1 Desember, Polda Papua Siaga Satu
Filed in: Jayapura
Berita Terkini :
- PERSIPURA KALAHKAN GRESIK UNITED 0-1
- KABILAH DISTRIK ABEPURA REBUT LAGI JUARA
- HONOR KPPS PILKADA GUBERNUR PAPUA DIBAYARKAN
- ORANG KAMPUNG JUGA BISA JADI PENGELOLAH
- BELUM SATUPUN PARPOL KEMBALIKAN BERKAS
- TIM EVAKUASI FREEPORT TEMUKAN LAGI 2 KORBAN JIWA
- KAMPUNG HOMFOLO TAK KESULITAN AIR BERSIH LAGI
- SATELIT ORARI MAMPU MENEMBUS BELAHAN DUNIA
- ANAK-ANAK CACAT DITAMPUNG DAN DIDIDIK
- TAAT BERAGAMA BELUM TENTU AMAN DARI HIV/AIDS
Jayapura (30/11) — Polda Papua siaga satu dan mengerahkan 2/3 kekuatan yang ada atau sekitar 6000 personil lebih guna mengamankan tanggal 1 Desember yang selama ini diperingati sebagian pihak sebagai HUT TPN/OPM.
Humas Polda Papua, AKBP I Gede Sumerta Jaya mengatakan, 1 Desember sebenarnya tidak ada hal-hal istimewa hanya saja aktivitas Polri di Polda Papua yang kegiatannya biasanya rutin-rutin saja ditingkatkan menjadi siaga satu.
“Siaga satu artinya, kita menyiagakan 2/3 dari kekuatan yang ada. Baik Polsek, Polres dan Polda. Kita juga minta bantuan dari TNI yang nantinya ikut melakukan siaga dan pengamanan-pengamanan yang diminta masyarakat yang berkaitan dengan keagamaan. Kan besok hari Sabtu ada gereja yang melakukan kegiatan keagamaan,” kata AKBP I Gede Sumerta Jaya, Jumat (30/11).
Namun dikatakannya, secara keseluruhan situasi Kota Jayapura khususnya dan Papua umumnya cukup kondusif. Menjelang 1 Desember tidak ada sedikit pun ancaman, baik bagi masyarakat mau pun TNI Polri.
“Namun jika ada Bendera Bintang Kejora berkibar dan pelaku ada di tempat kita tangkap dan kita proses sesuai aturan hukum. Tapi jika hanya bendera saja ya kita turunkan. Hingga saat ini juga kami belum menerima surat pemberitaan menggelar aksi demo dari kelompok-kelompok tertentu di Kota Jayapura. Kalau pun ada yang meminta ijin. Maka kami tidak mengijinkan. Jika ada yang mencoba melakukan aksi demo, maka akan dibubarkan,” jelasnya.
Ditambahkannya, jika ada masyarakat yang melakukan ibadah bersama, tentu pihaknya akan mengawal agar ibadah tersebut berjalan lancar. Selain itu masyarakat juga diharapkan tidak terpengaruh atau terprovokasi dari kelompok-kelompok yang ingin membuat situasi di Papua ini tidak baik.
“Saya harap masyarakat tidak terprovokasi. Yang nantinya akan merugikan diri kita sendiri. Cermatilah setiap isu yang berkembang mari kita sama-sama berdoa, agar bulan Desember benar-benar menjadi bulan yang damai dan suci,” tandas I Gede Sumerta Jaya. (Jubi/Arjuna)
Related Posts
- May 1, 2013 -- KIBARKAN BINTANG KEJORA, 15 WARGA TIMIKA DITAHAN POLISI (0)
- May 10, 2013 -- AI MINTA INVESTIGASI INDEPENDEN UNTUK INSIDEN 1 MEI (2)
- November 24, 2012 -- 1 Desember, Polda Papua Prioritaskan Pengamanan di Tujuh Wilayah (2)
- December 4, 2012 -- Polri Jadi Pengacau Di Papua (1)
- December 20, 2012 -- AMP : 19 Desember 1961, Awal Penjajahan Indonesia atas Negara Papua Barat (1)




