Tag Archives: Polda
Ilustrasi Polisi di Papua (Jubi/Timoteus)
Jayapura, 23/5 (Jubi) – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) akan mendatangi Papua terkait aksi penembakan di Aimas, Kabupaten Sorong, penangkapan sewenang-wenang dan pelarangan aksi damai oleh aparat kepolisian di beberapa kota di Papua sejak 30 April dan 1 -23 Mei 2013.
Sekretaris Kompolnas Irjen Pol (Purn) Logan Siahaan saat bertemu Perwakilan National Papua Solidarity (Naspas) dan Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) di Kantor Kompolnas mengatakan, untuk menikdaklanjuti laporan ini, Kompolnas akan mendatangi Papua.
“Jika ada penembakan yang mengakibatkan mengorbankan warga sipil harus ditindak tegas karena ini melecehkan kepolisiaan,” kata Irjen Pol (Purn) Logan Siahaan, seperti diungkapkan Kordinator Napas,
Jayapura, 15/5 (Jubi) - Kepolisian Daerah (Polda) Papua mewarning mantan Bupati Merauke, John Gluba Gebze agar memenuhi panggilan penyidik guna diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol I Gede Sumerta Jaya, mengatakan, pemeriksaan terhadap Gluba Gebze seharusnya dilakukan beberapa waktu lalu, namun yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan Polda Papua dengan alasan sakit.
“Kalau tidak memenuhi panggilan dan ada alasan patut, misalnya sakit maka wajar. Tapi kalau tanpa keterangan itu yang tidak boleh. Jadi nanti akan dilakukan pemanggilan kedua. Jika alasannya sakit atau hal lain yang masuk akal, kita masih beri kelonggaran. Jika sudah ketiga kalinya dia masih beralasan, maka kami akan kirim penyidik untuk memeriksa dimana dia berada.
Ilustrasi penembakan (IST)
Jayapura, 1/5 (Jubi) - Kepolisian Daerah (Polda) Papua diminta bertanggungjawab atas penembakan yang menewaskan warga sipil di Sorong, Papua Barat. Setiap orang berhak atas hidup yang layak dan tak ada yang menghilangkan nyawanya.
“Kami meminta Kapolri, Kapolda Papua dan Pangdam Cenderawasih dan Kapolres Sorong atas penghilangan nyawa orang Papua,” desak aktivis HAM Papua, Eli Ramos Petege dalam siaran persnya dari Jakarta, ke tabloidjubi.com, Rabu (1/5).
Dari data yang didapat, kasus ini terjadi sejak Selasa (30/4), sekitar pukul 20.00 WIT yang menewaskan Abner Malagawak, 22 tahun dan Thomas Blesia, 28 tahun. Menurut Eli, pemerintah seharusnya melindungi warganya, bukan menembaknya.
Sementara itu, Polda Papua belum mengetahui informasi penembakan
Penandatangan MoU Kapolda dan Pangdam. (Jubi/Arjuna)
Jayapura, 7/2 (Jubi) – Sebanyak 1.000 personil keamanan TNI/Polri akan disiagakan mengamankan jalannya pleno hasil pemungutan suara Pemilukada Papua yang akan digelar KPU Provinsi Papua, 13 Februari mendatang di GOR Cenderawasih Jayapura.
Kerjasama pengamanan itu, dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) antar dua pimpinan instituasi yakni Kapolda Papua, Irjen Pol Tito Karnavian dan Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Christian Zebua, disaksikan para pejabat teras Polda dan Kodam di Aula Cenderawasih Polda Papua, Kamis (7/2).
Kapolda Papua, Irjen Pol Tito Karnavian mengatakan, pihaknya sudah membicarakan hal pengamanan tersebut dengan pihak Kodam XVII/Cenderawasih. Karena ini merupakan agenda yang penting dalam pelaksanaan
Ilustrasi Anggota TNI. (IST)
Jayapura (15/1)—Sebanyak 6.000 personil TNI dari Komando Daerah Militer (Kodam) XVII Cenderawasih akan mem-back up aparat kepolisian di Papua, guna mengamankan proses pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Papua yang digelar, 29 Januari mendatang.
Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Christian Zebua mengatakan, Polda Papua sudah menyampaikan permintaan bantuan personil ke pihak Kodam XVII Cenderawasih. Kodam berkomitmen untuk membantu polisi, guna mensukseskan Pilgub Papua.
“Kami sudah menyiapkan sebanyak 6.000 personil guna memback up polisi mengamankan Pilgub Papua. Saya pikir tentu kita semua menghendaki proses Pilgub ini berjalan dengan baik. Mari kita benar-benar membangun Papua,” kata Mayjen Christian Zebua, Selasa (15/1).
Selain
WAKAPOLDA PAPUA, BRIGJEN POL PAULUS WATERPAUW
Jayapura (8/1) — Masing-masing pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, hanya diperbolehkan menggunakan lima kendaraan saat mengikuti pawai yang akan digelar pada Kamis (10/1) mendatang, sebelum melakukan deklarasi damai di Gedung Olah Raga (GOR) Cenderawasih Jayapura.
“Pertemuan kali ini dengan KPU Papua adalah dalam rangka membicarakan deklarasi damai bersama enam pasangan calon Gubenur dan Wakil Gubernur yang mana sudah disepakati akan digelar pada Kamis (10/1) mendatang, bertempat di Gedung Olah Raga (GOR) Cenderawasih, tetapi diawali dengan pawai. Dan dari hasil pertemuan itu didapat lima poin yang akan dicantumkan dalam deklarasi yang sudah di susun, tetapi akan dikembalikan ke enam pasangan calon untuk mungkin ada
Kapolda Papua (Tengah) Didampingi Wakapolda dan Kabid Humas Polda Papua Saat Memberikan Keterang Pers. (Jubi/Arjuna)
Jayapura (1/1) — Kepolisian Daerah (Polda) Papua akan mengupayahkan membangun dua Polisi Resort (Polres) di dua daerah yang ada di wilayah hukum Polda Papua. Dua daerah tersebut adalah Kabupaten Lanny Jaya dan Kabupaten Mamberamo Raya.
Kapolda Papua, Irjen Pol Tito Karnavian saat memberikan keterangan pada Penyampaian Analisa dan Evaluasi Situasi Kantibmas Tahun 2012 mengatakan, dua kabupaten itu diprediksi tingkat kerawanan cukup tinggi tahun ini. Kapolda Papua mengklaim penambahan polres tersebut sudah mendapat kajian dan persetujuan dari pejabat utama di Polda Papua.
“Karena memang ancaman, potensi kerawanan cukup tinggi di dua wilayah ini. Untuk Lanny
Ketua Komisi A DPRP, Ruben Magay. (Jubi/Arjuna)
Jayapura (5/12) — Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), Ruben Magay berjanji akan memenuhi pangggilan Polda Papua guna pemeriksaan dirinya terkait pemindahan tandatangan Ketua DPRP, John Ibo beberapa waktu lalu.
“Dua hari lalu, (Senin 3/12) saya mendapat surat panggilan dari Polda sebagai tersangka dalam kasus pemindahan tandatangan Ketua DPRP saat DPRP menyurat ke manajemen PT. Freeport terkait keluhan karyawan Freeport saat itu. Tapi saya akan tetap hadir. Silahkan periksa saya karena surat itu intinya baik yakni demi kepentingan masyarakat, negara dan daerah karena saat itu ketua DPRP ke Jakarta,” kata Ruben Magay, Rabu (5/12).
Namun dirinya mempertanyakan isi surat panggil tersebut yang menyebut dirinya sebagai
Victor Yeimo (abc.net.au)
Victor Yeimo saat ini sedang berada bersama keluarganya untuk menenangkan diri.
““Pagi tadi kami sudah mendapatkan kabar dari keluarganya bahwa keadaan dia (Victor Yeimo) aman-aman saja, dan saat ini dia sedang ingin istrahat dulu untuk beberapa saat,” kata Wim Medlama, Jubir Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Senin (03/12) pagi tadi.
Seperti diberitakan tabloidjubi.com, Victor Yeimo sejak dibebaskan oleh pihak kepolisian usai diperiksa tak diketahui keberadaannya. Nomor HP Yeimo juga tak bisa dihubungi. Beberapa aktivis KNPB, termasuk jubir KNPB juga tidak mengetahui keberadaan Yeimo hingga tadi malam, Minggu (02/12).
“Sejak kemarin, kami cari dimana keberadaan ketua umum kami dengan kedua temanya tapi belum dapat. Semua tempat yang kami tahu
Natalius Pigai. (Jubi/Arjuna)
Jayapura (2/12) — Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Indonesia, Natalius Pigai menilai, pemberitaan kondisi Papua belum berimbang. Ia mengatakan, alasan dirinya mengungkapkan hal itu karena telah memiliki peneltian terkait pemberitaan Papua di media massa selama ini.
“Pemberitaan Papua memang belum berimbang. Wartawan tidak berimbang dalam memberitakan kondisi Papua. Alasan saya, saya sudah punya penelitian bahwa dalam hal headline media, yang kerap ditampilkan adalah mayoritas bukan orang Papua. Sehingga dalam konteks ini kita lihat pers tidak berimbang menampilkan sosok dalam pemberitaan,” kata Natalius Pigai, Sabtu (1/12).
Menurutnya, kalau saja orang Papua yang miskin dan juga berprestasi sering dimunculkan, maka keberimbangan