;

6:16 pm - Thursday May 23, 2013

Tag Archives: Pembangunan

RING ROAD JAYAPURA BUTUH 200 MILIAR

Written by | April 1, 2013 | 0
Ilustrasi Uang (IST)
Ilustrasi Uang (IST) Jayapura, 1/4 (Jubi) – Dana untuk membangun Ring Road yang menghubungkan distrik Jayapura Selatan dengan Abepura ternyata membutuhkan dana sebanyak Rp 200-an miliar. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Provinsi Papua, Maikel Kambuaya menanggapi pernyataan anggota Komisi D DPR Papua, Boy Dawir yang menyebut, meski tahun ini DPRP telah menganggarkan dana pembangunan jalan itu sebanyak Rp 50 miliar, tetapi anggaran tersebut belum bisa menghubungkan pembangunan Ring Road yang menggunakan  dana APBD dan APBN itu. Sepanjang kira-kira 1 km jalan itu bersumber dari anggaran  APBD,  sehingga untuk menghubungkan kedua titik tersebut membutuhkan dana kurang lebih Rp. 150 Miliar. “Perhitungannya memang sebesar itu, tapi saya belum hafal betul besaran anggarannya,”

PEMBEKALAN TENAGA UP4B MENGENALI POTRET PEMBANGUNAN

Written by | March 15, 2013 | 1
Suasana saat kegiatan pembekalan tenaga UP4B di Sentani (Foto Humas UP4B)
Suasana saat kegiatan pembekalan tenaga UP4B di Sentani (Foto Humas UP4B) Jayapura, 15/3 (Jubi) — Upaya Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) memberikan pemahaman terhadap berbagai persoalan percepatan pembangunan di wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat, maka tenaga profesional UP4B mendapat pembekalan terkait hal itu. Pembekalan ini berlangsung 13 – 15 Maret di Hotel Travellers, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua. “Dengan pembekalan yang tepat dan akurat, diharapkan dapat memudahkan pemangku dalam memotret kondisi terkini percepatan pembangunan di daerah yang menjadi cakupan tugasnya,” ungkap Wakil Kepala UP4B, Eduard Fonataba, yang dipercayakan membuka acara pembekalan bagi pemangku dari tenaga profesional UP4B di Sentani Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat

PENANGANAN KONFLIK PAPUA JANGAN GUNAKAN KEKERASAN

Written by | February 26, 2013 | 0
Harris Karubaba, saat di wawancara di Abepura (Jubi/Eveerth)
Harris Karubaba, saat di wawancara di Abepura (Jubi/Eveerth) Jayapura, 26/2 (Jubi) — Penanganan masalah-masalah yang terjadi di tanah Papua di harapkan tidak menggunakan cara-cara kekerasan, melainkan perlu pendekatan hati untuk membangun. Hal ini disampaikan salah satu Tokoh Pemuda Papua, Harris Karubaba, menyikapi terjadinya konflik penembakan di Kabupaten Puncak yang menewaskan aparat keamanan dan warga masyarakat. “Kami juga turut beberlasungkawa atas gugurnya 8 (delapan) prajurit terbaik bangsa dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta merasa prihatin atas tragedi yang terjadi,” ujar Harris Karubaba, kepada tabloidjubi.com, di Abepura, Selasa (26/2). Karubaba yang juga Sekertaris Bidang Otonomi Khusus DPD KNPI Papua ini menambahkan, pihaknya

MATHIUS: PEMBANGUNAN HARUS TERARAH

Written by | February 23, 2013 | 0
Matius Awaitauw kemeja Biru (Jubi/Mawel)
Sentani, 22/2 (Jubi)—Menurut Bupati Kabupaten Jayapura, Mathius Awoitauw, pembangunan harus terarah kepada masyarakat dengan mematuhi sejumlah kearifan lokal yang ada. Sebab pembangunan berujung kepada kepentingan masyarakat. Misalnya saja, memasukkan kearifan lokal ke dalam kurikulum pendidikan dasar hingga menegah. “Pendidikan harus memenuhi kearifan lokal. Ini membuat masyarakat ada di garis depan dalam pembangunan di Kabupaten Jayapura. Kita akan mulai dengan aksi-aksi nyata,” katanya, Kamis (21/2). Masuk tidaknya kearifan lokal itu, kata Mathius, kembali kepada sistem kerja pemerintah. Sistem kerja pemerintah yang baik dan benar menjalin informasi dari masyarakat. “Jalankan sitem dan yang baik agar informasi yang benar sesuai fakta yang ada, agar kita tingkatakan kualitas

UP4B KOORDINASI PERCEPATAN PEMBANGUNAN

Written by | February 19, 2013 | 0
Kepala UP4B, Bambang Darmono saat menyampaikan sambutan (Dok. UP4B)
Kepala UP4B, Bambang Darmono saat menyampaikan sambutan (Dok. UP4B) Jayapura (19/2) – Memasuki kalender kerja baru tahun 2013, UP4B (Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat) menyelengarakan Rapat Kerja untuk memastikan Pelaksanaan, Pengendalian dan Evaluasi program P4B (Percepatan Pembangunan Papuan dan Papua Barat). Raker diadakan tanggal 19 sampai 21 di Sentani, Kabupaten Jayapura. Raker ini dihadiri oleh pejabat-pejabat dari 14 Kementerian dan Lembaga, pejabat dari Provinsi Papua dan Papua Barat serta dari 17 Kabupaten/kota Papua dan 7 Kabupaten, Papua Barat. Dari Pemda Provinsi Papuan hadir Asisiten I Sekda Elieser Renmaur. Dari Provinsi Papua Barat hadir Plt. Kepala Bidang Sosbud Bapeda Papua Barat Immanuel Pangaribuan. Kepala UP4B dalam arahannya menyampaikan Raker

Kampanye, Kambu Angkat Isu Persipura dan Pembangunan

Written by | January 16, 2013 | 0
M.R. Kambu Ketika Menyampaikan Orasi Politiknya (Jubi/Arjuna)
M.R. Kambu Ketika Menyampaikan Orasi Politiknya (Jubi/Arjuna) Jayapura (16/1)—Memasuki hari kelima kampanye pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, pasangan nomor urut dua, M.R. Kambu-Blasius Adolf Pakage melakukan kampanye terbuka di Lapangan Karang PTC Entrop, Kota Jayapura, Papua, Rabu (16/1). Dalam orasi politiknya dihadapan ribuan pendukung, M.R. Kambu mengatakan, ia tidak ingin memberikan janji kepada masyarakat Papua, namun ia akan memberikan bukti. “Saya tidak ingin menjanjikan sesuatu kepada masyarakat Papua, tapi saya ingin memberikan bukti nyata. Selama saya jadi walikota dua periode, Kota Jayapura tanah damai. Ditahun 2000 dan 2001, saat itu Papua mencekam dan terjadi eksodus penduduk ke daerah masing-masing. Tapi setelah itu Kota Jayapura aman dan

Gubernur Nilai Pembangunan Ring Road Lambat

Written by | January 14, 2013 | 0
GUBERNUR PAPUA TINJAU PEMBANGUNAN RING ROAD
GUBERNUR PAPUA TINJAU PEMBANGUNAN RING ROAD (Jubi/Alex) Jayapura (14/1)—Penjabat Gubernur Provinsi Papua, Constant Karma menilai, pembangunan jalan lingkar (Ring Road) dari Hamadi – Vihara Abepura yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum Papua dan Balai Besar Pembangunan Jalan dan Jembatan sangat lambat. “Seharusnya semua pekerjaan yang padat modal dan padat teknologi harus tepat waktu, tetapi pembangunan ring road lambat,” kata Gubernur Constant Karma kepada wartawan usai meninjau pembangunan Ring Road, di Jayapura, Senin (14/1). Gubenur menilai, penyebab lambatnya pembangunan Ring Road ada dua hal, pertama pekerjaan teknis dan pelepasan kawasan dilakukan bersamaan. Seharusnya pekerjaan teknis dalam satu tahun tidak boleh dikerjakan bersamaan dengan pelepasan. “Misalnya

Proyek Pembangunan Jembatan PNPM Respek Lebih Murah

Written by | December 10, 2012 | 0
Pendamping PNPM Mandiri Respek di Kabupatan Intan Jaya, Yeheskiel Bukorpioper (Jubi/Roberth Wanggai)
Pendamping PNPM Mandiri Respek di Kabupatan Intan Jaya, Yeheskiel Bukorpioper (Jubi/Roberth Wanggai) Jayapura (10/12)–-Inilah fakta dari proyek PNPM Mandiri Respek dan proyek yang dikerjakan oleh pemerintah. Pembangunan sebuah jembatan gantung di pedalaman Papua yang dikerjakan oleh PNPM Mandiri Respek harganya dikisaran 100-200 juta rupiah, sementara yang dikerjakan oleh pemerintah bisa mencapai 1 milyar rupiah. Pendamping PNPM Mandiri Respek di Kabupatan Intan Jaya, Yeheskiel Bukorpioper membenarkan hal itu, Senin, (10/12) di Jayapura. Dia mencontohkan jembatan untuk membantu akses masyarakat di kampung-kampung di Intan Jaya tempat dia mengabdi kini. “Satu jembatan gantung jika dari proyek pemerintah bisa Rp 1 milyar biayanya. Kalau dari PNPM Mandiri Respek cuma Rp 100-200

Pembangunan Ruko Klasis GKI Jayapura Sudah Lama Dinantikan

Written by | December 10, 2012 | 0
Ketua Klasis GKI Jayapura, Pdt. Willem Itar, S.Th saat melatakan batu pertama pembangunan 6 unit Ruko milik Klasis GKI Jayapura yang terletak bersebelahan dengan Kantor Klasis (Jubi/Roberth Wanggai)
Ketua Klasis GKI Jayapura, Pdt. Willem Itar, S.Th saat melatakan batu pertama pembangunan 6 unit Ruko milik Klasis GKI Jayapura yang terletak bersebelahan dengan Kantor Klasis (Jubi/Roberth Wanggai) Jayapura (10/12)—Pembangunan enam unit Ruko milik Klasis GKI Jayapura didasari dari sebuah pergumulan yang panjang. Bahkan kerinduan itu sudah terpendam lama sejak tahun 1980 dimana GKI di Tanah Papua memikirkan tentang pembiayaan pelayan jemat. Bahkan melalui sidang sinode tahun 1990 di Biak dikumandangkan kemandirian di bidang daya, dana dan theologia. Termasuk saat Sidang Sinode GKI Tahun 1984 di Manokwari pun telah merekomendasikan hal yang sama. Menjadi nyata ketika pada Raker I Klasis GKI Jayapura tahun 2012 di jemat GKI Kanaan Koya Barat dimana melalui satu keseriusan untuk

Pembangunan Enam Unit Ruko Klasis GKI Jayapura Dimulai

Written by | December 10, 2012 | 0
Walikota Jayapura, Benhur Tomy Mano ketika meletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan 6 unit Ruko milik Klasis GKI Jayapura (Jubi/Roberth Wanggai)
Walikota Jayapura, Benhur Tomy Mano ketika meletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan 6 unit Ruko milik Klasis GKI Jayapura (Jubi/Roberth Wanggai) Jayapura (10/12)—Gereja secara holistic bukan saja melayani, namun keberadaan gereja di dunia harus menjadi garam dan terang, menjaga keadilan, bisnis, kesehatan dan sebagainya di tengah-tengah keberadaannya. Hal itu dikatakan Walikota Jayapura, Benhur Tomy Mano, Senin, (10/12) di Klasis Jayapura saat hadir memberikan sambutan sekaligus meletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan enam unit rumah tokoh (Ruko) yang dikoordinir oleh tim ekonomi Klasis Jayapura. Bahkan orang nomor satu di Kota Jayapura itu mengatakan, dukungan penuh pembangunan Ruko tersebut karena di kemudian hari akan memberikan kesejahteraan jemat atau

Switch to our mobile site

%d bloggers like this: