full screen background image
ORANG PAPUA BACA JUBI tabloidjubi.com

Orang Papua Baca Jubi”

Liputan Khusus
“Tindak Lanjut Kebijakan Presiden Jokowi Untuk Papua Tanah Damai”

SATELIT ORARI MAMPU MENEMBUS BELAHAN DUNIA

SAYA KOMEN!!!


Musda Orari-se Papua di Swisbelt Hotel-Merauke. Jubi/ans

Merauke, 19/5(Jubi)Bertempat di Swisbelt Hotel Minggu (19/5), berlangsung Musyawara Daerah (Musda) Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) yang diikuti oleh para pengurus dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Papua. Musda itu bertujuan untuk memantapkan program kerja,  sekaligus mendukung laporan pembangunan daerah.

Ketua DPD Orari Provinsi Papua, Yanuaris Resubun yang ditemui tabloidjubi.com, Minggu (19/5) mengungkapkan, pihaknya menyadari jika tidak bisa akan bekerja secara sendiri-sendiri, tetapi perlu dukungan dari komponen terkait lain terutama aparat keamanan.

“Kami juga akan terus berbenah untuk mempersiapkan anggota agar melatih diri agar tanggap dalam berbagai permasalahan terutama berkaitan dengan bencana. Disamping itu juga, mengangkat serta mempromosikan daerah pariwisata  yang tersebar,” katanya.

Home content advertisement before tabbed

Lebih lanjut Resubun mengungkapkan, Orari memiliki peralatan sangat sederhana, namun satelit  yang luar biasa. Dimana saja baik di hutan maupun tempat lain yang tak ada jaringan, orang  bisa berkomunikasi bersama siapa saja baik di Papua, Jakarta hingga sampai ke luar negeri dengan biaya sangat murah. Dalam lima sampai enam tahun, iuran yang dipungut hanya berkisar antara tiga ratus ribu hingga empat ratus ribu rupiah.

Diakui jika pada tahun 1980-an, gaung dari Orari menggema dimana-mana  dengan jumlah anggota hingga ribuan orang. Namun dalam perkembangan setelah adanya handphone, anggota mengalami penurunan sangat drastis dan hanya tersisa  kurang lebih  200 orang. Meski demikian, Orari tetap berjalan sebagaimana biasa. Dalam Musda sekarang, jumlahnya sudah mencapai 1500 orang. “Ya, jumlah yang ada akan terus meningkat, karena banyak sudah mengikuti ujian dan akan terdaftar juga,” tandasnya.

Ditambahkan, dalam lima tahun kedepan, keanggotaan bisa mencapai ribuan lagi. “Saya punya komitmen agar mengembalikan Orari seperti tahun 1980-an dengan jumlah banyak. Karena manfaat Orari sangat besar dan orang dengan leluasa berkomunikasi kapan saja hingga berjam-jam tanpa harus mengeluarkan biaya besar,” tuturnya. (Jubi/Ans)

Editor : dominggus a mampioper
Sumber :
COPYRIGHT © JUBI 2015
QR:  SATELIT ORARI MAMPU MENEMBUS BELAHAN DUNIA


Teras Lampung | Ekuatorial | Berita Lingkungan | DeGorontalo | Kabar Kota | Berita Bali | Kalteng Pos | News Balikpapan | Sultra Satu | Suara Kendari | Celebes.Co | Kabar Selebes | Suara Papua | Majalah Selangkah | Cahaya Papua | Aceh Traffic | Aceh Baru | Ranah Minang | News Balikpapan | Suara | Suara Kendari | Sultra Satu | Kabar Makassar | Kabar Medan | Kabar Pulau | Merdeka | Radio New Zealand | Solomon Star | Vanuatu Daily | PINA | Islands Business | Fiji Sun | Maori Television | Post Courier

Copyright All rights reserved 2015 tabloidjubi.com. Dedicated for West Papuan | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua