MARKETS
  • Index Regional »
  • MNC 36 Index 270.358 -1.973
  • IDX30 Index 441.991 -2.246
  • Composite Index 5073.068 -30.45
  • PEFINDO25 Listed 468.426 -7.535
  • SMI Infrastructur 363.122 -1.398
  • Index Global »
  • NASDAQ Composite 4483.715 +30.923
  • Nikkei 225 15291.64 +152.68
  • FTSE BUR MAL KLCI 1818.86 +8.18
  • Integrated Silico 12.49 -0.06
  • S&P 500 1964.58 +13.76
  • NASDAQ-100 4042.017 +29.749

UANG JADI TARUHAN UNTUK MASUK DI FAKULTAS KEDOKTERAN

Penulis : on September 15, 2013 at 19:45:45 WP
CUNDING LEVI

Pertemuan para dokter dan dosen di Unmus Merauke

Merauke, 15/9 (Jubi) - Ketua Divisi Pembinaan Konsil Kedokteran Gigi, Azrial Azwar menegaskan, jika dilihat dari perjalanan para dokter yang telah lulus beberapa tahun silam, diutamakan adalah kepintaran ketika masuk di fakultas kedokteran. Tetapi jika dibandingkan sekarang, orang lebih menggunakan uang untuk membayar. Padahal kemampuan dari anak tersebut sangat pas-pasan.

Hal itu disampaikan Azwar saat melakukan tatap muka  di aula Kampus Universitas  Negeri Musamus (Unmus) Merauke Sabtu (14/9). “Saya berani katakan karena kenyataan seperti demikian.  Anak-anak sekarang yang orangtuanya banyak uang tetapi kemampuan terbatas, bisa saja masuk di fakultas kedokteran,” tegasnya.

Padahal, lanjut dia, pada beberapa tahun silam, mereka yang dari latar belakang orangtua tidak mampu, berhasil lolos dan kemampuan tidak diragukan. “Ya, memang persoalan ini yang sedang kami bahas agar pendidikan dikembalikan kepada aturan sebenarnya. Bukan sekedar mencari keuntungan semata,” tandasnya.

Lebih lanjut dikatakan, jika suatu lembaga perguruan tinggi hanya memperhitungkan bisnis semata, maka secara otomatis mereka yang datang dari keluarga tak mampu, sudah pasti tak dapat melanjutkan kuliah di fakultas kedokteran.

Secara terpisah Rektor Unmus Merauke, Philipus Betaubun mengaku, dengan akan dibukanya program studi pendidikan kedokteran gigi nanti, semua orang diberikan kesempatan mengikuti testing tanpa memandang latar belakang. Jika anak itu pintar, tentunya harus diberikan prioritas untuk kuliah, meskipun dari  keluarga tidak mampu. (Jubi/Ans)

frans

About Ans K

Ans K has written 583 post for tabloidjubi.com.

Pilihan Editor
Back To Top