KPU Kota Jayapura Perkosa Suara Caleg Perempuan

KPU telah memperkosa suara caleg. Ini terjadi untuk Partai Persatuan Daerah (PPD) dan Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) dari dapil III atas Pleno KPU Kota Jayapura, 4 juli 2009 di Hotel Relat. Perlu kami gambarkan dengan jelas, sebenarnya yang terjadi adalah sengaja diskenariokan oleh KPU Kota Jayapura, saat sidang  pleno tanggal 4 tersebut tidak sesuai dengan hasil pleno di Hotel Matoa tanggal 25 April 2009. Dimana suara PPD sebelumnya berjumlah 2.205 namun kemudian dikurangi menjadi 1.450 suara. PDK juga mengalami hal yang sama dimana suara Partai berjumlah 2.051 dan ketika di kalkulasikan dengan bilangan pembagi pemilu, suaranya berkurang sampai dengan 1.346.  Suara Caleg yang dikorbankan oleh KPU Kota Jayapura adalah Ludia Kendek dari PDK dan Martha Duwit, S.Sos dari PPD. Sehingga  hal ini, secara jelas KPU Kota Jayapura telah merampas hak suara kedua Caleg Perempuan tersebut. Dan hak-hak mereka juga telah dicabik-cabik oleh kelompok yang berkepentingan. Harapan  kami adalah persoalan ini harus segera dituntaskan.
Atas persoalan ini, sekali lagi kami berharap agar kiranya semua pihak yang berkepentingan mau menutaskannya. Akan lebih baik kelak kalau persoalan ini tidak sampai berkepanjangan. Ini semua demi kemajuan dalam demokrasi. Kami tidak menginginkan apabila demokrasi di Papua yang telah terbangun baik tercoreng hanya dengan masalah yang sebenarnya bisa diatasi.
Bagi kami, demi kemajuan Papua ke depan, masalah-masalah dalam Pileg harus dicermati secara baik. Dijadikan juga sebagai pengalaman yang berguna nanti pada saat Pileg mendatang. Hidup Demokrasi di Papua, Hidup Rakyat Papua!.
S.S  Kota Jayapura
Pemerhati Pemilu Legislatif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *