Kesehatan Warga Kopai Memprihatinkan

JUBI — Kondisi kesehatan masyarakat Kopai, daerah tertimur Kabupaten Deiyai, Papua, memprihatinkan.

“Selama ini orang Kopai tidak pernah mendapat pelayanan medis. Kalau ada yang sakit, mereka biasanya hanya mengandalkan ramuan dan doa dari dukun. Syukur bila sakitnya sembuh, tetapi kebanyakan pasien tidak tertolong,” tutur Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai, dr. Januarius Mote kepada JUBI di Enarotali, Senin (30/11) siang.
Sejauh pengamatan langsung di Kopai saat memberikan pelayanan kesehatan dan melakukan pendataan Kamis (26/11), Dokter Mote menyaksikan betapa sulitnya warga setempat mendapat pengobatan.
“Waktu Kopai masih dalam Kabupaten Paniai juga mereka tidak pernah mendapatkan pelayanan medis. Mereka seperti dilupakan pemerintah.”
Di Kopai ada satu Puskesmas Pembantu (Pustu), tapi tak dilengkapi fasilitas. Petugas medis juga tak ada.
“Kami akan maksimalkan putra daerah untuk bertugas di sana,” kata Jan.
Dari pendataan yang dilakukan, fakta menyedihkan dijumpai di beberapa kampung yang jauh dari sentuhan pemerintah. Selain Kopai I dan Kopai II, juga di Komauto dan Matadi. Di sana warga mengeluh karena sulit mendapat pelayanan kesehatan. (Markus You)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *