Pemuda Marind Demo Tuntut 100% Diterima Dalam CPNS 2009

JUBI—Puluhan warga yang mengatasnamakan dirinya Pemuda Marind melakukan aksi demo menuntut 100% warga Marind direkrut dalam penerimaan seleksi CPNS tahun 2009.

Demo yang berlangsung di halaman Pemkab Merauke, mendapat pengawalan ketat Kepolisian Resort Merauke. Demo dipimpin DPP Pemuda Marind, Fransiskus Tjiwe, SE dan sejumlah tokoh Marind diantaranya Ketua DAP Wilayah V Selatan Papua, Stanislaus Gebze, (2/11).
Dalam tuntutannya, pendemo menuntut agar Pemkab Merauke menghentikan praktek jatah-jatahan dalam penerimaan pegawai. Mereka juga meminta agar Pemkab Merauke menunjukkan sikap keberpihakan kepada Pemuda Marind untuk lolos dalam seleksi.
Tuntutan itu didasarkan atas kenyataan bahwa hampir 90% pegawai di lingkup Pemkab Merauke berasal dari luar Papua.
“Mengapa orang luar datang ke Merauke? Itu karena di Merauke mudah mendapatkan pekerjaan. Namun kami sebagai putera asli Marind hanya menjadi pengemis di negeri sendiri,” tegas Tjiwe dalam orasinya.
Secara lantang, Tjiwe mengatakan, selama ini kantor-kantor di Merauke telah menjadi kantor keluarga sehingga kesempatan warga Marind untuk mendapatkan pekerjaan di sektor pemerintahan sangat sempit.
Melalui kesempatan itu, dirinya mempertanyakan tahun pemberdayaan masyarakat lokal yang telah dicanangkan oleh Bupati Kabupaten Merauke pada 12 Februari 2009 lalu. Dirinya berpendapat, tahun pencanangan pemberdayaan masyarakat lokal hanyalah sebuah slogan tanpa direalisasikan secara nyata.
“Selama 100 tahun kita dibungkam, tolong diimplementasikan! Jika tidak, kita akan bikin merah Merauke,” tandasnya mengancam.
Menyadari posisi SDM warga Marind yang rata-rata masih belum memenuhi kualifikasi pendidikan sesuai dengan tuntutan formasi, Tjiwe mengharapkan  agar Pemkab Merauke mau membiayai Pemuda Marind untuk melanjutkan pendidikan sesuai kualifikasi yang dibutuhkan.
Sementara itu, Ketua DAP Wilayah V Selatan Papua, Stanislaus Gebze, dalam orasinya menuntut agar dibuat sebuah MoU dan kontrak politik agar Pemuda Marind mendapatkan kepastian perekrutan dalam penerimaan CPNS dilingkup Pemkab Merauke.
Setelah hampir satu jam melangsungkan aksinya, perwakilan pendemo akhirnya melakukan dialog  dengan Pemkab Merauke. (drie/Merauke)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *