Edisi 31

MITRA kritis yang sejajar, mungkin itu adalah sebuah ungkapan bagi kegiatan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk mengontrol dan mengawasi berbagai kebijakan dari pemerintah maupun DPRD dan perusahaan serta mitra lainnya. Jika kemitraan ini tidak bisa berlangsung, maka bisa jadi rakyat akan menjadi korban. Demikian seorang aktivis NGO era 1980-an, George Aditjondro pernah mengkritisi semua pihak termasuk rekan-rekan NGO sendiripun ikut jadi sasaran kritikannya.
Namun yang jelas inti dari perjuangan dan aktivitas NGO adalah untuk membawa perubahaan kearah pembaharuan. Bukannya melakukan kritik tanpa ada solusi dan jalan keluar untuk memperbaiki berbagai ketimpangan. Pasalnya inti dari semua perjuangan baik pemerintah mau pun NGO adalah demi kemajuan dan perubahaan bagi masyarakat terutama akar sagu dan masyarakat yang terpinggirkan.
Namun yang jelas pengakuan bagi keberadaan LSM bukan saja ditingkat regional mau pun nasional. Pasalnya pada tingkat dunia terutama para diplomat di PBB menyebut peserta dari NGO  sebagai non state actor.
 
Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *