DPRD Paniai Seriusi Masalah Degeuwo

JUBI — Sekretaris Komisi C DPRD Paniai, Maksimus Takimai kepada JUBI usai meninjau Kali Degeuwo, Jumat (26/2) menyesalkan makin maraknya kegiatan penambangan emas diluar sepengetahuan pemerintah daerah. Aktivitas dilakukan seenak oknum pengusaha.

“Seharusnya dari dulu pemerintah daerah turun ke lokasi penambangan untuk tangani secara serius,” ujarnya.

Lantaran tak ada perhatian, praktis seluruh kekayaan emas disedot keluar tanpa ada kontribusi positif bagi daerah dan masyarakat.

“Awalnya Pemerintah Kabupaten Nabire yang memberikan ijin kepada pengusaha. Tapi usaha penambangannya ada di wilayah Kabupaten Paniai. Yang kami pertanyakan, mengapa Pemerintah Kabupaten Paniai tidak pernah persoalkan lagi, karena hal itu termasuk pencurian kekayaan alam kabupaten lain,” kata Maksimus.

Politisi PDI-P ini mengatakan, anggota DPRD Paniai sempat membicarakan persoalan penambangan Degeuwo. “Dalam waktu dekat kita akan bentuk Pansus terkait kasus Degeuwo,” imbuhnya.

Anggota Komisi C, Melkias Muyapa menegaskan, pemerintah daerah berkewajiban untuk memproteksi hak-hak masyarakat adat, termasuk melindungi kekayaan alam.

“Soal Degeuwo ini memang harus diseriusi oleh pemerintah daerah. Sebagai wakil rakyat, kami akan berusaha agar ada koordinasi untuk tangani potensi alam yang ada di daerah ini,” kata Melkias Muyapa yang juga berasal dari Distrik Bogobaida. (Markus You)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *