APBD Paniai 2010 Mengalami Defisit 32,70%

JUBI — Dibandingkan dengan Tahun Anggaran 2009, APBD tahun 2010 mengalami penurunan yang cukup signifikan. Yakni 32,70%.

Demikian dikatakan Bupati Paniai, Naftali Yogi pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Paniai dalam rangka Penetapan APBD Tahun 2010, Sabtu (30/1) siang.

“APBD Kabupaten Paniai Tahun Anggaran 2010, bila dibandingkan dengan Tahun Anggaran 2009 mengalami penurunan yaitu APBD Tahun 2009 sebesar Rp 578.204.842.531,- dan Tahun Anggaran 2010 sebesar Rp 389.114.249.717,-. Sehingga berkurang sebesar Rp 189.090.592.814 atau 32,70%,” tuturnya.

Menurut Naftali, desifit terjadi akibat tahun 2009 telah dibentuk dua kabupaten baru, masing-masing Deiyai dan Intan Jaya. “Kabupaten induk wajib membiayai dua kabupaten pemekaran itu.”

“Walaupun APBD Kabupaten Paniai Tahun Anggaran 2010 mengalami penurunan, kiranya hal ini tidak ikut menurunkan semangat dan tekad kita untuk membangun Kabupaten Paniai. Ini yang penting diingat oleh kita semua, baik eksekutif, legislatif dan masyarakat di daerah ini,” tandasnya.

Bagi Bupati Paniai, kondisi demikian hendaknya dijadikan sebagai satu motivasi tersendiri untuk bekerja lebih giat membangun masyarakat dan daerah. “Supaya secara bertahap kita bangun di segala bidang, tentunya sesuai kemampuan yang kita miliki dan atas berkat Tuhan,” kata Yogi.

Ia juga meminta semua dinasa daerah yang bertugas menggali dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar ada kerjasama dan upaya yang lebih maksimal untuk mengelola sumber-sumber PAD, terutama sumber-sumber PAD yang telah ditetapkan dengan Peraturan Daerah (Perda). “Hal ini bertujuan menunjang pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan daerah,” sebutnya.

Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Paniai, Kenius Tabuni didampingi Ketua II, Pigai Bernadus dan Sekwan, Hengki Kayame. Hadir pula Wakil Kepala Kepolisian Resort Persiapan Paniai, Perwira Penghubung, para pejabat teras, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, pimpinan partai politik, pengurus dewan adat, dan undangan. (Markus You)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *