DPRD Paniai Sesalkan Panggar Eksekutif

JUBI — Ketua DPRD Kabupaten Paniai, Kenius Tabuni menyatakan, dewan sangat prihatin dengan sikap Panitia Anggaran (Panggar) Eksekutif yang tak menghiraukan hasil koreksi, pandangan umum dan pendapat akhir fraksi.

“Seharusnya, sekecil apapun koreksi dari Panitia Khusus terhadap perubahan Rancangan APBD 2010 yang dilakukan oleh Panitia Angggaran Eksekutif sedapat mungkin dikoordinasikan dengan lintas pimpinan,” tuturnya pada Rapat Paripurna Penetapan Rancangan Peraturan Daerah APBD Kabupaten Paniai Tahun 2010, Sabtu (30/1) di ruang sidang dewan.

Kekesalan tersebut disampaikan mengingat proses dan tahapan penyusunan RAPBD Kabupaten Paniai tahun 2010 yang terkesan sepihak Panggar Eksekutif. “Kami sampaikan hal ini dihadapan Bupati dan Wakil Bupati agar tidak lagi diulangi pada tahun-tahun mendatang,” kata Kenius.

Ia mengingatkan, Panggar Eksekutif harus membangun kerjasama yang baik dengan Badan Anggaran Dewan dan Komisi B terkait rencana evaluasi RAPBD 2011 yang akan dievaluasikan ke Gubernur Papua. “Ini untuk menghindari adanya salah paham dan supaya proses ke depan berjalan dengan baik.”

Pihak Legislatif juga menghimbau kepada seluruh SKPD bahwa penggunaan dana rakyat yang akan dikelola agar dapat dipertanggungjawabkan. “Kita ingatkan hal ini di awal Tahun anggaran 2010. Pertanggungjawabannya bukan secara tertulis diatas kertas, tetapi bukti kualitas pekerjaan di lapangan,” tandasnya.

Kenius juga menambahkan, setiap kali pengambilan keputusan politik dan penandatanganan kesepakatan bersama antara Legislatif dan Eksekutif, untuk Raperda APBD dan Raperda Non APBD, Bupati wajib hadir dan tidak diwakilkan. (Markus You)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *