Edisi 37

DI saat UU Otsus kacau balau dan banyak luka-luka di Papua belum disembuhkan, ternyata anak anak tim “Mutiara Hitam” Persipura Jayapura mampu memberikan secercah harapan bagi warga Papua. Ya, tim asuhan JF Tiago baru saja menorehkan prestasi terbaiknya merebut tropi Indonesia Super Liga (ISL) 2009. Kemenangan ini memang belum mampu membalut luka-luka Papua yang terus menganga kena kotoran dan debu. Tampaknya luka itu makin kronis dan tropi ILS 2009 hanya obat generic yang  mengurangi rasa sakit tapi belum menyembuhkan rasa luka itu.
Luka Papua seperti HIV/AIDS, Otonomi Khusus dan Perang Suku terus saja dipelihara agar semua pihak bisa mengambil keuntungan ditengah kekisruhan itu. Sampai kapan luka itu bisa disembuhkan? Tak tahulah tapi yang jelas pesan IS Kijne masih relevan yakni barang siapa yang bekerja jujur di tanah ini ia akan mendapatkan tanda heran ke tanda heran yang lain.
Ya, sepak bola bagi orang Papua kini bukan hanya sekedar permainan atau olah raga. Lebih dari itu, sepak bola dan Persipura adalah entitas, prestise, kultur dan sekaligus obat yang mujarab ditengah carut marut sosial di seantero Tanah Papua. Bravo Persipura! Kam andalan! *
 
Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *