• Proses Sidang Nurhaida. (Jubi/Arjuna)
  • Capres Golkar, Aburizal Bakri. (Jubi/IST)
  • proses pencoblosan di salah satu TPS yang ada di Kota Jayapura (jubi/sindung)
  • Logo KPU (IST)
  • Rapat pleno rekapituasi terbuka Kota Jayapura(Jubi/sindung)
  • Jumpa Pers LP3 NKRI Bersama Ketua KPU Sarmi, Minggu (20/4) lalu (Jubi/Aprila)
  • Proses Sidang Nurhaida. (Jubi/Arjuna)
  • Pusat Pemerintahan Kabupaten Paniai (Jubi/Indrayadi TH)
  • ilustrasi pemilu2
  • Pleno hasil rekapitulasi penghitungan suara yang digelar KPU Jayawijaya. (Jubi/Islami)
  • Sekretrasi Komisi A yang Juga Anggota Baleg DPR Papua, Julius Miagoni. (Jubi/Arjuna)
  • Staff Panwaslu Provinsi Papua yang membawa formulir c-6 dari kantor KPU Kota Jayapura(Jubi/sindung)
  • KPU Logo
  • Kotak suara hasil Pileg 9 April lalu, dari  Distrik Mimika Baru yang ditampung di gedung Emeneme Yauware sebelum dibawa ke KPU (Jubi/Istimewa)
  • Perhitungan suara yang ada (jubi/sindung)
  • Ilustrasi Pemilu 4
  • Ketua KPU Papua, Adam Arisoi. (Jubi/Arjuna)
  • Logo KPU. (IST)
  • Ilustrasi Pemilu 2014 (beritakendal.com)
  • logo pemilu
  • Jumpa Pers LP3 NKRI (Jubi/Aprila)
  • Laporan penghitungan suara di tingkat PPD belum masuk, membuat KPU Jayawijaya harus turun ke lapangan. (Jubi/Islami)
  • Salah Satu TPS di Kabupaten Jayawijaya (Dok. Tim Hanorogo)
  • Ketua Bawaslu Provinsi Papua, Robert Horik. (Jubi/Arjuna)
  • Jumpa Pers di AlDP (Jubi/Aprila)
  • RS Jiwa Abepura. (Doc. Jubi)
  • Albert Tulihanuk (Jubi/Islami)
  • Warga Timika saat melakukan pencoblosan dalam Pemilukada lalu (Jubi/Eveert)
  • Adam Arisoy ( Albert/Jubi )
  • Pemilu 2014 (Foto: IST)
  • Enam TPS di Distrik Wamena Kota harus melakukan pemilihan ulang. (Jubi/Islami)
  • Ketua KPU Papua, Adam Arisoy (Jubi/Indrayadi TH)
  • Ketua Panwas Merauke, Benediktus Tukedjo
  • logo pemilu
  • Enam TPS di Distrik Wamena Kota harus melakukan pemilihan ulang. (Jubi/Islami)
  • Ilustrasi Pemilu 2014 (beritakendal.com)
  • Meski sudah lansia, namun janda pensiunan polisi ini tidak pernah absen untuk menggunakan hak politiknya pada setiap Pemilu dari waktu ke waktu.  (Jubi/Albert)
  • Ilustrasi Pencoblosan. (Jubi/Arjuna)
  • Ilustrasi Pemilu 2014 (beritakendal.com)
  • Pemilu 2014 (Foto: IST)
Ingin Menjadi Kontributor tabloidjubi.com? Kirim berita anda ke : kontributor@tabloidjubi.com

SATELIT ORARI MAMPU MENEMBUS BELAHAN DUNIA

    http://tabloidjubi.com/2013/05/19/satelit-orari-mampu-menembus-belahan-dunia/
    H E A D L I N E :


    Musda Orari-se Papua di Swisbelt Hotel-Merauke. Jubi/ans

    Merauke, 19/5(Jubi)Bertempat di Swisbelt Hotel Minggu (19/5), berlangsung Musyawara Daerah (Musda) Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) yang diikuti oleh para pengurus dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Papua. Musda itu bertujuan untuk memantapkan program kerja,  sekaligus mendukung laporan pembangunan daerah.

    Ketua DPD Orari Provinsi Papua, Yanuaris Resubun yang ditemui tabloidjubi.com, Minggu (19/5) mengungkapkan, pihaknya menyadari jika tidak bisa akan bekerja secara sendiri-sendiri, tetapi perlu dukungan dari komponen terkait lain terutama aparat keamanan.

    “Kami juga akan terus berbenah untuk mempersiapkan anggota agar melatih diri agar tanggap dalam berbagai permasalahan terutama berkaitan dengan bencana. Disamping itu juga, mengangkat serta mempromosikan daerah pariwisata  yang tersebar,” katanya.

    Lebih lanjut Resubun mengungkapkan, Orari memiliki peralatan sangat sederhana, namun satelit  yang luar biasa. Dimana saja baik di hutan maupun tempat lain yang tak ada jaringan, orang  bisa berkomunikasi bersama siapa saja baik di Papua, Jakarta hingga sampai ke luar negeri dengan biaya sangat murah. Dalam lima sampai enam tahun, iuran yang dipungut hanya berkisar antara tiga ratus ribu hingga empat ratus ribu rupiah.

    Diakui jika pada tahun 1980-an, gaung dari Orari menggema dimana-mana  dengan jumlah anggota hingga ribuan orang. Namun dalam perkembangan setelah adanya handphone, anggota mengalami penurunan sangat drastis dan hanya tersisa  kurang lebih  200 orang. Meski demikian, Orari tetap berjalan sebagaimana biasa. Dalam Musda sekarang, jumlahnya sudah mencapai 1500 orang. “Ya, jumlah yang ada akan terus meningkat, karena banyak sudah mengikuti ujian dan akan terdaftar juga,” tandasnya.

    Ditambahkan, dalam lima tahun kedepan, keanggotaan bisa mencapai ribuan lagi. “Saya punya komitmen agar mengembalikan Orari seperti tahun 1980-an dengan jumlah banyak. Karena manfaat Orari sangat besar dan orang dengan leluasa berkomunikasi kapan saja hingga berjam-jam tanpa harus mengeluarkan biaya besar,” tuturnya. (Jubi/Ans)

    frans

    About Ans K

    Ans K has written 299 post for tabloidjubi.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current day month ye@r *

Friend: ,
UA-36245146-1