Ketergantungan Barang Pengaruhi Inflasi Kota Jayapura

JUBI — Ketergantungan akan barang dan jasa yang didatangkan dari luar Papua, sangat mempengaruhi inflasi Kota Jayapura.

Demikian diungkapkan Pimpinan Bank Indonesia Provinsi Papua, Leo Tandiarang kepada wartawan di Jayapura, Rabu (30/12).
Ia menjelaskan, ketergantungan akan barang dan jasa berpengaruh langsung pada inflasi kota pemasok, biaya transportasi dan espektasi masyarakat.
“Secara umum kenaikan harga di kota Jayapura terbanyak dipengaruhi oleh kelompok bahan makanan,” katanya.
Ia menambahkan, selain faktor suplai barang, peningkatan permintaan oleh daerah-daerah yang selama ini kebutuhannya dipenuhi kota Jayapura, juga telah berakibat pada berkurangnya persediaan untuk memenuhi kebutuhan dalam kota. Ini berpotensi inflasi.
“Kedepannya perlu dipikirkan jalan keluar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Jayapura dan Papua pada umumnya dengan mengandalkan pasokan sendiri. Misalnya dengan lebih memberdayakan pengusaha, petani dan peternak di Papua,” jelas Leo Tandiarang. (Marcel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *