;

5:34 pm - Thursday May 23, 2013

Angkatan Kerja di Papua Bertambah 48.706 orang

Penulis : | 21:38 | December 3, 2012 | 1
Filed in: Jayapura

KEPALA BPS PROVINSI PAPUA, DJAROT SOETANTO



Jayapura (3/12) — Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Papua, Djarot Soetanto mengatakan, jumlah angkatan kerja dan penduduk yang bekerja di Papua pada Agustus 2012 mengalami kenaikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Dimana tercatat jumlah angkatan kerja mencapai 1.585.434 orang atau bertambah 48.706 orang dibanding jumlah angkatan kerja Agustus 2011 tetapi turun 6.295 orang dibanding angkatan kerja pada Februari 2012.

“Jumlah penduduk yang bekerja pada Agustus 2012 mencapai 1.527.933 orang turun 17.534 orang dibandingkan Februari 2012, namun bertambah 51.706 orang dibandingkan keadaan setahun yang lalu,” kata Djarot Soetanto kepada wartawan, di Jayapura, Senin (3/12).

Sementara itu, ujar Djarot, jumlah pengangguran di Papua pada Agustus 2012 mencapai 57.501 orang atau 3.63 persen total angkatan kerja, dibandingkan keadaan Februari 2012 mengalami kenaikan sebesar 11.275 orang sedangkan dibandingkan keadaan Agustus 2011 mengalami penurunan sebesar 3000 orang, sedangkan jika dilihat dari indikator tingkat pengangguran terbuka (TPT) maka selama setahun terakhir mengalami penurunan, yakni dari 3,94 persen menjadi 3,63 persen.


“Jumlah penduduk yang bekerja mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya mengakibatkan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga mengalami penurunan, tercatat sebesar 78,91 persen pada Agustus 2012. Kenaikan jumlah penduduk yang bekerja diirngi juga oleh kenaikan TPAK, dibandingkan setahun yang lalu, jumlah penduduk yang bekerja mengalami kenaikan sehingga TPAK Papua dibandingkan Agustus tahun 2011 naik sebesar 0,46 persen,” jelasnya.

Sedangkan jika dilihat penduduk yang bekerja menurut lapangan pekerjaan, kata Djarot, jumlah penduduk yang bekerja pada Agustus 2012 mengalami penurunan selama enam bulan terakhir, ditinjau dari menurut lapangan pekerjaan.

“penurunan jumlah tenaga kerja terjadi pada sektor pertanian dan perdagangan. Sedangkan sektor industry, jasa kemasyarakatan dan sektor lainnya mengalami peningkatan jumlah tenaga kerja,” katanya. (Jubi/Alex)

No comments yet.

Leave a Reply

*


seven − = 3

Switch to our mobile site

%d bloggers like this: