;

1:54 am - Tuesday May 21, 2013

Author Archives: Benny Mawel

LABAKI PERTANYAKAN KINERJA KEJATI PAPUA

Written by | May 20, 2013 | 0
Zakeus Entama (Jubi/Mawel)
Zakeus Entama (Jubi/Mawel) Jayapura,20/5 (Jubi)—Koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat  Laskar Anak Bangsa Anti Korupsi Indonesia (LSM-LABAKI) Wilayah Pegunungan tengah Papua, Zakeus Entama mengatakan binggung dengan kinerja kejaksaan Tinggi Papua dalam menangani kasus penyalahgunaan kasus raskin di Kabupaten Jayawijaya.  Menurut Zakeus, Kejati Papua terkesan tidak mendapat dukungan operasional dari Kejaksan Agung RI.  Dia melontarkan pernyataan itu berdasarkan pengalamannya. Pasalnya saat melaporkan kasus penyalagunaan Raskin Jayawijata, malah  diminta melaksanakan tugas dinas Kejaksaan Tinggi Papua. “Kejati Papua meminta Labaki yang mendistribusikan surat panggilan ke orang-orang yang diduga dalam pengayalagunaan Raskin Jayawijaya,”tutur Zakeus Kepada tabloidjubi.com,

LABAKI PERTANYAKAN SURAT EDARAN KEJAGUNG

Written by | May 20, 2013 | 0
Zakeus Entama (Jubi/Mawel)
Zakeus Entama (Jubi/Mawel) Jayapura,20/5 (Jubi) - Kordinator Wilayah Pengunungan Tengah Papua, Lembaga Swadaya Masyarakat Laskas Anak Bangsa Anti Korupsi Indonesia (LSM-LABAKI), salah satu LSM yang mendukung penegakan hukum tetang penyalagunaan RAskin  mempertanyakan kebenaran surat edaran kejaksaan Agung RI  No.011/A/JA/04/20013. “Benarkah ada surat edaran kejagung Nomor ; 011/A/JA/04/20013 itu,”tanya Koordinator Labaki Wilayah Pengunungan Tegah Papua, Zakeus Entama ke tabloidjubi.com di Abepura, Kota Jayapura,  Papua, Senin (20/5). Menurut Zakeus, surat edaran itu menjadi pegangan kejaksaan Tinggi Papua itu tak bisa mengembangkan penyelidikan kasus korupsi di wilayah Kabupaten Jayawijaya. “Pihak kejati mengatakan tidak bisa bergerak karena salah satu point surat edaran

IPMPKDJ DEKLARASI TIM SEPAK BOLA AN BALIM MEKE

Written by | May 20, 2013 | 0
Bennyamin Lagowan Kemeja Putih (Ist)
Bennyamin Lagowan Kemeja Putih (IST) Jayapura, 20/5 (Jubi) - Ikatan Pelajar Mahasiswa Pemuda Katolik Dekenat Jayawijaya (IPMPKDJ) melalui Biro Minat dan Bakat mendeklrasikan tim sepak bola ‘An Balim Meke’ yang artinya ‘Saya milik Balim’. Deklarasi ini dihadiri para pemain, anggota, penggurus, senioritas dan pendamping IPMPKDJ. Kegiatan ini berlangsung di pendopo Herman Kossay, salah satu  sesepuh IMPKDJ,di Waena, Kota Jayapura, Senin (19/5). Menurut ketua IPMPKDJ, Benyamin lagowan menuturkan, pembentukan tim ini bagian dari usaha. Pengurus ikatan menyediakan fasilitas bagi pemain-pemain berbakat asal Kabupaten Jayawijaya yang ada di Kota Studi Jayapura. “Banyak mahasiswa yang berbakat sepak bola tidak ada tempat  yang memfasilitasi mereka mengembangkan bakatnya,” kata

FIF KREDIT MOTOR MEGECEWAKAN

Written by | May 20, 2013 | 0
Federal International Finance (FIF) (Ist)
Federal International Finance (FIF) (Ist) Jayapura,20/5(Jubi)—Para pelangan PT Federal International Finance (FIF) Kredit motor Cabang Kota Jayapura mengeluh dan kecewa karena pelayanan dari perusahaan jasa tersebut. FIF hanya aktif menagih kredit daripada melayani kebutuhan pelangan.   Keluhan itu disampaikan Elmil Wayar, salah satu warga yang mengambil motor kerdit FIF di Kota Jayapura kepada tabloidjubi.com, Senin (20/5). “Karyawan hanya sibuk mengurus terima uang dari pelangan daripada mengurus kepuasan pelangan,”ujarnya di Abepura,  Papua. Emil menuturkan pengalamannya kredit motor di FIF. “Saya sangat tidak puas. Terlambat bayar perusahaan tarik motor. Kita selesai bayar, mau ambil motor tidak dilayani dengan alasan ada kegiatan,”tutur Emil. Menurut Emil,

RUANG EKSPRESI DI PAPUA SEMAKIN MEMPRIHATIKAN

Written by | May 20, 2013 | 0
Olga Helena Hamadi (Ist)
Olga Helena Hamadi (Ist) Jayapura,20/5(Jubi)— Situasi membuat tersedianya ruang demokrasi bagi orang Papua dari waktu ke waktu semakin memprihatikan. Ruang ekpresi bagi kebebasan demokrasi  orang Papua semakin ditutup melalui larangan, penghadangan dan pembubaran demontrasi dari pihak keamanan.  “Menurut saya tidak menjadi lebih baik, karena negara selalu menggunakan aparat untuk menutup ruang tersebut, dengan cara melarang, maupun menangkap,”tutur Koordinator KontraS Papua, Olga Helena Hamadi, kepada tabloidjubi.com, Senin (20/5). Menurut dia, penutupan ruang ekspresi demokrasi itu disebabkan dua hal. “Pertama, perbedaan perspektif mengenai aturan, penafsiran atas hukum yang sepihak menjadi masalah,”katanya. Kedua, menurut Olga, ruang ekpresi ditutup dengan

30 PERUSAHAAN ILEGAL CURI EMAS

Written by | May 18, 2013 | 0
Tobias Bagubau (Jubi/Mawel)
Tobias Bagubau (Jubi/Mawel) Jayapura,18/5 (Jubi) - Tobias Bagubau, ketua Lembaga Masyarakat Adat suku Wolani, Mee dan Monny (LMA SWAMEMO) mengatakan sebanyak 30  perusahaan mengambil emas di wilayah Degeuwo, Kabupaten Paniai, Papua.         Menurut Tobias, perusahaan-perusahaan itu ada yang mengantongi surat izin, ada yang tidak mengantonggi surat izin operasi dari pemerintah Paniai dan pemilik hak ulayat. Dinas pertambangan megaku,  tiga perusahaan yang mengantogi izin, masing-masing PT. Martha Maining dengan luas area 28 ha, CV.Komputer 50 ha, PT. Madinah Qurrata Air 40 ha dan PT.Kota Bara 21.000 ha. Lanjut dia, pemerintah setempat mengklaim perusahaan itu sudah mengantongi izin. Sementara, kata dia, pemilik hak ulayat menggap  30 perusahaan yang sementara beroperasi di

FPPMJ: TERKAIT RASKIN, KEJATI PAPUA KELUARKAN PANGGILAN KETIGA

Written by | May 18, 2013 | 0
Yulianus Mabel (Jubi/Mawel)
Yulianus Mabel (Jubi/Mawel) Jayapura, 18/5 (Jubi) - Koordinator Forum Peduli Pembangunan Masyarakat Jayawijaya (FPPMJ), Yulianus Mabel, mengatakan pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua telah mengeluarkan panggilan ketiga bagi enam kepala distrik dan Kasubag Rumah Tangga Kabupaten Jayawijaya, terkait penyalahgunaan beras miskin (Raskin) di kabupaten itu. Menurut Yulianus, dari informasi yang didapat dari Kejati Papua, jika panggilan ketiga ini tak dipenuhi, maka Kejati Papua akan tindak pelaku penyalahgunaan Raskin di Jayawijaya itu. “Tindakannya, Asintel akan melimpahkan berkas kasus ini ke Pindsus untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme hukum berlaku. Mereka dipanggil untuk memberikan keterangan,” katanya, ke tabloidjubi.com, di Abepura, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (18/5). Yulianus

PERPUSTAKAAN MEMBANTU WARGA

Written by | May 18, 2013 | 0
Buku-buku di rak perputakaan kampung Singgri (Jubi/Mawel)
Buku-buku di rak perputakaan kampung Singgri (Jubi/Mawel) Sentani, 17/5 (Jubi) - Perpusatakaan mini milik Balai Kampung Singgri sangat membantu warganya. Bahkan warga bisa menimbah ilmu tentang cara bertani, beternak, dan berkeluarga yang baik, melalui buku-buku yang tersedia di perpustakaan itu. “Buku-buku ini menyangkut kehidupan, pertanian, peternakan, perkebunan dan perawatan kesehatan keluarga. Sehingga sangat membantu warga kampung ini,” kata Kepala Kampung Singgri, Otnyel Yapesang ke tabloidjubi.com, di Nimboran, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis (17/5). Menurut Otnyel, buku-buku yang ada di Balai Kampung Singgri merupakan bantuan dari Perputakaan Daerah.  “Bantuan buku-buku itu, sangat membantu warga saya. Dulu, mereka yang mau belajar kebingunan mengatasi masalah hama

DI SINGGRI, SUAMI ISTERI MENINGGAL AKIBAT HIV-AIDS

Written by | May 18, 2013 | 1
Otnyel Yapsenang(Jubi/Mawel)
Otnyel Yapsenang(Jubi/Mawel) Sentani, 17/5 (Jubi) - Kepala Kampung Singgri, Otnyel Yapesang mengatakan, dua warga kampugnya meninggal dunia akibat infeksi penyakit HIV-AIDS. “Isterinya meninggal duluan di tahun 2011 dan kemudian suaminya menyusul meninggal di tahun 2013,” katanya ke tabloidjubi.com, di Balai Kampung Singgri, Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (17/5). Setelah petugas medis memeriksa, kata Otnyel, suami dan istri ini ternyata terinfeksi HIV-AIDS. “Saya dipanggil rumah sakit, mereka mengatakan dan sampaikan kepada saya kalau dua orang warga saya ini, positif terinfeksi virus mematikan itu,” katanya. Menurut Otnyel, setelah mendengar itu, dirinya mendatangi warganya dari rumah ke rumah. “Saya beritahu warga, kita boleh duduk, makan,

PENDUKUNG FANATIK PERSIPURA DI KAMPUNG SINGGRI

Written by | May 17, 2013 | 0
Persipura (Ist)
Persipura (Ist) Sentani,17/5(Jubi)—Pendukung Persipura tidak hanya berada di kota-kota melainkan sampai di kampung terpencil. Warga kampung Singgri, salah satu distrik terjauh, terpencil, 100 Km dari Kota  Jayapura mengaku sebagai salah satu pendukung fanatik klub bertajuk Mutiara Hitam. Pengakuan itu datang dari kepala kampung Singgri Otnyel Yapsenang. “Warga kampung saya ini pendukung fanatik Persipura,”tuturnya kepada tabloidjubi.com, di Balai kampung, Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (17/5). Menurut Otnyel Yapsenang, fanatisme warga kampung itu sangat terlihat setiap warga menyaksikan pertadingan Persipura lewat siaran TV atau radio. Pertama, warga memadati balai kantor.  “Warga penuh dan bersemangat menyambut Persipura di kantor ini”,katanya. Kedua,

Switch to our mobile site

%d bloggers like this: