<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tabloidjubi.com &#187; Papua News</title>
	<atom:link href="http://tabloidjubi.com/?feed=rss2&#038;cat=13" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tabloidjubi.com</link>
	<description>The Papua News Portal</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 May 2013 14:13:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.4.2</generator>
		<item>
		<title>DI JAYAWIJAYA, 15 SISWA TIDAK LULUS UJIAN NASIONAL</title>
		<link>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/di-jayawijaya-15-siswa-tidak-lulus-ujian-nasional/</link>
		<comments>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/di-jayawijaya-15-siswa-tidak-lulus-ujian-nasional/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 12:26:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Islami Adisubrata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanah Papua]]></category>
		<category><![CDATA[kelulusan SMA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tabloidjubi.com/?p=28681</guid>
		<description><![CDATA[Wamena, 24/5 (Jubi) – Hasil kelulusan Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2012-2013 untuk tingkat SMA,... <a class="meta-more" href="http://tabloidjubi.com/2013/05/24/di-jayawijaya-15-siswa-tidak-lulus-ujian-nasional/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_28685" class="wp-caption alignleft" style="width: 350px"><a class="highslide" href="http://tabloidjubi.com/2013/05/24/di-jayawijaya-15-siswa-tidak-lulus-ujian-nasional/kelulusan-sma-di-wamena/" rel="attachment wp-att-28685"><img class="size-medium wp-image-28685" src="http://tabloidjubi.com/wp-content/uploads/2013/05/Kelulusan-SMA-Di-Wamena-340x257.jpg" alt="" width="340" height="257" /></a><p class="wp-caption-text">Keharuan siswa-siswi SMAN 1 Wamena ketika dinyatakan lulus 100%. (JUBI/ISLAMI)</p></div><br />
<br />
<strong>Wamena, 24/5 (Jubi)</strong> – <em>Hasil kelulusan Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2012-2013 untuk tingkat SMA, secara serentak diumumkan, Jumat (24/5).</em><br />
<br />
Khusus di Kabupaten Jayawijaya, Papua, data yang dikeluarkan Dinas Pendidikan, peserta ujian nasional tahun ini berjumlah 1.627 dengan rincian 1.117 peserta dari SMA dan 510 dari SMK.<br />
<br />
Jumlah 1.627 peserta ujian tersebut terbagi dalam 12 SMA dan 5 SMK. Dari hasil kelulusan itu, ada 15 orang siswa yang tidak lulus yaitu dari SMA YPK Betlehem 14 orang dan SMA Negeri Foreme 1 orang.<br />
<br />
“SMA ada 12 Sekolah jumlah yang ikut ujian 1.117 orang yang lulus 1.102 atau 98,7 persen untuk tingkat SMA yang tidak lulus 15 orang atau 1,3 persen. Sedangkan untuk tingkat SMK, ada 5 Sekolah dan jumlah peserta ujian tahun ini 510 dan lulus semua,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Jayawijaya, Murjono Murib ke <em>tabloidjubi.com</em> di ruang kerjanya, Jumat (24/5).<br />
<br />
Dikatakan, tingkat kelulusan tahun ini menurun dibandingkan tahun lalu dimana tingkat kelulusan hampir 100 persen. Di mana, ada banyak faktor yang menyebabkan kelulusan tahun menurun baik itu dari segi siswa yang mengikuti ujian itu sendiri bahkan faktor lainya.<br />
<br />
“Tahun ini menurun bisa saja dipengaruhi dari kesiapan anak-anak dan faktor lainnya. Bisa saja dengan system dari pada ujian itu sendiri yang berubah, padahal Guru mengajar sudah maksimal,” jelas Murib.<br />
<br />
Ketika disinggung mata pelajaran apa ke 15 siswa yang tidak lulus, Murib tidak dapat menjelaskan secara pasti. “Tidak bisa dijelaskan 15 anak ini jatuh pada mata pelajaran apa, karena jika ditumpuk di satu mata pelajaran berarti gurunya yang dipertanyakan. Misalnya, jika yang tidak lulusnya di IPS, Geografi, Matematika berarti itu dari kesiapan siswa yang ikut ujian itu sendiri, tetapi kalau semua siswa misalnya jatuh di mata pelajaran matematika berarti guru matematikanya yang dipertanyakan,” tegasnya.<br />
<br />
Meski begitu, bagi ke 15 siswa yang dinyatakan belum berhasil ini pada bulan Juni nanti bisa mengikuti ujian Paket C tahap II jika memang ingin cepat masuk perguruan tinggi. “Karena Paket C jika orang ingin mendapat pekerjaan, kuliah bisa cuma kebanyakan orang berfikir Paket C ini pendidikan yang rendah dan buangan, tetapi tidak demikian. Kalau memang tidak ambil pilihan itu, berarti satu tahun harus tunggu ujian nasional berikutnya,” terangnya.<br />
<br />
Sedangkan dari hasil kelulusan secara keseluruhan tahun ini, Murib berharap tahun depan tidak ada lagi yang tidak lulus sebanyak tahun ini. “Paling tidak 99% atau bahkan 100%,” harapnya.<br />
<br />
Sementara dari pantau <em>tabloidjubi. com</em> di beberapa Sekolah, seperti di SMA Negeri 1 Wamena, dari 289 siswa peserta ujian, seluruhnya lulus sehingga membuat baik Kepala Sekolah maupun guru-guru bangga atas apa yang diraih anak didiknya. “Sekolah kami merupakan siswa yang terbanyak saat ikut ujian nasional tahun ini, bahkan terbanyak se Pegunungan Tengah Papua, tetapi mereka bisa lulus semua sehingga membuat kami sebagai guru bangga,” ungkap Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Wamena, Yosep Wibisono.<br />
<br />
Sedangkan menurut Kepala Sekolah YPK Betlehem Wamena, Maria Okoka yang 14 siswanya tidak lulus, dari 14 siswa yang tidak lulus ini selama ini tidak mengikuti proses belajar di sekolah dengan baik. “Peserta didik yang ikut ujian 123 siswa dari 123 yang berhasil lulus 109 dan 14 belum berhasil,” kata Maria.<br />
<br />
Disisi lain diakui Maria Okoka, Sekolah YPK Betlehem ini memang masih kekurangan tenaga guru tetap untuk beberapa mata pelajaran, tetapi sekalipun guru tetapnya sedikit dari 123 siswa yang ikut ujian hanya 14 orang yang tidak lulus.<br />
<br />
“Kami cukup bangga karena baik yang lulus maupun tidak semua hasil kerja keras anak-anak tanpa adanya bantuan apapun dari sekolah maupun guru. Tetapi dari 14 yang tidak lulus, sudah ada tiga siswa yang mendaftar untuk ikut Paket C,” tandasnya. <strong>(Jubi/Islami)</strong><br/><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?locale=en_US&href=http%3A%2F%2Ftabloidjubi.com%2F2013%2F05%2F24%2Fdi-jayawijaya-15-siswa-tidak-lulus-ujian-nasional%2F&amp;layout=button_count&amp;show-faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:30px"></iframe>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/di-jayawijaya-15-siswa-tidak-lulus-ujian-nasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>POLDA PAPUA : BRIMOB KE PAPUA POS MURNI PATROLI</title>
		<link>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/polda-papua-brimob-ke-papua-pos-murni-patroli/</link>
		<comments>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/polda-papua-brimob-ke-papua-pos-murni-patroli/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 12:09:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Arjuna Pademme</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jayapura]]></category>
		<category><![CDATA[Brimob]]></category>
		<category><![CDATA[featured]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Papua]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tabloidjubi.com/?p=28671</guid>
		<description><![CDATA[Jayapura, 24/5 (Jubi) – Pihak Polda Papua mengklarifikasi pemberitaan tabloidjubi.com terkait kedatangan beberapa anggota Brimob... <a class="meta-more" href="http://tabloidjubi.com/2013/05/24/polda-papua-brimob-ke-papua-pos-murni-patroli/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_28672" class="wp-caption alignleft" style="width: 350px"><a class="highslide" href="http://tabloidjubi.com/2013/05/24/polda-papua-brimob-ke-papua-pos-murni-patroli/arjuna-jubi-polda-i-gede/" rel="attachment wp-att-28672"><img class="size-medium wp-image-28672" src="http://tabloidjubi.com/wp-content/uploads/2013/05/Arjuna-Jubi-Polda-I-Gede-340x226.jpg" alt="" width="340" height="226" /></a><p class="wp-caption-text">Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol I Gede Sumerta Jaya. (Jubi/Arjuna)</p></div><br />
<br />
<strong>Jayapura, 24/5 (Jubi) –</strong> <em>Pihak Polda Papua mengklarifikasi pemberitaan tabloidjubi.com terkait kedatangan beberapa anggota Brimob ke kantor redaksi Papua Pos, Selasa malam (21/05).</em><br />
<br />
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol I Gede Sumerta Jaya mengatakan, kedatangan anggota Brimob tersebut murni hanya untuk patroli. Tidak ada maksud lain seperti intimidasi atau sebagainya seperti yang diberitakan.<br />
<br />
“Jadi kami perlu klarifikasi agar tidak ada prasangka yang buruk. Ini hanya salah paham. Tak perlu dibesar-besarkan. Tidak ada maksud lain, kedatangan anggota Brimob ke kantor Papua Pos hanya patroli,” kata I Gede saat menghubingi <em>tabloidjubi.com</em>, Jumat (24/5) malam.<br />
<br />
Menurutnya, jika saat itu anggota Brimob yang menyambangi kantor redaksi Papua Pos mengambil gambar, hal untuk dokumentasi atau bukti yang akan ditunjukkan ke komandan mereka ketika ditanya kemana saja mereka patroli.<br />
<br />
“Namanya patroli akan ambil gambar karena nanti ketika ditanya komandan, patroli kemana saja mereka punya bukti. Padahal sebelumnya anggota yang patroli sudah bicara dangan karyawan yang ada di lantai bawah. Lalu datanglah Gultom yang juga wartawan Papua Pos. Tapi dia tidak tahu kalau sudah ijin dengan karyawan di bawah. Salahnya lagi karyawan yang mereka temui tidak menyampaikan itu ke pemprednya sehingga anggota ini dianggap nyelonong,” ujarnya.<br />
<br />
Menurutnya, sebelum ke kantor redaksi Papua Pos, terlebih dahulu anggota Brimob yang patroli itu mendatangi kantor Cenderawasih Pos. Namun karena ketika menanyakan keadaan sekitar kantor dan satpam mengatakan aman, mereka lalu lanjut ke kantor Papua Pos.<br />
<br />
“Namanya patroli ya paling-paling hanya tanya siatusi seperti apa. apakah tidak ada kecurian atau sebagainya. Selain itu kan saat pertemuan wartawan dan pempred media bebarapa waktu lalu dengan Wakapolda, ada permintaan dari pempred media agar kantor redaksi mereka selalu disambangi. Nah ini bagian dari itu. Jadi jangan disalah artikan dan dibesar-besarkan. Tidak ada makasud lain,” kata I Gede Sumerta Jaya.<strong> (Jubi/Arjuna)</strong><br />
<br />
&nbsp;<br/><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?locale=en_US&href=http%3A%2F%2Ftabloidjubi.com%2F2013%2F05%2F24%2Fpolda-papua-brimob-ke-papua-pos-murni-patroli%2F&amp;layout=button_count&amp;show-faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:30px"></iframe>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/polda-papua-brimob-ke-papua-pos-murni-patroli/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PERSIWA KALAH LAGI DI KANDANG</title>
		<link>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/persiwa-kalah-lagi-di-kandang/</link>
		<comments>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/persiwa-kalah-lagi-di-kandang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 11:55:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Islami Adisubrata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lembar Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Persiwa Wamena]]></category>
		<category><![CDATA[ticker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tabloidjubi.com/?p=28662</guid>
		<description><![CDATA[Wamena, 24/5 (Jubi) – Persiwa Wamena kembali mengalami kekalahan di kandang sendiri, usai dikalahkan tamunya... <a class="meta-more" href="http://tabloidjubi.com/2013/05/24/persiwa-kalah-lagi-di-kandang/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_28664" class="wp-caption alignleft" style="width: 350px"><a class="highslide" href="http://tabloidjubi.com/2013/05/24/persiwa-kalah-lagi-di-kandang/persiwa-kalah-dari-srwijaya/" rel="attachment wp-att-28664"><img class="size-medium wp-image-28664" src="http://tabloidjubi.com/wp-content/uploads/2013/05/Persiwa-Kalah-Dari-Srwijaya-340x266.jpg" alt="" width="340" height="266" /></a><p class="wp-caption-text">Pemain Persiwa, Yohanes Kabagaimo ketika menghalau bola dari kawalan lawan. (JUBI/ISLAMI)</p></div><br />
<br />
<strong>Wamena, 24/5 (Jubi)</strong> – <em>Persiwa Wamena kembali mengalami kekalahan di kandang sendiri, usai dikalahkan tamunya Sriwijaya FC 0-1 pada lanjutan Indonesia Super League (ISL), Jumat (24/5) di Stadion Pendidikan Wamena.</em><br />
<br />
Gol semata wayang Sriwijaya berhasil dicetak mantan pemain Persiwa Wamena, Erick Weeks Lewis pada menit ke 6 setelah sepakan kaki kirinya tak mampu dibendung penjaga gawang Persiwa, Dwi Kuswanto.<br />
<br />
Dengan kekalahan ini, posisi tim berjuluk “Badai Dari Pegunungan” itu semakin sulit di papan bawah klasemen sementara ISL musim 2012-2013, di mana dua laga away mereka saat tour Jawa Timur juga mengalami kekalahan.<br />
<br />
Mengawali laga, tuan rumah yang cukup banyak kehilangan pemain inti di putaran kedua ISL musim ini mencoba mengambil inisiatif menyerang. Sedangkan Sriwijaya sendiri, mencoba bertahan dan melakukan serangan balik.<br />
<br />
Strategi yang diterapkan pelatih Kas Hartadi terbukti jitu, disaat tim tuan rumah keasyikan menyerang, penyerangan tim tamu yang dikomandoi Erick Weeks dan Ramdani Lestaluhu berhasil menjebol gawang Persiwa.<br />
<br />
Berawal dari umpan Ponaryo Astaman kepada Herman Djumafo, dikontrol mantan pemain Persib Bandung itu dan member bola ke Ercik Weeks Lewis. Pemain yang musim lalu membela Persiwa itu, dengan sepakan kaki kiri andalannya sukses membobol jala Dwi Kuswanto. 0-1 untuk Sriwijaya.<br />
<br />
Setelah gol, tim tuan rumah terus mencoba menerebos barisan pertahanan Srwijaya yang menerapkan counter attack. Namun rapatnya barisan tim tamu yang dikawal Mahyadi Panggabean cs, menyulitkan O.K Jhon dkk menembusnya. Hasil 0-1 pun bertahan hingga turun minum.<br />
<br />
Di awal babak kedua, pelatih Persiwa Subangkit memasukan Jaelani Arey Sibi menggantikan Ronald Benard Amsamsium untuk menambah daya dobrak. Namun berkali-kali serangan yang dibangun ditambah buruknya penyelesaian akhir serta terkesan terburu-buru, hingga wasit Prasetyo Hadi meniupkan peluit panjang, kedudukan tidak berubah 0-1 bagi Sriwijaya FC.<br />
<br />
Usai laga pelatih Persiwa, Subangkit mengatakan, dalam penyelesaian akhir pemain tampil terlalu terburu-buru sehingga sejumlah peluang yang ada terbuang sia-sia. “Kita memang penyelesaian akhir jelek, tetapi dari segi permainan bagus. Karena sepanjang 2&#215;45 menit kita bisa menekan lawan,” ujar Subangkit kepada wartawan.<br />
<br />
Diakui Subangkit, saat ini tim sedang mengalami krisis pemain akibat belum dilunasinya hak-hak pemain, sehingga membuat beberapa pemain pindah klub bahkan kabur tanpa pemberitahuan. &#8220;Memang kita tidak ada pemain depan sekualitas Camara, karena ketika bola dikirim ke depan pasti hilang. Makanya kita butuh pemain depan atau target man,” tegasnya.<br />
<br />
Ditegaskan, pencaharian pemain depan dan tengah memang sangat mendesak. Hal ini pun telah dibicarakan dengan managemen, agar dapat menambah penyerang kalau tidak maka posisi Persiwa akan semakin merosot.<br />
<br />
“Yang jelas hari ini anak-anak main bagus, kita cuma tidak beruntung saja. Tentang satu-satunya gol dari Erick Weeks, itu semua karena memang pemain kurang antisipasi tendangannya yang dinilai bagus,” ungkap Subangkit.<br />
<br />
Sementara Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi mengakui hasil yang diraih di kandang lawan ini sesuatu yang luar biasa, karena target awal dating ke Wamena adalah incar hasil imbang.<br />
<br />
“Ini hasil yang bagus, sebetulnya kita hanya incar satu poin tetapi kebetulan bisa tiga poin sehingga tidak jauh dengan pesaing kita seperti Arema, Persib bahkan Persipura,” aku Kas Hartadi. <strong>(Jubi/Islami)</strong><br/><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?locale=en_US&href=http%3A%2F%2Ftabloidjubi.com%2F2013%2F05%2F24%2Fpersiwa-kalah-lagi-di-kandang%2F&amp;layout=button_count&amp;show-faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:30px"></iframe>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/persiwa-kalah-lagi-di-kandang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>LAGA PERSIPURA VS SRIWIJAYA DIMAJUKAN</title>
		<link>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/laga-persipura-vs-sriwijaya-dimajukan/</link>
		<comments>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/laga-persipura-vs-sriwijaya-dimajukan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 11:50:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Arjuna Pademme</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lembar Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Persipura]]></category>
		<category><![CDATA[ticker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tabloidjubi.com/?p=28647</guid>
		<description><![CDATA[Jayapura, 24/5 (Jubi) – Laga kandang kedua Persipura diputaran kedua Indonesia Super Liga (ISL) menghadapi... <a class="meta-more" href="http://tabloidjubi.com/2013/05/24/laga-persipura-vs-sriwijaya-dimajukan/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_28649" class="wp-caption alignleft" style="width: 350px"><a class="highslide" href="http://tabloidjubi.com/2013/05/24/laga-persipura-vs-sriwijaya-dimajukan/arjuna-jubi-pasolo/" rel="attachment wp-att-28649"><img class="size-medium wp-image-28649" src="http://tabloidjubi.com/wp-content/uploads/2013/05/Arjuna-Jubi-Pasolo-340x226.jpg" alt="" width="340" height="226" /></a><p class="wp-caption-text">Ketua Panpel Persipura, Fachrudin Pasolo. (Jubi/Arjuna)</p></div><br />
<br />
<strong>Jayapura, 24/5 (Jubi) –</strong> <em>Laga kandang kedua Persipura diputaran kedua Indonesia Super Liga (ISL) menghadapi Sriwijaya FC yang sesuai jadwal akan berlangsung, Selasa (28 Maret) mendatang dimajukan.  </em><br />
<br />
Ketua Panitia Pertandingan (Panpel) Persipura, Fachrudin Pasolo mengatakan, pertandingan Persipura melawan Sriwijaya FC dimajukan sehari yakni, Senin (27/5).<br />
<br />
“Iya pertandingan dimajukan sehari. Awalnya kan tanggal 28 Mei, namun karena Timnas akan main jadi jadwal dirubah dan laga Persipura menghadapi Sriwijaya dimajukan ke tanggal 27 Mei,” kata Fachrudin Pasolo, Jumat (24/5).<br />
<br />
Menurutnya, karena Panpel telah mencetak karcis pertandingan tertanggal 28 Mei, sehingga bagi masyarakat atau pendukunga Persipura yang sudah membeli karcis laga tersebut tak perlu khawatir karena karcis itu tetap berlaku untuk pertandingan tanggal 27 Mei.<br />
<br />
“Bagi masyarakat yang sudah membeli karcis jangan mengikuti tanggal yang tertera dikarcis karena pertandingan dimajukan ke tanggal 27. Namun tidak perlu takut, karcis itu tetap berlaku. Hanya tanggal mainnya saja yang dimajukan,” ujarnya.<br />
<br />
Selain itu Fachrudin juga mengharapkan agar suporter dan penonton Peersipura bisa lebih dewasa lagi saat memberikan dukung kepada ‘Mutiara Hitam’. Jangan lagi ada lemparan ke lapangan karena akan berbuntut sanksi dari PSSI.<br />
<br />
“Kita harap penonton bisa menonton dengan sportif dan tidak melempar ke lapangan. Ini agar kita tidak kena sanksi dari PSSI. Kalau kita mencintai Persipura, marilah kita mendukung dengan cara yang sportif dan tidak merugikan tim kita sendiri,” kata Fachrudin Pasolo. <strong>(Jubi/Arjuna) </strong><br/><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?locale=en_US&href=http%3A%2F%2Ftabloidjubi.com%2F2013%2F05%2F24%2Flaga-persipura-vs-sriwijaya-dimajukan%2F&amp;layout=button_count&amp;show-faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:30px"></iframe>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/laga-persipura-vs-sriwijaya-dimajukan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>AKIRNYA, 14 ATLIT TINJU PNG TIBA DI JAYAPURA</title>
		<link>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/akirnya-14-atlit-tinju-png-tiba-di-jayapura/</link>
		<comments>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/akirnya-14-atlit-tinju-png-tiba-di-jayapura/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 11:39:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Robert Wanggai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lembar Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Atlit Tinju PNG]]></category>
		<category><![CDATA[ticker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tabloidjubi.com/?p=28648</guid>
		<description><![CDATA[Wutung, 24/5 (Jubi) – Setelah tertunda sekian lama, akirnya tim tinju dari Provinsi Vanimo Papua... <a class="meta-more" href="http://tabloidjubi.com/2013/05/24/akirnya-14-atlit-tinju-png-tiba-di-jayapura/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_28652" class="wp-caption alignleft" style="width: 316px"><a class="highslide" href="http://tabloidjubi.com/2013/05/24/akirnya-14-atlit-tinju-png-tiba-di-jayapura/carol-wutung/" rel="attachment wp-att-28652"><img class=" wp-image-28652 " src="http://tabloidjubi.com/wp-content/uploads/2013/05/carol-wutung-340x255.jpg" alt="" width="306" height="230" /></a><p class="wp-caption-text">Carol Renwarin saat berjabat tangan dengan petinju Vanimo di Wutung PNG (Jubi/Roberth Wanggai)</p></div><br />
<br />
<strong>Wutung, 24/5 (Jubi)</strong> – <em>Setelah tertunda sekian lama, akirnya tim tinju dari Provinsi Vanimo Papua New Guinea (PNG) tiba di Jayapura dengan kekuatan 14 atlit yang dipimpin oleh tim manajer delegasi Vanimo, Tom Luke, Jumat, (24/5).</em><br />
<br />
Kedatangan rombongan itu dijemput langsung di Wutung-Skow oleh Pengprov Pertina Papua yang diwakili oleh Ketua Komtek Pertina, Carol Renwarin dan sejumlah pengurus. Sebelum melanjutkan perjalanan ke Jayapura, mereka dikalungi bunga yang masing-masing diserahkan oleh Wakil Sekda Provinsi Vanimo, Kundrat Tilao dan Kepala Biro Umum Provinsi Sandaun, Salmon Amo dan tim manajer Tom Luke.<br />
<br />
Carol Renwarin atas nama pemerintah Provinsi Papua, mengucapkan selamat datang kepada keempat belas petinju tersebut. Dia menambahkan, Pertina Papua sendiri dengan tangan terbuka menerima para petinju dari Vanimo untuk berlatih bersama di Jayapura, Papua,Indonesia.  <strong>(Jubi/Roberth Wanggai)</strong><br/><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?locale=en_US&href=http%3A%2F%2Ftabloidjubi.com%2F2013%2F05%2F24%2Fakirnya-14-atlit-tinju-png-tiba-di-jayapura%2F&amp;layout=button_count&amp;show-faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:30px"></iframe>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/akirnya-14-atlit-tinju-png-tiba-di-jayapura/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PELATIH PBR: SEMOGA PERSIPURA JUARA</title>
		<link>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/pelatih-pbr-semoga-persipura-juara/</link>
		<comments>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/pelatih-pbr-semoga-persipura-juara/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 11:28:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Arjuna Pademme</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lembar Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Persipura]]></category>
		<category><![CDATA[ticker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tabloidjubi.com/?p=28644</guid>
		<description><![CDATA[Jayapura, 24/5 (Jubi) – Usai timnya menahan imbang Persipura di Stadion Mandala Jayapura, Kamis (24/5),... <a class="meta-more" href="http://tabloidjubi.com/2013/05/24/pelatih-pbr-semoga-persipura-juara/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_28645" class="wp-caption alignleft" style="width: 350px"><a class="highslide" href="http://tabloidjubi.com/2013/05/24/pelatih-pbr-semoga-persipura-juara/arjuna-jubi-pelatih-pbr/" rel="attachment wp-att-28645"><img class="size-medium wp-image-28645" src="http://tabloidjubi.com/wp-content/uploads/2013/05/Arjuna-Jubi-Pelatih-PBR-340x226.jpg" alt="" width="340" height="226" /></a><p class="wp-caption-text">Pelatih Pelita Bandung Raya, Daniel Janackovik. (Jubi/Arjuna)</p></div><br />
<br />
<strong>Jayapura, 24/5 (Jubi) –</strong><em> Usai timnya menahan imbang Persipura di Stadion Mandala Jayapura, Kamis (24/5), pelatih Pelita Bandung Raya (PBR), Daniel Janackovik justru mengharapkan Persipura keluar sebagai juara Idonesia Super Liga (ISL) musim ini.</em><br />
<br />
Ia mengatakan, meski dirinya kecewa dengan kepimpinan wasit asal Jakarta, Suharto dilaga Persipura melawan PBR, namun ia senang bisa meraih poin di kandang ‘Mutiara Hitam’.<br />
<br />
“Kami gembira bisa ambil poin dilaga kali ini. Kami memang tim kecil tapi kami bisa bermain maksimal. Meski saya tidak puas dengan kepemimpinan wasit tapi Persipura bermain baik. Semoga saja diakhir musim Persipura bisa juara,” kata Daniel Janackovik.<br />
<br />
Sementara pelatih Persipura, Jacksen Tiago menilai, dilaga kali ini ‘Mutiara Hitam’ ibarat dua tim yang berbeda. Hal ini lantaran permianan agresif yang biasanya diperagakan Boaz Solossa dan kawan-kawan tak terlihat sepanjang babak pertama.<br />
<br />
“Meski menguasai permainan dibabak pertama, namun pemain bermain santai. Tidak banyak peluang yang tercipta. Seandainya kami bermain seperti setelah kebobolan duluan, saya rasa kita akan lebih muda. Tapi penyakit lama tim kita kambuh. Persipura seperti dua tim yang berbeda. Setelah kita kebobolan barulah muncul Persipura yang sesungguhnya, tapi sudah terlambat. Jadi ini sangat disayangkan,” ujar Jacksen.<br />
<br />
Dikatakan, gol lawan bukan karena lini belakang Persipura sedikit kendor lantaran absennya Octavia Dutra dan Ruben Sanady, namun tensi permainan tim Persipura yang sedikit santai.<br />
<br />
“Saya bukan itu. Pemain lain bisa mengisi posisi mereka. Ini bukan soal kolektifitas tim, tapi momen. Moment itu yang bisa merubah pertandingan. Setelah ini kita fokus menghadapi Sriwijaya dan menganalisa pertandingan dengan kepala dingin karena ini laga berbeda,” kata Jacksen.<strong> (Jubi/Arjuna)  </strong><br/><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?locale=en_US&href=http%3A%2F%2Ftabloidjubi.com%2F2013%2F05%2F24%2Fpelatih-pbr-semoga-persipura-juara%2F&amp;layout=button_count&amp;show-faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:30px"></iframe>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/pelatih-pbr-semoga-persipura-juara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BOAZ SELAMATKAN PERSIPURA DARI AIB DI KANDANG</title>
		<link>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/boaz-selamatkan-persipura-dari-aib-di-kandang/</link>
		<comments>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/boaz-selamatkan-persipura-dari-aib-di-kandang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 11:08:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Arjuna Pademme</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lembar Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Pesripura]]></category>
		<category><![CDATA[ticker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tabloidjubi.com/?p=28633</guid>
		<description><![CDATA[Jayapura, 24/5 (Jubi) – Kapten Persipura, Boaz Solossa menjadi pahlawan timnya saat ‘Mutiara Hitam’ menjamu... <a class="meta-more" href="http://tabloidjubi.com/2013/05/24/boaz-selamatkan-persipura-dari-aib-di-kandang/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_28634" class="wp-caption alignleft" style="width: 350px"><a class="highslide" href="http://tabloidjubi.com/2013/05/24/boaz-selamatkan-persipura-dari-aib-di-kandang/arjuna-jubi-krangar-zah/" rel="attachment wp-att-28634"><img class="size-medium wp-image-28634" src="http://tabloidjubi.com/wp-content/uploads/2013/05/Arjuna-Jubi-Krangar-Zah-340x226.jpg" alt="" width="340" height="226" /></a><p class="wp-caption-text">Zah Rahan Berusaha Melindungi Bola Dari Pemain Belakang PBR, Leo Tupamahu. (Jubi/Arjuna)</p></div><br />
<br />
<strong>Jayapura, 24/5 (Jubi) –</strong> <em>Kapten Persipura, Boaz Solossa menjadi pahlawan timnya saat ‘Mutiara Hitam’ menjamu Pelita Bandung Raya (PBR) pada lanjutan kompetisi Liga Super Indonesia (ISL) di Stadion Mandala Jayapura, Jumat (24/5).</em><br />
<br />
Gol dari pemain nomor punggung 86 dimenit ke 75 menyelamatkan tuan rumah dari kekalahan atau aib setelah sempat tertinggal 1-0 lewat gol Rendi Siregar dimenit ke 51.<br />
<br />
Sejak laga yang dimulai, Persipura menguasai jalannya pertandingan. Namun tak seperti biasanya, dilaga kali ini Boaz Solossa dan kawan bermain lebih santai. Sepanjang babak pertama Persipura minim meniciptakan peluang gol yang mengancam gawang lawan. Skor kacamata akhirnya menutup laga babak pertama.<br />
<br />
Memasuki babak kedua, permainan kedua tim tak banyak berubah. PBR lebih memilih menunggu datangnya serangan lawan lalu melakukan serangan balik. Strategi serangan balik yang dirancang tim tamu berbuah hasil dimenit ke 51.<br />
<br />
Berawal dari sepak pojok di area pertahanan PBR, Nova Arianto yang melihat Rendi Siregar tanpa pengawalan melakukan <em>long pass</em>. Rendi Siregar lalu menggiring bola ke area pertahan Persipura tanpa bisa dihentikan Bio dan Ortizan Solossa. Pemain nomor punggu 71 itu lalu melesapakan tendangan ke pojok kanan gawang ‘Mutiara Hitam’ yang tak bisa dijangkau Yoo Jae Hoon dan merubah skor menjadi 1-0.<br />
<br />
Tak ingin malu dihadapan pendukungnya, Persipura mulai bermain agresif. Karakter permainan ‘Mutiara Hitam’ yang sesungguhnya akhirnya terlihat juga. Dimenit ke 59, Persipura mendapat hadiah penalti dari wasit Suharto yang memimpin laga setelah Gerald Pangkali dijatuhkan penjaga gawang PBR, Tema Mursadat di kotak terlarang.<br />
<br />
Sayang Boaz Solossa yang menjadi eksekutor gagal menjalankan tugasnya.  Bola tendangannya membentur mistar gawang lawan. Guna menambah daya gedor timnya, pelatih Jacksen F Tiago memasukkan dua penyerang dimenit ke 61 yakni Feri Pahabol dan Lukas Mandowen menggantikan Gerald Pangkali serta Lim Jun Sik.<br />
<br />
Masuknya kedua pemain ini kian menghidupkan serangan tuan rumah. Hasilnya dimenit ke 75, Boaz Solossa sukses menjebol gawang PBR dan menyamakan skor menjadi 1-1 setelah bola sepakannya menyambut umpan <em>crossing</em> Ortisan Solossa dari sisi kiri pertahanan lawan tak bisa diatisipasi penjaga gawang PBR. Pasca gol itu, Serangan demi serangan terus dilancarkan ke pertahanan lawan, namun skor 1-1 menjadi akhir laga.<br />
<br />
Hasil seri ini tak mempengaruhi posisi Persipura di di puncak klasemen sementara ISL dengan nilai 48 hasil dari 20 kali pertandingan. Persipura akan kembali bertanding, Senin (27/5) melawan Sriwijaya FC di Stadion Mandala Jayapura.<strong> (Jubi/Arjuna)</strong><br />
<br />
&nbsp;<br/><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?locale=en_US&href=http%3A%2F%2Ftabloidjubi.com%2F2013%2F05%2F24%2Fboaz-selamatkan-persipura-dari-aib-di-kandang%2F&amp;layout=button_count&amp;show-faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:30px"></iframe>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/boaz-selamatkan-persipura-dari-aib-di-kandang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MARKUS HALUK : PUNCAK JAYA DI BUNGKAM</title>
		<link>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/markus-haluk-puncak-jaya-di-bungkam/</link>
		<comments>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/markus-haluk-puncak-jaya-di-bungkam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 11:00:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Benny Mawel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jayapura]]></category>
		<category><![CDATA[Puncak Jaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tabloidjubi.com/?p=28618</guid>
		<description><![CDATA[Jayapura, 24/5 (Jubi) &#8211;  Tekait kejadian yang menimpa Kabupaten Puncak Jaya, Papua, sejak April hingga... <a class="meta-more" href="http://tabloidjubi.com/2013/05/24/markus-haluk-puncak-jaya-di-bungkam/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_28623" class="wp-caption alignleft" style="width: 316px"><a class="highslide" href="http://tabloidjubi.com/2013/05/24/markus-haluk-puncak-jaya-di-bungkam/markus-haluk_thumb_medium380_0/" rel="attachment wp-att-28623"><img class=" wp-image-28623 " src="http://tabloidjubi.com/wp-content/uploads/2013/05/markus-haluk_thumb_medium380_0-340x236.jpg" alt="" width="306" height="212" /></a><p class="wp-caption-text">Markus Haluk (Jubi/Musa)</p></div><br />
<br />
<strong>Jayapura, 24/5 (Jubi)</strong> &#8211;  <em>Tekait kejadian yang menimpa Kabupaten Puncak Jaya, Papua, sejak April hingga Mei ini, Markus Haluk, Aktivis Hak Asasi Manusia di Jayapura, menilai pemerintah melalui pihak  kemanan membungkam suara demokrasi, suara kebebasan rakyat Puncak Jaya. Rakyat Puncak tidak bebas bergerak dari kampung ke dusun, dari dusun ke dusun, dari kampung ke kampung.</em><br />
<br />
“Puncak Jaya dibungkam. Kebenaran di bungkam. Kebebasan dipacung,”tutur Markus Haluk ke <em>tabloidjubi.com</em> di Jayapura,  Jumat (24/5).  Pemacungan kebebasan itu melalui aktivitas keamanan di Puncak Jaya. “Kemananan sedang melakukan intimidasi, penangkapan, pembunuhan sewenang-wenang,” tuturnya. Tindakan itu jelas mengganggu psikologi masyarakat.<br />
<br />
Markus menuturkan, tak bisa mengkalim kejadian terjadi sejak kapan hingga kapan. Markus hanya memastikan beberapa waktu terakhir ada pembungkaman suara warga yang mendiami Puncak Jaya. Informasi tindakan sewenang-wenang itu sulit di ketahui pihak luar. Menurut Markus, pihak keamanan membungkam suara kebenaran.<br />
<br />
“Orang tidak bisa membawa kamera masuk ke Puncak Jaya,” katanya. Markus mengaku, memperoleh infomasi tersebut dari warga Puncak Jaya. “Saya baru saja mendapat laparoran bahwa kejadian-kejadian pembungkaman sedang terjadi,” tuturnya.<br />
<br />
Markus  enggan memastikan jumlah korban, penangkapan, penganiayaan  dan pembunuhan warga Puncak Jaya. “Saya tidak mau memastikan jumlah  korban tetapi ada situasi itu di sana,”tuturnya lagi.<br />
<br />
Sebelumnya, Komite Nasional Papua Barat, dalam siaran persnya, pada 24 Mei lalu, memastikan jumlah korban kekerasan. “Sejak 1 April hingga hari ini korban 41 orang . 11 dari 41 itu telah ditemukan keluarga dalam keadaan tidak bernyawan. Selanjutnya, 30 orang belum jelas kebenaradaannya,” tutur Wim Medalama, juru bicara KNPB Pusat. <strong>(Jubi/Mawel)</strong><br />
<p align="center"></p><br/><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?locale=en_US&href=http%3A%2F%2Ftabloidjubi.com%2F2013%2F05%2F24%2Fmarkus-haluk-puncak-jaya-di-bungkam%2F&amp;layout=button_count&amp;show-faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:30px"></iframe>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/markus-haluk-puncak-jaya-di-bungkam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PASIEN DEMAM BERDARAH DIRAWAT DI LORONG UGD RSUD MERAUKE</title>
		<link>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/pasien-demam-berdarah-dirawat-di-lorong-ugd-rsud-merauke/</link>
		<comments>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/pasien-demam-berdarah-dirawat-di-lorong-ugd-rsud-merauke/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 10:36:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ans K</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanah Papua]]></category>
		<category><![CDATA[featured]]></category>
		<category><![CDATA[Pasien Demam Berdarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tabloidjubi.com/?p=28604</guid>
		<description><![CDATA[Merauke, 24/5 (Jubi) -Dalam dua bulan terakhir, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke ‘kebanjiran’ pasien... <a class="meta-more" href="http://tabloidjubi.com/2013/05/24/pasien-demam-berdarah-dirawat-di-lorong-ugd-rsud-merauke/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_28605" class="wp-caption alignleft" style="width: 350px"><a class="highslide" href="http://tabloidjubi.com/2013/05/24/pasien-demam-berdarah-dirawat-di-lorong-ugd-rsud-merauke/pasien-di-lorong-ugd-5/" rel="attachment wp-att-28605"><img class="size-medium wp-image-28605" src="http://tabloidjubi.com/wp-content/uploads/2013/05/pasien-di-lorong-ugd4-340x226.jpg" alt="" width="340" height="226" /></a><p class="wp-caption-text">Pasien demam berdarah di lorong-lorong di UGD RSUD Merauke (Jubi/Ans)</p></div><br />
<br />
<strong>Merauke, 24/5 (Jubi)</strong> -<em>Dalam dua bulan terakhir, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke ‘kebanjiran’ pasien yang umumnya adalah penderita demam berdarah. Akibat membludaknya penderita itu, daya tampung serta tempat  tidur di setiap bangsal, tidak mencukupi. </em><br />
<br />
Sehingga harus meminjam lagi tempat tidur lipat dari Kodim 1707 dan Dinas Sosial Kabupaten Merauke sebanyak kurang lebih seratus. Pasien yang datang pun, harus dirawat di lorong-lorong di Unit Gawat Darurat (UGD) serta beberapa tempat lainnya seperti ruangan pertemuan rumah sakit maupun salah satu bangunan yang sudah ditutup untuk direnovasi, namun harus dibuka kembali. Bahkan,  beberapa ruangan VIP maupun anak yang hanya ditempati  dua tempat tidur, disisip lagi dengan tempat tidur lipat yang mencapai kurang lebih lima, agar ditempati pasien.<br />
<br />
Direktur RSUD Merauke, Adolf Bolang saat ditemui <em>tabloidjubi.com</em> diruang kerjanya,  Jumat (25/5) menjelaskan, dalam beberapa hari terakhir, jumlah pasien demam berdarah di UGD agak berkurang jika dibandingkan minggu kemarin. Mereka yang datang, terpaksa hanya diberikan infus sambil duduk atau berdiri saja. Karena kehabisan tempat tidur  dan ruangan yang tidak mencukupi.<br />
<br />
Menurut dia, tenaga medis di RSUD Merauke pun mengalami kekurangan. Sehingga dilakukan kerjasama bersama Poltekes agar beberapa tenaga perawat ikut membantu menangani para pasien. Juga tambahan empat dokter dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Merauke. “Memang apa yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, Stef Osok jika demam berdarah sudah kategori kejadian luar biasa (KLB) sangat tepat. Karena pasien yang datang pun jumlahnya sangat banyak dalam sehari,” katanya.<br />
<br />
Ditanya berapa banyak yang telah dinyatakan positif, Bolang mengaku, berdasarkan hasil pendataan petugas medis, pada Bulan Mei sekitar 80 orang dan bulan sebelumnya April 26  orang. Jumlah itu, belum termasuk dengan yang masih dirawat di lorong-lorong maupun bangsal sekarang. Dipastikan jumlahnya akan terus mengalami kenaikan. Sedangkan empat orang sudah meninggal. Dimana, dua adalah dari Merauke sedangkan dua lain dari Kabupaten pemekaran.<br />
<br />
“Saya harus akui jika kita masih sangat kekurangan fasilitas tempat tidur serta ruangan. Sehingga jika pasien membludak seperti begini, pihak rumah sakit mengalami kesulitan. Meski demikian,  pelayanan terhadap setiap orang yang datang, dilakukan dengan cepat oleh tenaga medis. Minimal infus diberikan sebagai langkah awal penanganan,” tandasnya. <strong>(Jubi/Ans)</strong><br/><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?locale=en_US&href=http%3A%2F%2Ftabloidjubi.com%2F2013%2F05%2F24%2Fpasien-demam-berdarah-dirawat-di-lorong-ugd-rsud-merauke%2F&amp;layout=button_count&amp;show-faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:30px"></iframe>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/pasien-demam-berdarah-dirawat-di-lorong-ugd-rsud-merauke/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PARA GURU HENGKANG, KADISTRIK WAAN KECEWA</title>
		<link>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/para-guru-hengkang-kadistrik-waan-kecewa/</link>
		<comments>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/para-guru-hengkang-kadistrik-waan-kecewa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 10:10:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ans K</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanah Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tabloidjubi.com/?p=28598</guid>
		<description><![CDATA[Merauke, 24/5 (Jubi) &#8211; Kepala Distrik Waan, Frederikus Buer mengungkapkan kekecewaannya terhadap puluhan guru yang... <a class="meta-more" href="http://tabloidjubi.com/2013/05/24/para-guru-hengkang-kadistrik-waan-kecewa/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_28599" class="wp-caption alignleft" style="width: 350px"><a class="highslide" href="http://tabloidjubi.com/2013/05/24/para-guru-hengkang-kadistrik-waan-kecewa/frederikus-buer/" rel="attachment wp-att-28599"><img class=" wp-image-28599 " src="http://tabloidjubi.com/wp-content/uploads/2013/05/frederikus-buer-179x270.jpg" alt="" width="340" height="513" /></a><p class="wp-caption-text">Kepala Distrik Waan, Frederikus Buer (Jubi/Ans K)</p></div><br />
<br />
<strong>Merauke, 24/5 (Jubi)</strong> &#8211; <em>Kepala Distrik Waan, Frederikus Buer mengungkapkan kekecewaannya terhadap puluhan guru yang hengkang secara diam-diam dari tempat tugasnya di distrik tersebut dengan alasan beras tidak ada. Semestinya, mereka tidak harus mengambil sikap demikian untuk meninggalkan tempat tugas, karena masih ada cadangan makanan lain seperti umbi-umbian  maupun  pisang.</em><br />
<br />
<em></em>Kekecewaan itu disampaikan Buer ketika ditemui<em> tabloidjubi.com</em> di Kantor Pemerintahan Kampung dan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Merauke, Jumat (24/5).  “Saya akui jika ada ancaman kelaparan disana terutama hama yang menyerang tanaman masyarakat. Tetapi bahwa yang terserang itu adalah tanaman yang belum jadi. Sementara pada musim sebelum, sudah dipanen dan terdapat stok di masing-masing kampung,” katanya.<br />
<br />
Buer juga menilai, pemberitaan berbagai media yang menyoroti tentang ancaman kelaparan di Distrik Waan terlalu berlebihan. “Saya adalah orang asli dari distrik tersebut dan mengetahui akan kehidupan masyarakat setempat. Sehingga akan lebih baik jika rekan-rekan wartawan juga menanyakan kepada saya. Jangan hanya satu orang saja memberikan komentar yang mungkin dalam kenyataan tidak seperti demikian,” tegasnya.<br />
<br />
Dia mengaku, jika raskin bagi masyarakat dalam beberapa bulan terakhir, tidak dilakukan pendropingan kesana. Dengan demikian, cadangan pun habis dan masyarakat setempat hanya mengandalkan umbi-umbian maupun ikan. Tetapi tidak berdampak sangat serius hingga sampai kepada ancaman kelaparan. Karena merupakan makanan keseharian juga. Para guru yang bertugas disana, umumnya adalah orang dari luar. Sehingga ketika melihat beras tak ada, diam-diam hengkang ke Kota Merauke.<br />
<br />
Semestinya, lanjut Buer, para guru masih bisa mengkonsumi umbi-umbian maupun pisang yang ada sambil menunggu pendropingan raskin. “Memang kesulitan yang kita hadapi adalah transportasi yang tidak rutin ke Distrik Waan, kecuali dicarter. Jika dibandingkan dengan distrik lain, transportasi masih dapat dijangkau dengan darat maupun udara. Tetapi di Waan, tidak ada lapangan terbang dan rute kapal yang tetap,” tuturnya.<br />
<br />
“Saya berharap agar dalam waktu dekat, para guru dapat kembali ke tempat tugasnya masing-masing. Karena tentunya kegiatan belajar mengajar, tak berjalan dengan normal.  Beberapa hari kedepan juga, 60 ton beras sudah akan didroping ke Distrik Waan, setelah adanya instruksi langsung dari Bupati Merauke, Romanus Mbaraka,” ujarnya. <strong>(Jubi/Ans)</strong><br/><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?locale=en_US&href=http%3A%2F%2Ftabloidjubi.com%2F2013%2F05%2F24%2Fpara-guru-hengkang-kadistrik-waan-kecewa%2F&amp;layout=button_count&amp;show-faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:30px"></iframe>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tabloidjubi.com/2013/05/24/para-guru-hengkang-kadistrik-waan-kecewa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
