Mantapkan Musorprov, KONI Papua Gelar Rapat
Berita Terkini :
- LATIHAN PERTAMA, ATLIT VANIMO DAN JAYAPURA DIKOREKSI
- KONI YAPEN DIMANDATKAN GELAR REORGANISASI PERTINA
- TAHANAN POLITIK PAPUA TOLAK TAWARAN AMNESTY DARI PEMERINTAH RI
- PAULUS HARTONO : PAPUA PENTING UNTUK TRAUMA HEALING
- KUNJUNGAN TINJU PNG PERERAT HUBUNGAN DIPLOMATIK
- DR SOEDANTO, PEMENANG LIPUTAN 6 AWARDS, CONTOH UNTUK DOKTER LAINNYA DI PAPUA
- STATUS WPNCL DI MSG MUNGKIN AKAN DITENTUKAN LEWAT VOTING
- MARSELUS DOU DILANTIK JADI ANGGOTA PAW KPU MIMIKA
- DI JAYAWIJAYA, 15 SISWA TIDAK LULUS UJIAN NASIONAL
- POLDA PAPUA : BRIMOB KE PAPUA POS MURNI PATROLI
Jayapura (8/1)—Guna mematangkan kesiapan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) yang akan dilaksanakan pada Maret 2013 mendatang, maka KONI Papua akan menggelar rapat. Rencanannya, rapat ini akan digelar, Rabu (9/1), di ruang rapat KONI Papua dengan dua agenda, selain rapat rutin tahun 2013, juga persiapan Musorprov.
Undangan yang ditandatangani Ketua Harian KONI Papua, Ir. HE. Mackbon, M.Si itu akan berlangsung pukul 13.00 WIP di ruang rapat kantor KONI Papua. Humas KONI Papua, Stev Dumbon, mengakui persyaratan untuk mengikuti Musorprov adalah kepengurusan Pengurus Provinsi (Pengprov) yang masih berlaku aktif. “Salah satu syarat untuk ikut Musorprov, kepengurusan Pengprov masih berlaku aktif,”bilang Stev Dumbon, Selasa, (8/1) di Kantor KONI Papua, APO Jayapura.
Itu sebabnya dia meminta kepada Pengprov cabang olahraga yang tidak aktif untuk segera buat Musda. Dia mengakui untuk Musorprov kali ini jauh lebih ketat. Itu sebabnya dengan sisa waktu dua bulan jelang Musorprov, Stev Dumbon berharap Pengprov masing-masing cabor untuk segera melakukan konsolidasi organisasi cabor masing-masing. “PSSI salah satu contohnya yang berakir bulan Maret,” kata Stev Dumbon. (Jubi/Roberth Wanggai)





Model pendekatan ini secara psikogisnya merasa terganggu dan tidak nyaman apalagi tanpa surat pemberitahuan lebih dulu lalu pihak Brimob masuk di rumah orang. Hal ini sama saja dengan pencuri. Jadi Polda Papua mesti bertanggung jawab secara moral bagi wartawan Papua Pos.
Model pendekatan ini secara psikologisnya merasa terganggu dan tidak nyaman apalagi tanpa surat pemberitahuan lebih dulu lalu pihak Brimob masuk di rumah orang. Hal ini sama saja dengan pencuri. Jadi Polda Papua mesti bertanggung jawab secara moral bagi wartawan Papua Pos.
itu bukan patroli tetapi datang dengan maksud lain, karena selama in tidk perna lakukan hal itu. juga Brimob datang tanpa ada surat ijin yang jelas, Polda Papua harus bertanggung jawab….
mereka datang karena ada maksud dan tujuan tertentu..
Analisa Konflik :
Pendekatan Peluang : Tujuan Pengambilan Gambar.( Bobot : 1. Kecil, 3. Sedang, 5. Besar)
1. Memberikan asumsi sementara (Tekanan Psikologi) terutama terhadap media indenpendesi……dalam melaporkan perkembangan papua. (3)
2. Sebagai media informasi bagi satuan-satuan tugas yang baru, datang ke tanah papua (Jayapura) untuk mengenal (lokasi garis merah)..dalam bertugas atau pengawasan. (4)
3. Mendokumentasikan Keberadaan kantor tersebut sebagai bagian dari laporan keamana untuk di kelolah (1).
4. Mendokumentasikan untuk pihak lain yang membutuhkan…….(5).
5. Eksen pengalihan Isu……(5).
Kesimpulan :
1. Apabila dalam jajaran POLRI/TNI ada berombakan besar-besaran atau pergantian kepemimpinan di antara jajaran ini maka….merekalah yang membutuhkan informasi (gambar lokasi tersebut)…..
2. Pengembangan dan Penggelolaan Eksprimen Tugas Rahasia…
Tni-POlri = Teroris Negara Iblis Indonesia.
TERORIS BESAR DI INDONESIA ADALAH TNI & POLRI.