Jelang Pilkada Nabire, JASUMA Tetap Netral

JUBI — Warga pendatang asal Jawa, Sunda dan Madura (JASUMA) yang ada di Kabupaten Nabire diminta menggunakan hak pilihnya pada hari pemungutan suara, 30 September 2009. Sementara secara keorganisasian, JASUMA lebih memilih netral, tidak memihak kandidat tertentu.

Hal ini ditegaskan Ketua Umum JASUMA Peduli Nabire, S. Dwi Maharsono kepada JUBI, Selasa (29/9) sore. Dikemukakan, JASUMA tetap netral dalam pelaksanaan Pilkada Nabire. Dalam artian tidak mendukung apalagi mengarahkan anggota JASUMA untuk memihak dan memilih salah satu pasang kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati Nabire. “Tetapi memang kami tetap memegang prinsip ikut membantu terselenggaranya pesta demokrasi ini hingga tuntas,” ujarnya.
Dengan sikap demikian, kata dia, jika saja ada anggota JASUMA yang mendukung salah satu pasang kandidat itu murni dari individu bersangkutan, tak ada hubungannya dengan nama organisasi. “Sudah kami bicarakan soal itu pada beberapa pertemuan bahwa JASUMA tetap netral. Untuk anggota sebagai warga Nabire, ya silakan memilih figur siapa yang dianggap mampu membawa kabupaten ini ke arah yang lebih baik. Tidak ada yang larang tentukan pilihannya masing-masing, cuma nama JASUMA saja yang kami jaga netralitasnya. Kami tidak mau JASUMA tercemar akibat ulah oknum tertentu bermain di Pilkada ini,” tutur Maharsono panjang lebar.
Sebagai pimpinan JASUMA, dirinya tak akan pernah mengintervensi atau menggiring warganya memilih salah satu atau lebih dari sembilan pasang kandidat yang maju pada Pilkada Nabire. (Markus You)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *