Proyek Normalisasi Kali Wanggar Tak Diketahui DPRD Nabire

JUBI – Sejak beberapa waktu terakhir, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Nabire dinilai “kepala batu”. Soalnya, dinas ini tidak mau bekerja sama dengan mitranya di lembaga legislatif terkait pelaksanaan sejumlah proyek di daerah ini. Terutama proyek-proyek yang didanai Anggaran Pembangunan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Papua maupun proyek dengan Anggaran Pembangunan dan Belanja Nasional (APBN).

“Selama ini ada proyek-proyek tertentu yang bukan dibiayai oleh APBD Kabupaten Nabire, tapi DPU langsung kerja sendiri. Kami monitoring di lapangan baru ketahuan ada masalahnya,”ungkap Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Nabire, Natalis Kotouki kepada wartawan, Senin (31/8).
Dia mencontohkan proyek normalisasi dan pemasangan beronjong Kali Wanggar, Distrik Nabire Barat. “Proyek ini sebenarnya bernilai miliaran rupiah, tetapi selama ini DPU tidak berkoordinasi dengan pihak legislatif khususnya kami Komisi C,” kata Natalis bernada kecewa.
Diakuinya, proyek normalisasi kali dan bronjongan di sungai Wanggar tersebut diberitahukan oleh masyarakat, bukan dari Dinas PU sebagai mitra Komisi C. “Kami ke Dinas PU Kabupaten Nabire untuk konfirmasi, tetapi tidak ada informasi yang detail. Terpaksa kami turun langsung untuk melihat dari dekat proyek yang sedang ditangani Dinas PU Nabire dengan sumber dari APBN itu,” tuturnya.
Natalis juga mempertanyakan kelalaian Dinas PU memberikan lambang instansi pengelola proyek dan tidak terbuka dengan besaran dana yang dialokasi untuk meluruskan Kali Wanggar tersebut. “Pengelola proyek hanya cantumkan nama kontraktor, konsultan, surat penetapan, dan jumlah hari kerja saja,” sebut politisi PDI-P itu. (Markus You)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *