Goliath Tabuni Bantah Tudingan TNI

Jubi — Pelaku penyerangan terhadap Pratu Suliswanto, anggota Yonif 752/Wemanisili Wamena di Pos Kalome Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya Papua belum jelas.
Goliath Tabuni di Puncak Jaya, Sabtu (29/8) mengatakan, TNI jangan menuduh secara asal-asalan jika tak memiliki bukti-bukti pendukung jika OPM (Organisasi Papua Merdeka) yang melakukan serangan. Dia juga mengatakan, OPM tidak melakukan penyerangan terhadap TNI di Puncak Jaya. Isu itu  merupakan permainan Militer di Papua. “Jadi Serangan kepada Sulis itu dilakukan oleh anggota Polisi. Itu sangat jelas,” katanya yakin.  
Goliat Tabuni juga meminta kepada TNI agar persoalan tersebut diusut sampai tuntas hingga ada bukti-bukti cukup. Dikatakannya, TNI sebenarnya telah mengetahui sumber masalah dan pelaku penyerangan terhadap Sulis. Tapi sengaja didiamkan.  “Orang di luar jauh sana, tidak mungkin datang masuk orang punya lokasi dan menyerang  secara membabi buta,” katanya.
Seperti Tabuni, Nelia, Mama Pigai di Pasar Puncak Jaya, mantan Aktivis dan pemerhati masalah perempuan mengungkapkan, penyerangan terhadap Sulis di Puncak Jaya sangat susah untuk diungkap siapa pelaku sebenarnya.  “Jadi sulit, apakah senjata itu memang dicuri kelompok Goliath atau sengaja disembunyikan aparat militer untuk menuduh Goliath,” kata Mama Pigai Siang tadi di Puncak Jaya, Papua.
Dia juga mengatakan, untuk memantau pelaku dan perkembangan orang di Puncak Jaya, memang patut dilakukan. Menurutnya, perlu ada rekaman setiap peristiwa agar tiap kasus yang terjadi dapat diselesaikan dengan mudah. (Willem Bobi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *