;

5:01 pm - Tuesday May 21, 2013

Tag Archives: Gereja

PERSIPURA “MEMBUNGKUS” GENERASI PAPUA TAHUN 60 AN

Written by | April 30, 2013 | 1
Diskusi Jas Merah (Jubi/Mawel)
Diskusi Jas Merah (Jubi/Mawel) Jayapura 30/4(Jubi) – Pdt. Mezack Koibur, Ketua Umum Pertama Persipura mengatakan Club Persipura berdiri pada 25 Mei 1965 untuk mengatasi kekecewaan dan rasa frustasi orang Papua saat itu. Orang Papua pada saat itu tidak bisa menerima kenyataan perubahan status politik Papua ke dalam NKRI.    Mezack Koibur mengatakan itu dalam Diskusi Panel “Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah” (Jas Merah) Persipura, sekaligus peluncuran majalah edisi perdana Jujur Bicara (Jubi) di Hotel Horison, Kota Jayapura, Papua, Selasa (30/4). “Waktu itu orang-orang Papua stres, tidak bisa menerima peralihan status Papua ke NKRI. Ada yang mengatakan lebih baik mati saja,” ujarnya.  “Persipura dibuat untuk menghibur.” lanjut Pendeta Koibur. Selain

ENEMBE BANTU 2 MILYAR UNTUK PEMBANGUNAN GKI PAULUS DOK V

Written by | April 21, 2013 | 0
Gambar pembangunan GKI Paulus Dok V yang diarsiteki Eddy Rachmat, ST (Jubi/Roberth Wanggai)
Gambar pembangunan GKI Paulus Dok V yang diarsiteki Eddy Rachmat, ST (Jubi/Roberth Wanggai) Jayapura, 21/4 (Jubi) – Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe, Minggu, (21/4) meletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan gedung gereja baru GKI Paulus Dok V Jayapura, Papua. Pada kesempatan itu, Gubernur Enembe memberikan bantuan dana sebesar Rp. 2 Milyar untuk pembangunan gedung yang diarsiteki oleh Eddy Rachmat itu. Pantauan tabloidjubi.com, peletakan batu pertama diawali oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe, selanjutnya ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pendeta Alberth Yoku, dan mantan Ketua Sinode terdahulu yang juga sesepuh GKI Paulus Dok V, pendeta. Willem Maloali. Dalam sambutannya, Gubernur Enembe mengatakan simbol-simbol keagamaan di Papua sangat kurang. Bahkan hampir tidak ada.

BENNY GIAY: ADA SKENARIO DI BALIK KEKERASAN ?

Written by | April 4, 2013 | 5
Pendeta Socrates Sofyan Yoman dan Benny Giay (Jubi/Musa)
Pdt. Benny Giay -kanan- bersama Pdt. Socratez (Jubi/Musa) Sentani, 4/4 (Jubi) – Gereja Kingmi di Tanah Papua melakukan refleksi terhadap kekerasan yang terjadi selama tiga bulan terakhir di Tanah Papua. Apakah ada skenario dibalik kekerasan ini? “Ada dua perkembangan yang membuat kita harus mengadakan refleksi pada hari ini. Pertama, kekerasan yang terjadi tiga bulan terakhir, sejak Januari hingga Maret 2013 dimana pelaku dari sekian puluh kasus itu adalah TNI/Polri, lainnya OTK (Orang Tidak Dikenal). Saya pikir OTK ini juga jual beli senjata dari perdagangan ilegal,” kata Benny Giay, Ketua Sinode Gereja Kingmi di Tanah Papua kepada tablodjubi.com di Aula STT Walter Post di Pos 7 Sentani, Kabupaten Jayapura,  Kamis  (4/4). Untuk hal yang kedua menurut Giay, jumlah orang yang

GEREJA-GEREJA PASIFIK SETUJUI AGENDA ADVOKASI HAM DI PAPUA BARAT

Written by | March 14, 2013 | 5
PCC 10th General Assembly (Dok PCC)
PCC 10th General Assembly (Dok PCC) Jayapura, 14/03 (Jubi) – Konferensi Majelis Umum Gereja Pasifik Ke-Sepuluh (PCC 10th General Assembly) yang berlangsung di Honiara, Kepulauan Salomon, 3-10 Maret 2013 telah menyetujui adanya sebuah program yang dilaksanakan oleh gereja-gereja Pasifik untuk membahas pelanggaran hak asasi manusia dan kemerdekaan di Papua Barat. Konferensi yang diikuti oleh Gereja-Gereja se Pasisik ini telah memutuskan untuk mendokumentasikan advokasi efektif terhadap keadilan dan penghormatan pada hak asasi manusia dalam kolaborasi dengan mitra oikumenis, masyarakat sipil dan pemerintah. “Ini akan menggabungkan situasi hak asasi manusia di Papua Barat sebagai titik fokus yang kuat dari kerja program PCC terhadap penentuan nasib sendiri bagi bangsa dan wilayah

PERINGATI HUT KE-103, 73 PASANGAN NIKAH MASSAL DIRESMIKAN DI GEREJA

Written by | March 4, 2013 | 0
73 pasangan dalam Pernikahan Massal (Jubi/sindung)
73 pasangan dalam Pernikahan Massal (Jubi/Sindung) JAYAPURA, 3/3(JUBI)- Sedikitnya 73 pasangan suami istri ikut nikah massal di Gereja GPDI Imanuel, Dok IX Atas, Kota Jayapura. Tercatat 31 pasangan ini sudah beberapa tahun hidup sebagai suami istri, tetapi belum memiliki ikatan sah secara hukum negara. Seusai pemberkatan gereja, ke 73 pasangan suami istri ini langsung mendapatkan akta nikah yang langsung diserahkan Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano secara simbolis kepada para pasangan yang ditunjuk. Walikot juga menjadi saksi atas pernikahan semua pasangan pengantin yang ada. Dalam acara ini, Benhur Tomi Mano berharap pasangan suami istri ini menjaga kehormonisan dan kesejahteraan rumah tangga dan menjauhi tindak KDRT yang bisa mengacaukan biduk rumah tangga yang dibina,” Tidak

DUKUNG PELAYANAN, GEREJA DIBERIKAN BANTUAN GITAR

Written by | February 25, 2013 | 0
Gereja ikut melayani umat Tuhan, tampak ibadah HUT PI Papua di Mandala tanggal 5 Februari 2013 (Jubi/Eveerth)
Gereja ikut melayani umat Tuhan, tampak ibadah HUT PI Papua di Mandala tanggal 5 Februari 2013 (Jubi/Eveerth) Jayapura, 25/2 (Jubi)—Panitia Sidang Tahunan I Gereja GKI Marthen Luther memberikan bantuan kepada badan pelayanan jemaat setempat berupa 11 gitar, guna mendukung kegiatan gerejawi. Hal ini disampaikan Ketua Panitia Sidang Jemaat GKI Marthen Luther Kampkey, Demi Msiren, ke tabloidjubi.com, terkait program-program pelayanan yang telah dibahas pekan minggu lalu. “Batuan 11 gitar ini untuk mendukung pelayaan di gereja, sehingga di harapkan bisa menjadi berkat serta juga akan diberikan bantuan mobil avansa,” kata Demi Msiren, di Abepura, Senin (25/2). Dikatakan, selain memberikan bantuan kepada gereja, juga telah disusun program pelayanan sebanyak 97 program yang terbagi

158 TAHUN, GEREJA MASIH DI AWANG-AWANG

Written by | February 5, 2013 | 0
Suasana Seminar Sehari (Jubi/Mawel)
Suasana Seminar Sehari (Jubi/Mawel) Jayapura, 5/2 (Jubi)—Pesta Pekabaran Injil 158 tahun ini, menurut Ketua Persekutuan-Persekutuan Gereja Baptis Papua (PGBP), Sokrates Sofyan Yoman, wajah Gereja masih di awang-awang. Gereja belum menemukan jati dirinya dalam diri dan budaya orang asli Papua. Orang Papua masih mencari dan melihat wajah Kristus dalam gereja tidak utuh. Wajah Kristus masih terbagi-bagi ke dalam kepentingan kelompok tertentu. Kelompok tertentu menjadikan gereja dan ajat-ajat suci Alkitab untuk menghibur diri dan gereja menjadi korban penguasa. “Gereja tidak harus menghibur diri dengan ayat-ayat Firman Allah di mimbar.  Polisi, tentara tangkap KNPB tidak apa-apa, karena pemerintah wakil Allah. Pemberitaan Injil harus holistik,” kata  Sofyan Yoman dalam seminar

Kekerasan Harus Dihentikan Demi Keamanan Manusia Papua

Written by | December 15, 2012 | 1
Senyum Jemaat Baptis Papua (Jubi/Timo)
Senyum Jemaat Baptis Papua (Jubi/Timo) Wamena (14/12) — “Saya tidak setuju kekerasan atas nama apa pun, termasuk atas nama keamanan nasional.” Demikian kata Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja Baptis Papua (PGBP), Socratez Sofyan Yoman, kepada wartawan usai Kongres ke-XV-II di Wamena, Jayawijaya, Papua, Jumat (14/12). Menurut Socratez, sesuai prinsip gereja, yang lebih utama dalam kehidupan adalah kepentingan manusia. Maka, keamanan atas nama Negara harus ditentang. “Yang lebih utama adalah keamanan manusia Papua, bukan kepentingan Negara,” kata Socratez mencontohkan kekerasan di Papua belakangan. Selama dia menjadi Ketua Umum PGBP, atas kepercayaan umat, dan kesepakatan kongres, lanjut Sofyan, ia terus memperjuangkan keadilan untuk orang asli Papua di bumi cenderawasih

Kongres, Socratez Ketua PGBP Lagi

Written by | December 12, 2012 | 1
Socratez Sofyan Yoman (Jubi/Timo)
Socratez Sofyan Yoman (Jubi/Timo) Wamena (12/12) — Socratez Sofyan Yoman akhirnya menjadi ketua Persekutuan Gereja-gereja Baptis Papua (PGBP) dalam kongres ke-XVII, 9 Desember 2012 hingga 14 Desember 2012,  di Wamena, Jayawijaya, Papua. sebelumnya, dalam Kongres XVI ia menjadi Ketua PGBP. “Dari 30 wilayah baptis se-Papua dari Sorong sampai Merauke, dan 280 gereja, yang dihadiri hampir 1500 dan khusus 600 peserta resmi dan mewakili wilayah-wilayah, mereka menyatakan terima seratus persen. Saya akan jadi ketua. Itu bukti, saya mendengar suara umat,” kata Socratez di Wamena, Rabu (12/12). Kata dia, sesuai dengan apa yang diprogramkan kongres lima tahun lalu, setidaknya lima kebijakan pokok dalam gereja baptis, di antaranya, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi dan perjuangan

Pejabat Yang Korup Perlu Diinjili

Written by | December 12, 2012 | 1
Wellington L. Wenda (Jubi/Timo)
Wellington L. Wenda (Jubi/Timo) Wamena (12/12) — Salah satu tokoh gereja baptis Papua, Welington L. Wenda mengatakan, mengabarkan injil tidak harus terjun ke kampung-kampung, tetapi juga dalam lingkungan, di kota-kota, pun kepada para pejabat. “Pejabat yang korupsi perlu diinjili. Tidak harus ke daerah-daerah baru. Di dalam kota juga. Pejabat juga perlu diinjili,” kata Welington, di Wamena, Jayawijaya, Papua, Rabu (12/12), di hadapan 1500-an orang dari 282 gereja di 30 wilayah pelayanan di Papua dalam kongres ke-XVII Persekutuan Gereja gereja Baptis Papua (PGBP) . Menurut bupati Kabupaten Pegunungan Bintang ini, adanya tindakan korup para pejabat, diakibatkan karena iman mereka yang makin terkikis. Selain itu, kata dia, dalam diri anggota PGBP juga, injil sedianya diaplikasikan

Switch to our mobile site

%d bloggers like this: