai Hanura, Kenius Kogoya. (Jubi/Arjuna)
  • Massa Pendukung Caleg Ketika Mendatangi Kantor KPU Papua. (Jubi/Arjuna)
  • Massa Pendukung Caleg Ketika Mendatangi Kantor KPU Papua. (Jubi/Arjuna)
  • Ketua KPU Papua Adam Arisoi. (Jubi/Arjuna)
  • Suasana Sidang Paripurna DPR Papua Ketika Pengesahan Raperdasus Kursi Untuk Orang Asli Papua. (Jubi/Arjuna)
  • JW DW Duduk Di Belakang Penasehat Hukun, Saat Jalani Sidang Akhir Bulan Lalu (Jubi-Aprila)
  • Novela Nawipa. (Jubi/Facebook.com)
  • Novela Nawipa. (Jubi/Facebook.com)
  • Ilustrasi Noken. (IST)
  • Ilustrasi Logo KPU. (IST)
  • Kapolda Papua, Brigjen Yotje Mende. (Jubi/Arjuna)
  • Ilustrasi Anggota Polisi. (Jubi/Arjuna)
  • Ilustrasi Pemilu 2014 (beritakendal.com)
  • KPU, Bawaslu dan Anggota KPUD Sedang Berdiskusi Untuk Mencocokan data. (Jubi/Alex)
  • Ketua BARA JP Provinsi Papua, Yakoba Lokbere (kacamata) di dampingi KEtua LMA Papua, Lenis Kogoya dan relawan Jokowi (Jubi/Indrayadi TH)
  • Foto , Jubi  Rapat Rekapitulasi  KPU Kabupaten Sorong Selatan
  • Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilpres Tingkat Provinsi. (Jubi/Alex)
  • Ketua KPU Biak Numfor, Jackson Maryen Didampingi Anggota KPU Papua, Musa Sombuk Saat Berikan Keterangan Pers. (Jubi/Alex)
  • Puncak Gunung Cartenz (belantaraindonesia.org)
  • Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilpres Tingkat Provinsi. (Jubi/Alex)
  • Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilpres Tingkat Provinsi. (Jubi/Alex)
  • Logo Kabupaten Intan Jaya (Foto: sanironni.blogspot.com)
  • Data pemilih dalam Pilpres 2014. Diolah dari hasil Pleno Pilpres Kota Jayapura (Jubi)
  • Penyamatan tanda kebesaran Papua kepada Jokowi di Kampung Harapan, Sentani (Jubi/Mecky)
  • Ilustrasi Kotak Suara (Jubi/Indrayadi TH)
  • Logo KPK (IST)
  • Jokowi-JK (Net)
  • Real Count Pemilu Presiden dan Wakil Presiden di Provinsi Papua Barat (IST)
  • Sekretariat KPU Papua di Hotel Merbau Sentani. (Jubi/Albert Yomo)
  • Ketua KPU Jayawijaya, Adi Wetipo (Jubi/Islami)
  • Rapat pleno terbuka KPU Kota Jayapura Rekapitulasi dan Sertifikasi Perolehan suara Pilpres Kota Jayapura(jubi/Sindung)
  • Pelaksanaan pleno yang berlangsung di Aula BEla Fiesta
  • Pleno penetapan suara Pilpres yang digelar KPU Jayawijaya di Gedung DPRD Jayawijaya, Rabu (16/7). (Jubi/Islami)
  • Nampak suasana pemilihan umum Presiden, di salah satu TPS, di Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, 9 Juli lalu. ( Dok.Jubi )
  • Jokowi-JK (Net)
  • Hanock Mariay ( Dok.Jubi )
  • Baharudin Farawowan ( Foto: Albert )
Ingin Menjadi Kontributor tabloidjubi.com? Kirim berita anda ke : kontributor@tabloidjubi.com

MASYARAKAT LOKAL HARUS DIDAMPINGI UNTUK TANAM PADI

    H E A D L I N E :


    Kepala Distrik Elikobel, Fransiskus Kamijay. Jubi/Ans

    Merauke, 8/5 (Jubi) - Masyarakat  asli Papua yang tinggal di kampung-kampung di Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, memiliki niat dan keinginan sangat besar untuk membuka lahan agar ditanami padi. Hanya saja, persoalan yang mereka alami dan rasakan selama ini adalah tidak adanya pendampingan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

    Kepala Distrik Elikobel, Fransiskus Kamijay yang ditemui tabloidjubi.com di Kantor Bappeda Merauke, Selasa (7/5) menjelaskan, pihaknya sudah melakukan kunjungan kerja di kampung-kampung terutama yang dihuni oleh orang asli Papua dan mereka mempunyai keinginan sangat besar untuk membuka lahan agar dapat ditanami padi. “Saya sudah menyampaikan kepada Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Merauke, Bambang Dwiatmoko penempatan tenaga PPL dan telah diresponi dengan baik,” katanya.

    Dalam waktu dekat juga, lanjut Frans, akan dibuka tujuh hektar di Bupul Kampung yang melibatkan secara langsung masyarakat lokal. “Ya, sudah pasti pendampingan secara melekat akan dilakukan oleh instansi terkait, termasuk juga penempatan petugas. Sehingga mereka membantu untuk memberikan serta melatih warga setempat tentang cara menanam  padi yang baik dan benar,” ujarnya.

    Lebih lanjut Frans menjelaskan, dalam tahun 2012 lalu, hasil cetak sawah yang dilakukan adalah kurang lebih 450 hektar. Namun, itu lebih banyak dilakukan oleh orang-orang di lokasi trans. “Saya punya strategi khusus sekarang  untuk bagaimana memberikan dorongan serta motivasi kepada masyarakat asli Papua agar mereka membuka lahan dengan tetap dilakukan pendampingan secara melekat oleh instansi terkait,” tandasnya.

    Selain pembukaan lahan untuk ditanami padi, demikian Frans, masyarakat juga didorong mengembangkan tanaman karet. Karena memiliki prospek sangat menjanjikan. Secara umum di dua belas kampung yang tersebar di Distrik Elikobel, masyarakat sudah mulai menanam. Hanya masih dalam jumlah yang sangat terbatas. “Ada juga yang sedang dipanen tetapi itu adalah  hasil kerja keras dari para pendahulu,” tuturnya. (Jubi/Ans)

    frans

    About Ans K

    Ans K has written 506 post for tabloidjubi.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current ye@r *

Friend: ,
UA-36245146-1