Sepuluh Warga Afganistan Dipindahkan

JUBI—Setelah melalui proses pendataan, 10 warga Afganistan yang sementara menginap di hotel Rose Permai, oleh pihak imigrasi bersama IOM kemudian dipindahkan ke Hotel Megaria yang terletak di bilangan jalan raya Mandala Merauke, Papua.

Alasan pemindahan tersebut menurut Kepala Sub Seksi Struktur Keimigrasian, Asran Siregar, S.Sos, (2/11), agar memudahkan pengawasan dari pihak keimigrasian, IOM maupun kepolisian. Sedangkan biaya pemindahan, kata Asran, ditanggung sepenuhnya oleh keimigrasian.
Mengenai tujuan sepuluh warga Afganistan berada di Merauke, Asran menegaskan, untuk tujuan wisata di Indonesia. Sedangkan cara masuknya, Asran sendiri belum mengetahui secara jelas.
“Ini masih dalam pemeriksaan, kalaupun diketahui ada indikasi penyalahgunaan, itu sudah di luar kewenangan kami,” ujar Asran.
Terhadap pernyataan dari Pemerintah Australia yang menyatakan bahwa Indonesia lamban dalam penanganan orang asing dan marah atas pernyataan bahwa kesepuluh warga Afganistan akan di suakakan ke Australia, Asran mengatakan tak peduli dan menegaskan bahwa warga Afganistan tersebut dalam rekomendasi yang diberikan UNHCR adalah untuk berwisata ke Indonesia bukan seperti yang dituduhkan.
“Jadi kesepuluhnya berwisata di Indonesia bukan untuk dipindahkan ke Australia. Mengenai tempat, memang kami masih berkoordinasi dengan UNHCR. Sebab kami berpedoman pada asylum sicker yang diberikan UNHCR kepada kesepuluh warga tersebut,” jelasnya
Dia juga mengatakan belum dapat memastikan tenggat waktu keberadaan kesepuluh warga Afganistan tersebut berada di Kabupaten Merauke. (drie/Merauke)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *