Program Multy Great Rangsang Guru Lakukan Sertifikasi

JUBI—Meskipun telah dilakukan program multi great dalam pembelajaran tingkat sekolah dasar guna merangsang para guru melakukan sertifikasi, namun dalam kenyataannya masih banyak guru SD dan SMP di Kabupaten Merauke belum mengurus sertifikasi guru dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilakukan para guru tersebut.

Konsultan PILOT BERMUTU bidang manajemen, Drs. Frans Lekatompessy, MM, Jumat, (30/10), mengatakan, hal ini dibuktikan, sejak diberlakukannya program PILOT BERMUTU pada 2007 lalu, dari 1576 guru SD, ternyata baru 35 guru berstrata satu yang tersertifikasi hingga 2009 ini. Padahal, deadline waktu yang ditentukan pusat, seluruh guru di tingkat SD maupun SMP harus sudah tersertifikasi secara keseluruhan di tahun 2015.
“Program multi great ini diujicobakan di 3 SD, yaitu SD YPK Onggaya, SD Inpres Tanah Miring 9 dan SD YPPK. Di mana ketiga sekolah ini memenuhi persyaratan hanya memiliki murid sebanyak 90 orang ke bawah,” tutur Lekatompessy.
Menurut Lekatompessy, dengan program multy great ini, setiap sekolah hanya memerlukan guru sebanyak 4 orang, di mana terdiri dari 1 orang kepala sekolah sementara 3 orang guru bertindak sebagai guru kelas. Digulirkannya program multi great ini, lanjut Lekatompessy, dilatarbelakangi juga oleh kondisi persebaran guru yang tidak merata. Di mana saat ini,persebaran guru SD terbesar  berada di wilayah perkotaan, yaitu sebanyak 532 guru, sementara distrik terkecil dalam kuota guru ada pada Distrik Waan yaitu hanya terdapat 5 orang guru SD.  
Melalui program ini, diharapkan setiap guru yang bekerja dalam program multi great terpacu untuk meningkatkan kualifikasi mengajarnya sehingga syarat sertifikasi dapat diperoleh melalui jam mengajar yang semakin banyak.
“Memang berat mengurus sertifikasi, karena persyaratannya banyak. Meskipun kuota pertama ketika program sertifikasi bergulir ditetapkan untuk 1000 tenaga guru, namun dalam kenyataannya banyak yang tak mampu mengurusnya,” ungkap Lekatompessy.
Sebagai dampak dari diberlakukannya program multi great ini, masing-masing guru memperoleh tunjangan sebesar satu juta rupiah perbulannya.
“Ini merupakan program bermutu, dimana juga terdapat sharring dana dari Pemkab Merauke. Sehingga kemungkinan besar ditahun mendatang program tersebut akan diperpanjang dengan penambahan jumlah SD secara bertahap,” tutur Lekatompessy seraya menambahkan bahwa saat ini terdapat 58 SD dengan jumlah murid 90-an ke bawah yang siap dibidik dalam program multy great. (drie/Merauke)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *