Secara Komulatif Nilai Ekspor Papua 2008 Menurun

Image

Secara komulatif Nilai Ekspor Papua menurun , tampak Peti Kemas di areal pelabuhan Kota Jayapura terus bertambah. (Foto : JUBI/Anang Budiono)

Kombinasi kedua hal tersebut (nilai ekspor menurun dan nilai impor meningkat) mengakibatkan neraca perdagangan Provinsi Papua semakin menurun.

JUBI- Nilai ekspor Papua pada Juli 2008 adalah sebesar 306,75 juta US$ atau naik 44,24 persen terhadap nilainya pada Juni 2008 yang tercatat sebesar 212,67 juta US$. Pada Juli 2008, nilai ekspor Bijih Tambang dan Konsentrat (HS26) adalah sebesar 306,69 juta US$ atau naik 44,29 persen dibandingkan nilainya pada Juni 2008 yang tercatat sebesar 212,55 juta US$. Sedangkan golongan barang lainnya, yang pada Juli 2008 hanya terdiri atas Ikan dan Hasil-hasilnya (HS03), justru mengalami penurunan lebih dari setengah (51,05 persen) nilainya pada Juni 2008, yaitu dari 0,12 juta US$ menjadi hanya 0,057 juta US$.

Nilai ekspor Papua pada Juli 2008 ke 5 (lima) negara utama adalah sebesar 182,61 juta US$ atau turun 14,13 persen dibandingkan nilainya pada Juni 2008 yang tercatat sebesar 212,66 juta US$.
Dibandingkan nilainya pada Jan-Jul 2007, nilai ekspor kumulatif Jan-Jul 2008 Provinsi Papua turun 42,91 persen, yaitu dari 2.502,66 juta US$ menjadi hanya 1.428,8 7 juta US$.
Demikian dikatakan Kepala BPS Provinsi Papua, Ir Djarot Soetanto pada siaran persnya kepada wartawan yang dilansir awal November.
Menurutnya, secara kumulatif Jan-Jul 2008, nilai ekspor Bijih Tambang dan Konsentrat (HS26) adalah sebesar 1.424,58 juta US$ atau berkurang 1.077,12 juta US$ dibandingkan nilainya pada periode yang sama tahun 2007 yang tercatat sebesar 2.501,70 juta US$.Pada periode Jan-Jul 2008, nilai ekspor Papua ke 5 (lima) negara utama turun 35,73 persen dibandingkan nilainya pada Jan-Jul 2007, yaitu dari 1.987,54 juta US$ menjadi hanya 1.277,32 juta US$.
Pada Juli 2008, nilai total ekspor Provinsi Papua adalah sebesar 306,75 juta US$. Ekspor pada Juli tersebut seluruhnya terdiri atas ekspor non migas. Dibandingkan dengan nilai ekspor pada Juni 2008, nilai ekspor pada Juli 2008 mengalami kenaikan sebesar 44,24 persen, yaitu dari 212,67 juta US$ menjadi 306,75 juta US$. Kenaikan tersebut disebabkan oleh meningkatnya ekspor Bijih Tambang dan Konsentrat (HS26) sebanyak 44,26 persen dibandingkan nilainya pada bulan sebelumnya.
Secara kumulatif, nilai ekspor Papua tahun 2008 terus mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kemudian ditambah lagi dengan nilai impor Provinsi Papua pada tahun 2008 yang secara kumulatif  terus mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kombinasi kedua hal tersebut (nilai ekspor menurun dan nilai impor meningkat) mengakibatkan neraca perdagangan Provinsi Papua semakin menurun.

Ekspor Non Migas Menurut Golongan Barang HS 2 Dijit

Nilai ekspor Papua pada Juli 2008 untuk golongan Bijih Tambang dan Konsentrat (HS26) adalah sebesar 306,69 juta US$. Nilai tersebut meningkat 44,29 persen dibandingkan nilainya pada Juni 2008 yang tercatat sebesar 212,55 juta US$. Ekspor HS26 pada Juli 2008 memberikan kontribusi sebesar 99,98 persen terhadap nilai total ekspor Papua pada Juli 2008.
Golongan lainnya, selain HS26, yang diekspor Papua pada Juli 2008 hanya golongan Ikan dan Hasil-hasilnya (HS03), yaitu sebesar 0,057 juta US$ atau mengalami penurunan sebanyak 51,05 persen dibandingkan nilai golongan lainnya pada Juni 2008 yang tercatat sebesar 0,12 juta US$. Ekspor golongan lainnya pada Juni dan Juli 2008 mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan nilainya pada Mei 2008. Hal ini dikarenakan pada Juni-Juli 2008 tidak ada ekspor golongan Kayu dan Barang-barang dari Kayu (HS44) yang pada Mei 2008 menyumbang 96,89 persen terhadap nilai ekspor golongan lainnya.
Pada Juli 2008, nilai ekspor Papua ke 5 (lima) negara tujuan utama adalah sebesar 182,61 juta US$. Nilai tersebut turun 14,13 persen dibandingkan nilainya pada Juni 2008 yang tercatat sebesar 212,66 juta US$. Penurunan tersebut dikarenakan penurunan nilai ekspor ke hampir seluruh negara utama yang berkisar antara 18,87 persen (ke Filipina) – 100 persen (dimana pada Juli 2008 tidak terdapat ekspor ke Korea Selatan).
Namun penurunan tersebut diimbangi dengan naiknya nilai ekspor Papua ke negara lainnya, pada Juli 2008 hanya ekspor ke negara India, yaitu dari hanya 0,01 juta US$ menjadi sebesar 124,14 juta US$.

Perkembangan Impor  Migas dan Non Migas

Nilai total impor Provinsi Papua pada Juli 2008 adalah sebesar 99,72 juta US$. Nilai tersebut mengalami penurunan sebanyak 8,28 persen dibandingkan nilainya pada bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 108,72 juta US$.
Nilai impor pada Juli 2008 terdiri atas impor migas sebesar 38,32 juta US$ dan impor non migas senilai 61,40 juta US$. Impor migas turun 20,93 persen dibandingkan nilainya pada Juni 2008 yang tercatat sebesar 48,46 juta US$. Sedangkan impor non migas naik 1,89 persen dibandingkan nilainya pada bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 61,40 juta US$.
Pada periode Jan-Jul 2008, nilai impor Papua adalah sebesar 789,14 juta US$ atau naik 58,21 persen dibandingkan nilainya pada periode yang sama tahun 2007 yang tercatat sebesar 498,80 juta US$. Nilai impor periode Jan-Jul 2008 tersebut terdiri atas impor migas dan non migas masing-masing sebesar 275,27 juta US$ (naik 120,32 persen) dan 513,87 juta US$ (naik 37,45 persen).
Impor migas dan non migas kumulatif Jan-Jul 2008 masing-masing memberikan share sebesar 34,88 persen dan 65,12 persen terhadap nilai total impor Papua periode Jan-Jul 2008. Nilai impor Papua pada Juli 2008 memberikan kontribusi sebanyak 12,64 persen terhadap nilai total impor Papua Jan-Jul 2008. Sedangkan nilai impor tertinggi selama periode Jan-Jul 2008 terjadi pada Mei 2008 yang memberikan kontribusi sebesar 27,54 persen terhadap total impor Papua periode Jan-Jul 2008.
Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, nilai impor Papua kumulatif tahun 2008 mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Meskipun pada Jan 2008, nilainya turun 31,72 persen dibandingkan Des 2007, namun pada bulan-bulan berikutnya justru terus mengalami peningkatan pesat.

Impor Non Migas menurut Golongan Barang HS 2 Dijit
Nilai impor 10 (sepuluh) golongan barang utama pada Juli 2008 adalah sebesar 55,96 juta US$ atau naik 3,88 persen dibandingkan nilainya pada Juni 2008 yang tercatat sebesar 53,86 juta US$. Pada Juli 2008 tercatat ada 4 (empat) golongan barang utama yang mengalami penurunan nilai impor dibandingkan nilainya pada Juni 2008. Keempat golongan barang tersebut adalah Mesin-mesin/Pesawat Mekanik (HS84) yang turun 6,27 persen; Plastik dan Barang dari Plastik (HS39) turun 13,89 persen; Mesin/Peralatan Listrik (HS85) turun 48,31 persen; dan Perkakas (HS82) yang turun 14,60 persen.
Sedangkan 6 (enam) golongan barang utama lainnya mengalami peningkatan yang berkisar antara  5,01 persen, untuk golongan Barang-barang dari Besi dan Baja (HS73), hingga 257,91 persen, untuk golongan Peralatan Survei dan Suku Cadangnya (HS90). Nilai impor golongan selain 10 (sepuluh) golongan utama pada Juli 2008 turun 14,88 persen dibandingkan nilainya pada Juni 2008, yaitu dari 6,39 juta US$ menjadi 5,44 juta US$.
Nilai impor kumulatif Jan-Jul 2008 untuk 10 (sepuluh) golongan barang utama adalah sebesar 474,50 juta US$. Nilai tersebut naik 42,64 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2007 yang tercatat sebesar 332,65 juta US$. Sama seperti bulan-bulan sebelumnya di tahun 2008, 9 (sembilan) dari 10 (sepuluh) golongan barang utama, selain golongan Bahan Kimia Logam (HS28), mengalami peningkatan (termasuk HS84, HS39, HS85, dan HS82 yang nilainya menurun pada Juli 2008) yang berkisar antara 13,05 persen pada golongan Barang-barang dari Besi dan Baja (HS73) hingga 99,98 persen pada golongan Mesin/Peralatan Listrik (HS85).
Satu-satunya golongan barang utama yang nilai impor kumulatifnya selalu mengalami penurunan dibandingkan nilai kumulatifnya pada tahun 2007 adalah golongan Bahan Kimia Logam (HS28). Nilainya pada Jan-Jul 2008 turun 53,65 persen dibandingkan nilainya pada periode yang sama tahun 2007, yaitu dari 2,13 juta US$ menjadi hanya 0,99 juta US$.

Impor Non Migas menurut Negara Asal
Nilai impor non migas dari 7 (tujuh) negara utama pada Juli 2008 naik 1,45 persen dibandingkan nilainya pada Juni 2008, yaitu dari 60,13 juta US$ menjadi 61,00 juta US$. Nilai impor non migas dari 7 (tujuh) negara utama pada Juli 2008 memberikan kontribusi sebesar 99,35 persen terhadap total impor non migas Papua.
Secara kumulatif Jan-Jul 2008, nilai impor dari 7 (tujuh) negara utama adalah sebesar 510,13 juta US$ atau naik 43,56 persen dibandingkan nilainya pada periode Jan-Jul 2007 yang tercatat sebesar 355,35 juta US$. Impor dari 3 (tiga) negara utama, yaitu Cina, Kanada, dan Jerman masing-masing mengalami penurunan sebesar 65,32 persen, 73,39 persen, dan 41,93 persen.
Impor dari 7 (tujuh) negara utama pada periode Jan-Jul 2008 memberikan kontribusi sebesar 99,27 persen terhadap nilai total impor non migas Papua periode Jan-Jul 2008. Sedangkan 0,73 persen sisanya disumbang oleh impor dari negara lainnya. Nilai impor dari Australia merupakan kontributor terbesar terhadap nilai total impor non migas Papua periode Jan-Jun 2008, yaitu sebesar 49,87 persen, kemudian disusul oleh Singapura, Amerika Serikat, dan Jepang yang masing-masing memberikan kontribusi sebesar 21,81 persen; 21,46 persen; dan 5,85 persen. Sedangkan impor dari 3 (tiga) negara utama lainnya (Kanada, Cina, dan Jerman) hanya sebesar 0,25 persen; 0,025 persen; dan 0,02 persen. (Anang Budiono)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *