MARKETS
  • Index Regional »
  • MNC 36 Index 270.308 +0.411
  • IDX30 Index 438.475 +0.59
  • Composite Index 5040.532 +11.586
  • PEFINDO25 Listed 461.533 +4.697
  • SMI Infrastructur 360.233 +1.735
  • Index Global »
  • NASDAQ Composite 4258.438 +41.047
  • Nikkei 225 15111.23 +578.721
  • FTSE BUR MAL KLCI 1803.14 +14.83
  • Integrated Silico 11.91 0.00
  • S&P 500 1886.76 +24.00
  • NASDAQ-100 3815.47 +50.19

UANG JADI TARUHAN UNTUK MASUK DI FAKULTAS KEDOKTERAN

Penulis : on September 15, 2013 at 19:45:45 WP
CUNDING LEVI

Pertemuan para dokter dan dosen di Unmus Merauke

Merauke, 15/9 (Jubi) - Ketua Divisi Pembinaan Konsil Kedokteran Gigi, Azrial Azwar menegaskan, jika dilihat dari perjalanan para dokter yang telah lulus beberapa tahun silam, diutamakan adalah kepintaran ketika masuk di fakultas kedokteran. Tetapi jika dibandingkan sekarang, orang lebih menggunakan uang untuk membayar. Padahal kemampuan dari anak tersebut sangat pas-pasan.

Hal itu disampaikan Azwar saat melakukan tatap muka  di aula Kampus Universitas  Negeri Musamus (Unmus) Merauke Sabtu (14/9). “Saya berani katakan karena kenyataan seperti demikian.  Anak-anak sekarang yang orangtuanya banyak uang tetapi kemampuan terbatas, bisa saja masuk di fakultas kedokteran,” tegasnya.

Padahal, lanjut dia, pada beberapa tahun silam, mereka yang dari latar belakang orangtua tidak mampu, berhasil lolos dan kemampuan tidak diragukan. “Ya, memang persoalan ini yang sedang kami bahas agar pendidikan dikembalikan kepada aturan sebenarnya. Bukan sekedar mencari keuntungan semata,” tandasnya.

Lebih lanjut dikatakan, jika suatu lembaga perguruan tinggi hanya memperhitungkan bisnis semata, maka secara otomatis mereka yang datang dari keluarga tak mampu, sudah pasti tak dapat melanjutkan kuliah di fakultas kedokteran.

Secara terpisah Rektor Unmus Merauke, Philipus Betaubun mengaku, dengan akan dibukanya program studi pendidikan kedokteran gigi nanti, semua orang diberikan kesempatan mengikuti testing tanpa memandang latar belakang. Jika anak itu pintar, tentunya harus diberikan prioritas untuk kuliah, meskipun dari  keluarga tidak mampu. (Jubi/Ans)

frans

About Ans K

Ans K has written 576 post for tabloidjubi.com.

Ajax spinner
Pilihan Editor
Back To Top