Nilai Tukar Petani Papua Turun 0,25 Persen

JUBI-Nilai Tukar Petani (NTP) Papua Juli 2009 turun 0,26 persen dibandingkan NTP Papua Juni 2009, yaitu dari 101,50 menjadi 101,24. Hal itu dikemukakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua, Ir Djarot Soetanto, kepada wartawan di Jayapura, Selasa (02/09).
Ia menjelaskan, Penyebab penurunan tersebut diakibatkan turunnya indeks harga diterima petani (It) sebesar 0,86 persen yang lebih tinggi dari turunnya indeks harga dibayar petani (Ib) yang turun hanya 0,61 persen. Dan Penurunan NTP subsektor Tanaman Pangan merupakan pendorong utama turunnya NTP gabungan Papua pada Juli 2009.
“Padahal NTP Papua sempat mengalami kenaikan pada Juni 2009 setelah terus mengalami penurunan pada 3 (tiga) bulan sebelumnya,” kata Djarot.
Djarot juga menerangkan, dari 5 subsektor pertanian, 3 subsektor diantaranya (Hortikultura, Tanaman Perkebunan Rakyat, dan Perikanan) mengalami kenaikan NTP.
“Subsektor Hortikultura merupakan subsektor dengan kenaikan NTP tertinggi sebesar 0,60 persen. Sedangkan subsektor Tanaman Pangan dan Peternakan turun masing-masing sebesar 0,98 persen dan 0,09 persen,” terangnya. (Marcel Kelen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *