Author Archives: Benny Mawel
Zakeus Entama (Jubi/Mawel)
Jayapura,20/5 (Jubi)—Koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat Laskar Anak Bangsa Anti Korupsi Indonesia (LSM-LABAKI) Wilayah Pegunungan tengah Papua, Zakeus Entama mengatakan binggung dengan kinerja kejaksaan Tinggi Papua dalam menangani kasus penyalahgunaan kasus raskin di Kabupaten Jayawijaya.
Menurut Zakeus, Kejati Papua terkesan tidak mendapat dukungan operasional dari Kejaksan Agung RI. Dia melontarkan pernyataan itu berdasarkan pengalamannya. Pasalnya saat melaporkan kasus penyalagunaan Raskin Jayawijata, malah diminta melaksanakan tugas dinas Kejaksaan Tinggi Papua.
“Kejati Papua meminta Labaki yang mendistribusikan surat panggilan ke orang-orang yang diduga dalam pengayalagunaan Raskin Jayawijaya,”tutur Zakeus Kepada tabloidjubi.com,
Zakeus Entama (Jubi/Mawel)
Jayapura,20/5 (Jubi) - Kordinator Wilayah Pengunungan Tengah Papua, Lembaga Swadaya Masyarakat Laskas Anak Bangsa Anti Korupsi Indonesia (LSM-LABAKI), salah satu LSM yang mendukung penegakan hukum tetang penyalagunaan RAskin mempertanyakan kebenaran surat edaran kejaksaan Agung RI No.011/A/JA/04/20013.
“Benarkah ada surat edaran kejagung Nomor ; 011/A/JA/04/20013 itu,”tanya Koordinator Labaki Wilayah Pengunungan Tegah Papua, Zakeus Entama ke tabloidjubi.com di Abepura, Kota Jayapura, Papua, Senin (20/5).
Menurut Zakeus, surat edaran itu menjadi pegangan kejaksaan Tinggi Papua itu tak bisa mengembangkan penyelidikan kasus korupsi di wilayah Kabupaten Jayawijaya. “Pihak kejati mengatakan tidak bisa bergerak karena salah satu point surat edaran
Bennyamin Lagowan Kemeja Putih (IST)
Jayapura, 20/5 (Jubi) - Ikatan Pelajar Mahasiswa Pemuda Katolik Dekenat Jayawijaya (IPMPKDJ) melalui Biro Minat dan Bakat mendeklrasikan tim sepak bola ‘An Balim Meke’ yang artinya ‘Saya milik Balim’.
Deklarasi ini dihadiri para pemain, anggota, penggurus, senioritas dan pendamping IPMPKDJ. Kegiatan ini berlangsung di pendopo Herman Kossay, salah satu sesepuh IMPKDJ,di Waena, Kota Jayapura, Senin (19/5).
Menurut ketua IPMPKDJ, Benyamin lagowan menuturkan, pembentukan tim ini bagian dari usaha. Pengurus ikatan menyediakan fasilitas bagi pemain-pemain berbakat asal Kabupaten Jayawijaya yang ada di Kota Studi Jayapura. “Banyak mahasiswa yang berbakat sepak bola tidak ada tempat yang memfasilitasi mereka mengembangkan bakatnya,” kata
Federal International Finance (FIF) (Ist)
Jayapura,20/5(Jubi)—Para pelangan PT Federal International Finance (FIF) Kredit motor Cabang Kota Jayapura mengeluh dan kecewa karena pelayanan dari perusahaan jasa tersebut. FIF hanya aktif menagih kredit daripada melayani kebutuhan pelangan.
Keluhan itu disampaikan Elmil Wayar, salah satu warga yang mengambil motor kerdit FIF di Kota Jayapura kepada tabloidjubi.com, Senin (20/5).
“Karyawan hanya sibuk mengurus terima uang dari pelangan daripada mengurus kepuasan pelangan,”ujarnya di Abepura, Papua.
Emil menuturkan pengalamannya kredit motor di FIF. “Saya sangat tidak puas. Terlambat bayar perusahaan tarik motor. Kita selesai bayar, mau ambil motor tidak dilayani dengan alasan ada kegiatan,”tutur Emil.
Menurut Emil,
Olga Helena Hamadi (Ist)
Jayapura,20/5(Jubi)— Situasi membuat tersedianya ruang demokrasi bagi orang Papua dari waktu ke waktu semakin memprihatikan. Ruang ekpresi bagi kebebasan demokrasi orang Papua semakin ditutup melalui larangan, penghadangan dan pembubaran demontrasi dari pihak keamanan.
“Menurut saya tidak menjadi lebih baik, karena negara selalu menggunakan aparat untuk menutup ruang tersebut, dengan cara melarang, maupun menangkap,”tutur Koordinator KontraS Papua, Olga Helena Hamadi, kepada tabloidjubi.com, Senin (20/5).
Menurut dia, penutupan ruang ekspresi demokrasi itu disebabkan dua hal. “Pertama, perbedaan perspektif mengenai aturan, penafsiran atas hukum yang sepihak menjadi masalah,”katanya.
Kedua, menurut Olga, ruang ekpresi ditutup dengan
Tobias Bagubau (Jubi/Mawel)
Jayapura,18/5 (Jubi) - Tobias Bagubau, ketua Lembaga Masyarakat Adat suku Wolani, Mee dan Monny (LMA SWAMEMO) mengatakan sebanyak 30 perusahaan mengambil emas di wilayah Degeuwo, Kabupaten Paniai, Papua.
Menurut Tobias, perusahaan-perusahaan itu ada yang mengantongi surat izin, ada yang tidak mengantonggi surat izin operasi dari pemerintah Paniai dan pemilik hak ulayat. Dinas pertambangan megaku, tiga perusahaan yang mengantogi izin, masing-masing PT. Martha Maining dengan luas area 28 ha, CV.Komputer 50 ha, PT. Madinah Qurrata Air 40 ha dan PT.Kota Bara 21.000 ha. Lanjut dia, pemerintah setempat mengklaim perusahaan itu sudah mengantongi izin.
Sementara, kata dia, pemilik hak ulayat menggap 30 perusahaan yang sementara beroperasi di
Yulianus Mabel (Jubi/Mawel)
Jayapura, 18/5 (Jubi) - Koordinator Forum Peduli Pembangunan Masyarakat Jayawijaya (FPPMJ), Yulianus Mabel, mengatakan pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua telah mengeluarkan panggilan ketiga bagi enam kepala distrik dan Kasubag Rumah Tangga Kabupaten Jayawijaya, terkait penyalahgunaan beras miskin (Raskin) di kabupaten itu.
Menurut Yulianus, dari informasi yang didapat dari Kejati Papua, jika panggilan ketiga ini tak dipenuhi, maka Kejati Papua akan tindak pelaku penyalahgunaan Raskin di Jayawijaya itu. “Tindakannya, Asintel akan melimpahkan berkas kasus ini ke Pindsus untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme hukum berlaku. Mereka dipanggil untuk memberikan keterangan,” katanya, ke tabloidjubi.com, di Abepura, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (18/5).
Yulianus
Buku-buku di rak perputakaan kampung Singgri (Jubi/Mawel)
Sentani, 17/5 (Jubi) - Perpusatakaan mini milik Balai Kampung Singgri sangat membantu warganya. Bahkan warga bisa menimbah ilmu tentang cara bertani, beternak, dan berkeluarga yang baik, melalui buku-buku yang tersedia di perpustakaan itu.
“Buku-buku ini menyangkut kehidupan, pertanian, peternakan, perkebunan dan perawatan kesehatan keluarga. Sehingga sangat membantu warga kampung ini,” kata Kepala Kampung Singgri, Otnyel Yapesang ke tabloidjubi.com, di Nimboran, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis (17/5).
Menurut Otnyel, buku-buku yang ada di Balai Kampung Singgri merupakan bantuan dari Perputakaan Daerah. “Bantuan buku-buku itu, sangat membantu warga saya. Dulu, mereka yang mau belajar kebingunan mengatasi masalah hama
Otnyel Yapsenang(Jubi/Mawel)
Sentani, 17/5 (Jubi) - Kepala Kampung Singgri, Otnyel Yapesang mengatakan, dua warga kampugnya meninggal dunia akibat infeksi penyakit HIV-AIDS. “Isterinya meninggal duluan di tahun 2011 dan kemudian suaminya menyusul meninggal di tahun 2013,” katanya ke tabloidjubi.com, di Balai Kampung Singgri, Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (17/5).
Setelah petugas medis memeriksa, kata Otnyel, suami dan istri ini ternyata terinfeksi HIV-AIDS. “Saya dipanggil rumah sakit, mereka mengatakan dan sampaikan kepada saya kalau dua orang warga saya ini, positif terinfeksi virus mematikan itu,” katanya.
Menurut Otnyel, setelah mendengar itu, dirinya mendatangi warganya dari rumah ke rumah. “Saya beritahu warga, kita boleh duduk, makan,
Persipura (Ist)
Sentani,17/5(Jubi)—Pendukung Persipura tidak hanya berada di kota-kota melainkan sampai di kampung terpencil. Warga kampung Singgri, salah satu distrik terjauh, terpencil, 100 Km dari Kota Jayapura mengaku sebagai salah satu pendukung fanatik klub bertajuk Mutiara Hitam.
Pengakuan itu datang dari kepala kampung Singgri Otnyel Yapsenang. “Warga kampung saya ini pendukung fanatik Persipura,”tuturnya kepada tabloidjubi.com, di Balai kampung, Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (17/5).
Menurut Otnyel Yapsenang, fanatisme warga kampung itu sangat terlihat setiap warga menyaksikan pertadingan Persipura lewat siaran TV atau radio. Pertama, warga memadati balai kantor. “Warga penuh dan bersemangat menyambut Persipura di kantor ini”,katanya.
Kedua,