Hebat, Kampung Gamei Jaya Miliki Perusahaan Air Minum

JUBI – Warga Kampung Gamei Jaya, Distrik Uwapa, Kabupaten Nabire, tak perlu repot lagi dengan air minum. Pasalnya, sejak awal 2008 lalu, warga kampung itu sudah membangun sarana air bersih perpipaan. Progam itu terlaksana atas kerja sama Project Concern International (PCI).

“Tim dari PCI datang ke Kampung Gamei Jaya untuk bikin progam pembangunan sarana air, dan kami masyarakat mendukung program itu karena sangat membantu kebutuhan air minum,” tutur Kepala Kampung Gamei Jaya, Timotius Yupi kepada JUBI di Nabire, Kamis (29/10).
Kata dia, PCI membantu pengadaan sejumlah jenis pipa besi, semen, bronjong dan peralatan lainnya. Sedangkan warga dikerahkan untuk mengumpulkan dan mengangkut batu, pasir dan kayu yang dibutuhkan untuk pembangunan proyek tersebut. “Warga senang sekali, sehingga dalam bekerja kami bergotong royong kumpulkan dan angkut bahan-bahan proyek,” jelas Timo.
Pembangunan sarana air bersih di Kampung Gamei Jaya itu dibenarkan Direktur PCI Papua Nabire, Adji Setijoprodjo saat dikonfirmasi JUBI, Jumat (30/10).
Menurut Adji Setijoprodjo, pekerjaan yang sudah berhasil diselesaikan antara lain membangun bak penangkap air, menggali jalur pipa, menyambung dan memasang pipa sepanjang 10.100 meter dari berbagai ukuran, memasang 130 buah meteran air, membentuk Badan Pengelola Sarana Air Bersih dan Sanitasi (BPSABS).
“BPSABS itu dibentuk untuk mengelola sarana air bersih agar manfaatnya berkelanjutan sebab warga Gamei Jaya memang sangat membutuhkan air bersih untuk mendukung kebutuhan hidup mereka sehari-hari,” urainya.
Selain membentuk organisasi yang dilengkapi sejumlah bidang yang dibutuhkan, warga juga menyepakati tata tertib yang mesti dipatuhi bersama selaku pelanggan air bersih di Kampung Gamei Jaya. Salah satu tata tertib itu yakni soal sanksi. Sanksi, kata Adji, akan diberikan kepada warga yang melakukan penyambungan liar, denda akan dikenakan kepada warga yang terlambat membayar tagihan. “Juga masih banyak aturan yang disepakti baru-baru ini saat pertemuan bersama warga yang dihadiri tim PCI,” jelas Adji.
Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan pendekatan dengan PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Nabire agar dapat memberikan pembinaan lebih lanjut. “Supaya perusahaan air minum di Gamei Jaya bisa dikelola dengan baik untuk kepentingan masyarakat setempat,” tandasnya. (Markus You)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *