;

2:48 am - Sunday May 19, 2013

Tag Archives: Masyarakat

MASYARAKAT DIAJAK TETAP JAGA SITUASI KONDUSIF

Written by | May 14, 2013 | 0
Wakil Bupati Jayawijaya, Jhon R. Banua (ILUSTRASI)
Wakil Bupati Jayawijaya, Jhon R. Banua (ILUSTRASI) Wamena, 14/5 (Jubi) - Buntut pertikaian antara masyarakat sipil dan oknum anggota TNI yang mengakibatkan ada korban meninggal dunia di Wamena baru-baru ini, masyarakat di Kabupaten Jayawijaya dihimbau agar tetap menjaga situasi kondusif. Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Jayawijaya, Jhon R. Banua,  ke wartawan, Selasa (14/5), di mana, pasca penembakan yang terjadi ada isu-isu yang berkembang dan hal ini diharapkan Jhon Banua tidak ditanggapi secara serius. “Dengan kejadian yang terjadi hari Sabtu (12/5), permasalahannya sudah kita adakan pertemuan dengan pihak keluarga korban maupun dari Batalyon di Polres Jayawijaya pada hari Minggu (13/5), kita sudah lakukan pertemuan ini dan sudah ada solusinya dengan situasi yang ada,” ujar

Pendamping Gerbangku Harus Betah dengan Masyarakat di Kampung

Written by | January 7, 2013 | 0
Ketua BPSE Yasanto, Jago Bukit. Jubi/Ans
Ketua BPSE Yasanto, Jago Bukit. Jubi/Ans Merauke (7/1)—Ketua BPSE Yayasan Santo Antonius (Yasanto) Merauke, Jago Bukit meminta kepada para Pendamping Gerakan Pembangunan Kampungku (Gerbangku) agar harus betah tinggal bersama masyarakat di kampung. Sehingga kegiatan pembangunan terutama dana ratusan juta yang diturunkan setiap tahun, dapat digunakan dan atau dimanfaatkan dengan baik. Demikian disampaikan Jago ketika ditemui tabloidjubi.com diruang kerjanya, Senin (7/1). Menurutnya, peran dari seorang pendamping, sangatlah penting. Karena harus bisa memberikan pemahaman yang baik kepada aparat kampung tentang bagaimana pengelolaan dan pemanfaatan dana ratusan juta yang diturunkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke. Diharapkan juga agar para pendamping memahami secara baik dan

Masyarakat Diwajibkan Monitoring Keberadaan Guru

Written by | November 28, 2012 | 0
Kepala BPSE Yasanto Merauke, Jago Bukit. Jubi/Ans
Kepala BPSE Yasanto Merauke, Jago Bukit. Jubi/Ans Merauke (28/11)—Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2011 tentang pendidikan di Kabupaten Merauke telah disahkan dan mulai dijalankan. Dalam salah satu item penting Perda  dimaksud yakni mewajibkan kepada semua masyarakat yang ada di setiap kampung untuk melakukan monitoring dan pengawasan terhadap para guru. Selain itu juga, memantau pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di sekolah.   Kepala BPSE Yayasan Santo Antonius (Yasanto) Kabupaten Merauke, Jago Bukit yang ditemui tabloidjubi.com di ruang kerjanya, Rabu (28/11) mengungkapkan, dirinya adalah ketua tim penyusunan Perda tersebut, sehingga mengetahui secara pasti dan jelas item-item yang harus dijalankan dan atau dilaksanakan oleh setiap orang. Dengan diberlakukan

Natalis Sampaikan Terimakasih Atas Kepercayaan Masyarakat

Written by | November 24, 2012 | 0
Natalis Tabuni- Yan Kobogau Usai Dilantik Pejagub Papua, Constant Karma. (Jubi/Arjuna)
Natalis Tabuni- Yan Kobogau Usai Dilantik Pejagub Papua, Constant Karma. (Jubi/Arjuna) Jayapura (24/11)—Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, Ss, M.Si- Pdt. Yan Kobogauw, Sth, M Div yang baru saja dilantik secara resmi Pejabat Gubernur (Pejagub) Papua, Constant Karma, Kamis (22/11) lalu di gedung DPRD Intan Jaya, mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Intan Jaya karena telah mempercayakan mereka memimpin kabupaten itu lima tahun kedepan. “Kami berterimakasih kepada masyarakat karena telah mempercayai kami memimpin Intan Jaya lima tahun kedepan. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjalankan amanat yang diberikan kepada kami ini,” kata Natalis Tabuni usai, Kamis (22/11). Menurutnya, memang masih banyak hal yang harus dilakukan di Kabupaten

Masyarakat Yoka Kecewa Mansos

Written by | November 24, 2012 | 0
Masyarakat Kampung Yoka Melakukan Aksi Protes. (Jubi/Arjuna)
Masyarakat Kampung Yoka Melakukan Aksi Protes. (Jubi/Arjuna) Jayapura (24/11)—Masyarakat Kampung Yoka, Kota Jayapura, Papua, kecewa dengan bantuan yang diberikan Menteri Sosial (Mensos) RI, Salim Assegaf Al Jufri ke beberapa kabupaten/kota di Papua yang berlangsung secara simbolis di kampung tersebut, Sabtu (24/11).   Salah satu masyarakat Yoka, Anis Mebri mengungkapkan, kekecewaan masyarakat Kampung Yoka karena masyarakat setempat yang rumah mereka banyak rusak saat bentrok terjadi di daerah itu beberapa waktu lalu tidak mendapat bantuan untuk perbaikan rumah serta tidak dilibatkan bicara.   “Kami kecewa karena masyarakat Yoka yang jadi korban tidak dapat bantuan dan tidak dilibatkan bicara. Yang dapat bantuan itu justru masyarakat dari luar. Ini yang membuat

Kapolres Mimika Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

Written by | November 23, 2012 | 0
Kepolres Mimika, AKBP. Jeremias Runtini saat foto bersama masyarakat (Jubi/Eveerth)
Kepolres Mimika, AKBP. Jeremias Runtini saat foto bersama masyarakat (Jubi/Eveerth) Mimika (23/11)—Kepolisian Resort Kota Mimika mengajak bekerja sama melalui kemitraan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama masyarakat untuk mewujudkan dan menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif.   Hal ini menjadi harapan yang disampaikan Kepolres Mimika, AKBP Jeremias Runtini, saat melakukan tatap muka dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh perempuan, di Hotel Serayu, Timika, Kabupaten Mimika, Papua, Jumat (23/11).   Menurut Jeremias, saat ini pihaknya siap melayani rakyat sesuai dengan tugas dan fungsi kepolisian, termasuk menjaga kondisi keamanan secara bersama-sama. “Rakyat adalah raja bagi kami,

Kebudayaan Penting Bagi Masyarakat Papua

Written by | November 23, 2012 | 0
Opening ceremony of Discussion of ISBI (Alex/Jubi)
PEMBUKAAN SEMINAR PENDIRIAN ISBI PAPUA Jayapura (23/11)—Penjabat Gubernur Provinsi Papua Constan Karma mengatakan, kebudayaan sangat penting bagi masyarakat Papua, karena melalui kebudayaan, rakyat Papua, bahkan seluruh rakyat Indonesia bisa membangun cita-cita bersama untuk kehidupan yang lebih baik di masa depan.   “Kebudayaan strategis, karena kebudayaan adalah hasil proses dialog yang berlangsung terus menerus antara manusia dan penciptanya, dan dialog anytara manusia dan lingkungannya. Kebudayaan berarti identitas dan penghargaan atas diri. Intinya, kebudayaan adalah dasar dari eksistensi kita sebagai suatu bangsa,” kata Constan Karma saat membuka Seminar I Pendirian Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) Tanah Papua, di Aula Sasana Krida, Kantor Gubernur

Switch to our mobile site

%d bloggers like this: