;

10:42 am - Thursday May 23, 2013

Tag Archives: Benny

Rektor Uncen Membuka Turnamen Asrama Rusunawa Cup

Written by | November 13, 2012 | 0
Festus Simbiak Memukul Bola (Jubi/Mawel)
Festus Simbiak Memukul Bola (Jubi/Mawel) Jayapura (12/11)—Rektor Universitas Cenderawasih (Uncen) Papua, Festus Simbiak membuka Turnamen HUT Asrama Uncen Rusunawa Cup yang pertama. Pembukaan turnamen ini ditandai penendangan bola kaki dan pemukulan bola volly.   Sebelum membuka turnamen ini secara resmi, Festus berpesan kepada para mahasiswa agar mengutamakan kebersamaan dibanding sistem pertandingan, kalah dan menang dalam bertanding. “Bukan sistem pertadingan yang penting, melainkan persahabatan yang penting,” katanya, di Waena, Kota Jayapura, Papua, Senin (12/11).   Menurut Festus, pertandingan ini tak hanya membawa jalinan persahabatan antara penghuni asrama, melainkan juga pihak luar. “Persahabatan antara kalian dan pihak luar sangat penting  melalui

Kapolresta Jayapura Bantu Rp 50 Juta ke Asrama Uncen Rusunawa

Written by | November 13, 2012 | 0
Alfred Papare Gelar pengecatan Asrama Rusunawa Uncen
Alfred Papare Gelar pengecatan Asrama Rusunawa Uncen (Jubi/Mawel) Jayapura, (13/11)— Kapolresta Jayapura, AKBP. Alfred Papare menyumbangkan bantuan dana sebesar Rp 50 juta bagi mahasiswa Uncen di Asrama Rusunawa, Waena. Sumbangan ini sekaligus sebagai bentuk partisipasinya dalam kegiatan HUT Pertama, Asrama Rusunawa. “Tadi sore saya lewat di sini dan aik-adik pakai  karton untuk meminta sumbangan. Kita tidak boleh begitu dan saya akan bantu proposal  Rp 50 juta yang disampaikan oleh adik-adik.” ujar Papare . Selain itu Kapolresta Jayapura juga menyerahkan bantuan berupa material cat bangunan untuk mengecat kembali Asrama Rusunawa yang sudah luntur. “Kondisi bangunan sudah luntur. Kami inisiatif untuk membantu dan akan menggelar pengecatan empat  Asrama Rusunawa,”

Komisi Berharap Bupati Intan Jaya Perhatikan Pembangunan SDM

Written by | November 10, 2012 | 0
Dari Kanan, Karel, jebedius dan Misael Baju Merah Ketua Komisi (Jubi/Mawel)
Jayapura, (10/11)—Komunitas Mahasiswa Independen Somatua Intan Jaya (Komisi) mengungkapkan sejumlah harapan kepada bupati terpilih, Natalis Tabuni. Mahasiswa berharap, Natalis Tabuni memperhatikan pembangunan Sumber Daya Manusia(SDM), mengali potensi Intan Jaya. Pemimpin  harus merasakan penderitaan rakyat dan merangkul semua komponen di Kabupaten Intan Jaya.   Harapan itu disampaikan ketua Komisi, Misael Maisini kepada www.tabloidjubi.com. Kamis (8/11) di Buper-Waena, Kota Jayapura, Papua. “Kami sangat terbatas dengan Sumber Daya Manusia (SDM) sehingga Bupati Intan Jaya terpilih harus menyiapkan SDM, pertambangan, parawisata, pendidikan dan kesehatan,”kata Misael Maisini. Dikatakan harus mempersiapkan tenaga guru karena sangat dibutujkan. Karena itu, kata dia  pihak

Umat Koya Butuh Lembaga Pendidikan Katolik

Written by | November 8, 2012 | 0
Mahasiswa STFT 'FT' Presentasekan Hasil Penelitian
Jayapura, (8/11)—Akibat kekurangan guru agama dan tidak ada lembaga pendidikan Katolik, sehingga anak-anak Katolik Koya timur tidak mendapatkan pendidikan iman formal. Anak-anak hanya mengikuti tata cara yang diterapkan di sekolah negeri. Karena itu, gereja bersama pemerintah harus memperhatikan nasib anak Katolik.       “Koya timur, mayoritas umat katolik. Anehnya hanya satu guru agama dan tidak ada sekolah katolik. Anak-anak tidak buat tanda salib. Mereka hanya menunduk,”kata Sandro, ketua tim peneliti mahasiswa Sekolah Tinggi Filsafat Teologi (STFT) Fajar Timur, angkatan 2009 kepada www.tabloidjubi.com, di Abepura, Kota Jayapura, Papua, Rabu (7/11).   Kenyataan anak-anak tidak mendapatkan hak pendidikan iman ini sangat aneh. Anak menjadi korban

Octovianus Mote: Dialog Papua Menjadi Perhatian Dunia Kecuali Pemerintah Australia

Written by | November 8, 2012 | 0
Octavianus Motte kana (Google/Julankurimameke)
Jayapura, (8/11)—RadioABC  Australia edisi Indonesia, 7 November memberitakan Octovianus Mote, Negosiator Perdamaian Papua keliling dunia, telah berbicara untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di berbagai negara tentang apa yang terjadi di Papua. Mantan wartawan  Harian Pagi Kompas di Papua dan Litbang Kompas ini berada di Australia untuk melakukan dialog dengan masyarakat di Australia di Universitas Victoria.   Menurut Ocotvianus Mote dalam wawancara di Radio Australia belum lama ini, perjalanannya ke berbagai negara kemudian ke Australia guna mencari dukungan dunia mengenai dialog soal Papua. “Saya lakukan perjalanan ini mencari dukungan dari berbagai pihak di luar negeri untuk memberikan suatu penguatan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bahwa dialog itu amat

Mahasiswa STFT “FT” Seminarkan Hasil Penelitian

Written by | November 8, 2012 | 0
Suasan Seminar di STFT Fajar Timur (Jubi/Mawel)
Jayapura, (8/11)—Mahasiswa Sekolah Tinggi Filsafat Teologi “Fajar Timur” (STFT ‘FT’) angkatan 2009 seminarkan hasil penelitian Pelayanan Pastoral berbasis data di Koya selama satu bulan. Seminari ini berlangsung di aula STFT Fajar Timur, Rabu (7/11).       “Kami akan presentasekan semua hasil penelitian selama sebulan di Koya,Distrik Muara Tami,”kata moderator seminar, Sakeus  Bumen kepada peserta seminar.   Menurut dia para peneliti telah menemukan banyak persoalan pelayanan pastoral antara lain banyak  umat yang belum menerima sakramen-sakramen penting dalam gereja Katolik. “Banyak umat belum terima komuni, krisma dan sakramen perkawinan,”kata para pemateri yang dipimpin ketua tim peneliti,Sandro ini.   Selain itu,

Aktivis KNPB Fakfak, Klismon Woi Meninggal

Written by | November 6, 2012 | 0
Jenazah aktivis KNPB yang ditemukan tewas beberapa waktu lalu (facebook.com)
Jenazah aktivis KNPB yang ditemukan tewas beberapa waktu lalu (facebook.com) Jayapura,  (6/11)–-Website resmi Komite Nasional Papua Barat (KNPB), knpbnews.com yang dikutip tabloidjubi.com, Selasa (6/11)  telah memberitakan Klismon Woi meninggal dunia. Klismon Woi meninggal akibat penganiayaan yang dialami bersamaan dengan Ketua KNPB wilayah Sorong, Paulus Horik. Paulus Horik tewas di tempat kejadian perkara di Jalan A.Matodang, tepatnya di pinggir Sungai Fakfak, Kabupaten Fakfak. Klismon Woi sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Fakfak. Tapi usaha para medis tak bisa menolong Klismon. Sehingga menghembuskan nafas terakhir pada pukul 12.00 WIT di RSUD Fakfak, Selasa (6/11). Setelah sebelumnya Paulus Horik dimakamkan pada Senin (5/11). Dari knpbnews.com, alm. Klismon menjalani

Aktivis Papua Merdeka Ditangkap, KNPB Minta Advokasi NGO’s Internasional

Written by | November 6, 2012 | 1
Denny Hisage (IST)
Denny Hisage (IST) Jayapura (6/11)— Pasukan gabungan, satuan Polsek Abepura, Polresta Jayapura, Polda Papua dan Densus 88 telah mengamankan enam  aktivis Papua merdeka.  Polisi menduga ke enam aktivis itu menyimpan ratusan amunisi.   Website resmi Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Selasa (6/11), www.knpbnews.com menulis, keenam Aktivis Pro Papua Merdeka, ditangkap saat berada di Sebuah rumah sewa, Denny Hisage,  di Jalan Merpati, Gang Merpati III, Pasar Youtefa, Kelurahan Awiyo, Distrik Abepura, Kota Jayapura,  pada Selasa (30/10) sekitar pukul  06.30.   Enam Aktivis Pro Papua Merdeka itu telah ditetapkan sebagai tersangka. Para tersangka masih menjalani pemeriksaan di Polda Papua berhubungan dengan penemuan ratusan amunisi dalam pengeledaan di rumah kost

Warga Harap Pos Polisi Waena Kerja Efektif

Written by | November 6, 2012 | 0
Pembangunan Pos Polisi di Depan Gapura Uncen (Jubi/Mawel)
Jayapura, (6/11)-–Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)  Universitas Cenderawasih (Uncen) dan warga menilai pelayanan pos penjagaan polisi di putaran taxi, Perumnas  III  Waena tidak berfungsi efektif. Mahasiswa menilai polisi hanya duduk-duduk saja. Sedangkan warga merasa tidak mendapat pelayanan pos yang ada.   Yoan Wambitman, Ketua BEM Fakultas Teknik Uncen menyampaikan itu kepada wartawan dalam jumpa pers, Senin (5/11) di Sekretatiat BEM Fakultas Hukum, di Kampus Uncen, Waena, Kota Jayapura, Papua. “Penambahan pos ini tidak efesien,” katanya.   Pos polisi yang sedang dalam tahapan pembangunan ini, menurut Yoan sangat tidak efektif mengingat sudah ada dua pos sekitar seratus meter dari gapura Uncen. “Sudah ada dua pos di putaran taxi. Dua pos ini tidak ada

BEM Uncen Menolak Pembangunan Pos Polisi

Written by | November 5, 2012 | 0
Dari Kiri Ke Kanan. Amsal Sama, Yoan Wambitman dan Yason Ngelia
Jayapura (5/11)—Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM ) Fakultas Hukum, Fakultas Teknik dan Fakultas Fisip Universitas Cendrawasih menolak pembangunan pos polisi di depan gapura kampus. Bem Uncen menilai pembangunan pos polisi itu bertentangan dengan semangat reformasi. Pembangunan pos polisi itu mengembalikan sistem pemerintah Orde Baru yang militeristik.        Pernyaan itu disampaikan ketua BEM Fakultas Hukum Amsal Y. Sama, ketua Fakultas Teknik, Yoan A. Wambitaman dan Ketua BEM Fisip, Yazon Ngelia, kepada wartawan dalam jumpa pers di Kampus Uncen, Waena, Kota Jayapura, Papua, Senin (5/11).   “Sistem pemerintahan otoriter itu telah kita tinggalkan karena sistem itu sangat militeristik yang mengakibatkan meningkatnya pelangaran HAM. Kita kini berada dalam sistem

Switch to our mobile site

%d bloggers like this: