;

3:44 pm - Friday May 24, 2013

Menyiapkan Panggung Bagi Boaz Solossa

Penulis : | 19:03 | January 4, 2013 | 0
Filed in: Features, Lembar Olahraga

Kapten Tim Persipura Jayapura, Boaz T. Solossa (Jubi/Levi)



Jayapura, (4/1)Kapten Persipura, Boaz T Solossa sejak awal sudah diprediksi bakal bangkit lagi paska cidera yang dialaminya selama musim 2011-2012. Hasilnya pemain Persipura mendukung Beto menjadi top skore dengan 25 pundi-pundi gol, sementara Boaz hanya ikut memberi dukungan dari luar lapangan.

Kini, Boaz bangkit dan memimpin rekan-rekannya untuk menorehkan prestasi gemilang menuju tahta juara ISL 2012-2013 yang akan bergulir pada 6 Januari mendatang. Persipura akan melakukan pertandingan tandang ke Bandung melawan Persib, pada 13 Januari, seandainya klub Maung Bandung tetap di ISL dan tidak pindah ke IPL.

Manajer Persipura Rudi Maswi kepada tabloidjubi.com belum lama ini mengatakan Persipura akan berangkat pada Minggu(6/1) menuju laga ISL melawan Persib Bandung. Persipura sudah mulai melakukan latihan perdana pada Kamis(3/1) di Lapangan Mandala. Coach Jacksen F Tiago hanya bilang ada sedikit penurunan stamina sejak latihan terakhir. Namun pelatih asal Brasil ini menambahkan masih ada tiga kali latihan sebelum bertolak ke Bandung.

Materi latihan itu lanjut Jacksen meliputi Jumat (4/1) , pagi hari fitness dan sorenya latihan di pantai Base G, sedangkan  Sabtu(5/1) latihan khusus tendangan bola-bola mati dan sore juga latihan. Minggu(6/1) berangkat ke Bandung. Sebelum bertanding melawan Persib Bandung, Boaz T Solossa dan kawan-kawan akan melakukan ujicoba melawan Persikabo Bogor.

Mantan pelatih Persipura U18 dan PON Papua, Ferdinando Fairyo menilai skuad Persipura musim ini merata mulai dari lini belakang ada Bio Pauline, Octavio Dutra, Ruben Sanadi dan Ortisan Solossa. Sedangkan lini tengah ada Imanuel Wanggai, Gerald Pangkali, Zah Rahan, Ian Luiz Kabes dan lini depan Boaz , Patrich Wanggai  dan Ferinando Pahabol.


Meski sarat Persipura dengan pemain bagus, Boaz T Solossa harus memainkan perannya sebagai pencetak gol. Walau pelatih asal Brasil JF Tiago selalu mengingatkan pemainnya kalau setiap pemain harus berikan bola kepada pemain yang punya peluang bikin gol.

Mengapa Boaz T Solossa harus memainkan peran  di atas panggung sebagai pemain depan? Pemain kelahiran 26 tahun lalu ini memiliki naluri dan insting yang luar bisa dalam membikin gol. Pemain memiliki peran sentral dalam permainan tim Mutiara Hitam tanpa meremehkan peran pemain lainnya. Hanya saja Boaz dan Patrick harus berbagai peran agar tidak saling egois dalam membikin gol. Persipura pernah memiliki striker Jeremiah, Beto dan Boaz di mana tiga striker ini berbagai peran saat Boaz atau Beto mandul, Jeremiah bisa menjawab kebuntuan. Sebelumnya peran menjawab kebuntuan pernah pula dimainkan oleh Titus Bonay.

Saat ini Persipura memiliki stok striker melimpah mulai, dari Tinus Pae, Lukas Mandowen, Patrcik Wanggai dan Ferinando Pahabol. Pasangan Boaz dan Patrick diharapkan mampu merepotkan barisan pertahanan belakang tim lawan. Begitupula Ferinando Pahabol mampu menerobos pertahanan lawan yang berlapis-lapis.  Mampukah para striker Persipura memainkan peran Ernest Jeremiah atau Titus Bonay sebagai si penjawab kebuntuan ?(Jubi/Dominggus A Mampioper)

No comments yet.

Leave a Reply

*


+ five = 12

Switch to our mobile site

%d bloggers like this: