Warga Agats Incar Air Bersih di Perkantoran

JUBI — Akibat tiadanya air bersih di Kota Agats, Asmat, Papua, sejumlah warga, sejak pekan kemarin, mengincar sumber air milik pemerintah yang terdapat dibeberapa kantor di Agats.

Kekurangan air disebabkan juga oleh tidak turunnya hujan dalam beberapa pekan. “Kalau kami datang di siang hari, pegawai tidak bisa kasih kami air. Jadi kami datang ambil  air sore atau malam hari,” seperti disebut warga
Warga yang mengambil air milik perkantoran, “mencurinya” pada sore atau malam hari setelah jam kerja usai. Jumlahya puluhan. Mereka membawa alat tampung dan menjinjingnya hingga ke rumah. Warga terdiri dari anak dan orang dewasa. Mereka mengambil air di tong-tong penampungan tanpa seijin petugas pengaman kantor.
Terhadap tiadanya air bersih di Agats, Ketua DPRD Kabupaten Asmat, Thomas E Safanpo, mengatakan, proyek pembangunan air bersih di Agats telah dialokasikan hingga milyaran rupiah. Sayangnya, dana tersebut belum mampu menyediakan jaringan pipa air bersih ke rumah-rumah warga.
“Sampai saat ini, masyarakat di Agats hanya masih mengharapkan air hujan sebagai sumber air bersih,” ujarnya. (Willem Bobi)
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *